MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Senin, 17 Juli 2017 09:58
Dulu Berjaya, Sekarang Batu Akik Tenggelam
SEPI PEMINAT: Pedagang batu akik di Pasar Inpres Kebun Sayur, Muhammad Ali merasakan sepinya peminat batu akik yang sempat booming beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Masih ingat fenomena batu akik yang menghantui hampir seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali di Balikpapan sekira tahun 2015 silam. Saat ini fenomena tersebut telah memudar dan bahkan tidak terlihat lagi maraknya warga yang menggunakan batu akik pada jemarinya. Hal ini lantas berdampak pada nasib pedagang batu akik yang ada di Pasar Inpres Kebun Sayur. Omset yang dulunya melimpah sekarang harus menjerit lantaran minimnya peminat.

 Salah seorang pedagang batu akik di Pasar Inpres Kebun Sayur, Muhammad Ali mengatakan bahwa dirinya betul-betul merasakan minimnya peminat di kiosnya. Padahal Ali sempat kelimpahan pembeli saat fenomena batu akik masih trend di tahun 2015 silam.

 "Sekarang sedih, pembelinya kurang. Yang datang bisa dihitung jari. Padahal dulu waktu lagi musimnya sampai gak bisa kehitung ada berapa pembeli dan pengunjung di sini," katanya.

 Ali mengaku hampir seluruh jenis batu akik mengalami penurun harga yang sangat drastis. Sebut saja batu akik khas Kalimantan yakni red borneo yang bahkan dapat dijualnya seharga Rp 30-50 ribu per bijinya. Padahal sebelumnya harga batu seperti Red Borneo mampu tembus diangka Rp.100-500 ribu per bijinya tergantung dari kecerahan warnanya.

 "Jatuh semua harganya, misalnya red borneo yang dulunya bisa sampai ratusan ribu dan jutaan sekarang dijual cuman Rp.50 ribu aja. Ya karena sudah bukan musimnya lagi. Mau gak mau harganya jatuh. Kecuali orang yang memang ngerti batu ya pasti dia tahu kualitas dan harga," ujarnya.

 Menurut Ali, harga batu akik jatuh lantaran saat itu maraknya pengrajin dan penjual batu akik diseluruh sudut kota Balikpapan dan membuat para pedagang membanting harga miring. Alhasil pedagang yang memang puluhan tahun berjualan batu akik tersebut terkena imbasnya dengan jatuhnya harga dari para pedagang pemula.

 "Ya jatuh kan karena banyak pedagang yang baru-baru belajar dan gak ngerti batu itu hantam harga sembarangan. Kalau kita ini kan memang pengrajin batu asli jadi tahu mana batu yang asli mana batu yang palsu. Mereka kan tidak bisa membedakan kualitas batu, asal sebut aja," tukasnya.

 Ali berharap peminat batu akik kembali marak seperti tahun sebelumnya. Sebab dirinya memang murni berjualan batu akik untuk menghidupi keluarganya selama kurang lebih dua puluh tahun.

 "Ya harapannya bisa musim lagi. Soalnya saya memang ngandalin jualan batu untuk hidupin keluarga," pungkasnya. (bp-22/san)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Februari 2018 10:25

Sejumlah Algaka Rusak Berserakan di Jalan

BALIKPAPAN - Sejumlah alat peraga kampanye (algaka) yang rusak akibat tertiup angin kencang berserakan…

Sabtu, 10 Februari 2018 10:23

Pohon Tua Butuh Pemangkasan

BALIKPAPAN – Untuk mengantisipasi pohon roboh disaat hujan, pihak kelurahan Telagasari mengusulkan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:07

Crane Amblas Bikin Kotor dan Rusak Pemandangan

BALIKPAPAN - Merusak pemandangan,  kondisi jalan  itulah yang terlihat di Jalan Sultan Hasanuddin,…

Jumat, 09 Februari 2018 10:03

Banyak Lubang di Jalan Projakal Kariangau

BALIKPAPAN – Kondisi jalan yang mengalami kerusakan masih sering ditemui, salah satunya di jalan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:01

Rutin Mengatur Lalin di Muara Rapak

BALIKPAPAN - Sejak tahun 1996, Aiptu Akhmad Munawar, yang merupakan anggota kepolisian di Polsek Balikpapan…

Jumat, 09 Februari 2018 09:51

35 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

BALIKPAPAN – Entah terlupakan atau memang belum masuk prioritas Pemkot Balikpapan. Yang jelas,…

Jumat, 09 Februari 2018 09:47

Dapat Dana hingga Rp 27 Miliar

BALIKPAPAN – Tak lama lagi wilayah Balikpapan Timur khususnya pemukiman padat di dekat jembatan…

Jumat, 09 Februari 2018 09:44

Tak Jera, Barang PKL Disita

BALIKPAPAN – Baru beberapa hari lalu petugas gabungan terdiri dari kecamatan Balikpapan Timur…

Jumat, 09 Februari 2018 09:38

Perjuangkan Pelebaran Jalan

BALIKPAPAN – Salah seorang anggota DPRD Kota Balikpapan Dapil Balikpapan Timur Nurhadi mengatakan,…

Kamis, 08 Februari 2018 10:01

Trotoar Karang Anyar Sering Ditempati PKL Buah

BALIKPAPAN - Kondisi trotoar yang berada di sepanjang kawasan Karang Anyar RT 37 Kelurahan Karang Jati,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .