MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KECAMATAN

Senin, 17 Juli 2017 09:58
Dulu Berjaya, Sekarang Batu Akik Tenggelam
SEPI PEMINAT: Pedagang batu akik di Pasar Inpres Kebun Sayur, Muhammad Ali merasakan sepinya peminat batu akik yang sempat booming beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Masih ingat fenomena batu akik yang menghantui hampir seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali di Balikpapan sekira tahun 2015 silam. Saat ini fenomena tersebut telah memudar dan bahkan tidak terlihat lagi maraknya warga yang menggunakan batu akik pada jemarinya. Hal ini lantas berdampak pada nasib pedagang batu akik yang ada di Pasar Inpres Kebun Sayur. Omset yang dulunya melimpah sekarang harus menjerit lantaran minimnya peminat.

 Salah seorang pedagang batu akik di Pasar Inpres Kebun Sayur, Muhammad Ali mengatakan bahwa dirinya betul-betul merasakan minimnya peminat di kiosnya. Padahal Ali sempat kelimpahan pembeli saat fenomena batu akik masih trend di tahun 2015 silam.

 "Sekarang sedih, pembelinya kurang. Yang datang bisa dihitung jari. Padahal dulu waktu lagi musimnya sampai gak bisa kehitung ada berapa pembeli dan pengunjung di sini," katanya.

 Ali mengaku hampir seluruh jenis batu akik mengalami penurun harga yang sangat drastis. Sebut saja batu akik khas Kalimantan yakni red borneo yang bahkan dapat dijualnya seharga Rp 30-50 ribu per bijinya. Padahal sebelumnya harga batu seperti Red Borneo mampu tembus diangka Rp.100-500 ribu per bijinya tergantung dari kecerahan warnanya.

 "Jatuh semua harganya, misalnya red borneo yang dulunya bisa sampai ratusan ribu dan jutaan sekarang dijual cuman Rp.50 ribu aja. Ya karena sudah bukan musimnya lagi. Mau gak mau harganya jatuh. Kecuali orang yang memang ngerti batu ya pasti dia tahu kualitas dan harga," ujarnya.

 Menurut Ali, harga batu akik jatuh lantaran saat itu maraknya pengrajin dan penjual batu akik diseluruh sudut kota Balikpapan dan membuat para pedagang membanting harga miring. Alhasil pedagang yang memang puluhan tahun berjualan batu akik tersebut terkena imbasnya dengan jatuhnya harga dari para pedagang pemula.

 "Ya jatuh kan karena banyak pedagang yang baru-baru belajar dan gak ngerti batu itu hantam harga sembarangan. Kalau kita ini kan memang pengrajin batu asli jadi tahu mana batu yang asli mana batu yang palsu. Mereka kan tidak bisa membedakan kualitas batu, asal sebut aja," tukasnya.

 Ali berharap peminat batu akik kembali marak seperti tahun sebelumnya. Sebab dirinya memang murni berjualan batu akik untuk menghidupi keluarganya selama kurang lebih dua puluh tahun.

 "Ya harapannya bisa musim lagi. Soalnya saya memang ngandalin jualan batu untuk hidupin keluarga," pungkasnya. (bp-22/san)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 09:18

Butuh Segera Dievaluasi

BALIKPAPAN  -  Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Letjen Suprapto, tepatnya di depan…

Jumat, 22 September 2017 09:16

Sukses Tanam Cabai di Pekarangan

BALIKPAPAN  -  Pekarangan rumah tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis…

Jumat, 22 September 2017 09:15

Warga Tuntut Normalisasi Drainase

BALIKPAPAN  -  Masyarakat yang bermukim di Perumahan Graha Indah Balikpapan Utara meminta…

Jumat, 22 September 2017 09:14

Alokasikan Dana Rp 2 Miliar

BALIKPAPAN  –  Pengerjaan jembatan penghubung di dekat KUA Manggar Baru Balikpapan Timur,…

Jumat, 22 September 2017 09:13

Tangkal Radikalisme, Hidupkan Poskamling RT

BALIKPAPAN  -  Saat ini, kepedulian antar tetangga pun sangat penting. Dengan kebersamaan…

Jumat, 22 September 2017 09:12

Kesadaran Warga Masih Rendah

BALIKPAPAN  -  Aparat instansi terkait di lingkungan Pemkot sepertinya harus mengambil langkah…

Kamis, 21 September 2017 00:26

JOROK

Kondisi sampah menumpuk terjadi di Jalan Sangga Buana, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, kemarin…

Kamis, 21 September 2017 00:25

Peringati Hari Nusantara, Barat Gelar Lomba Lari Sprint

BALIKPAPAN  -  Dalam memperingati hari nusantara, Kementrian Pemuda dan Olahraga menggelar…

Kamis, 21 September 2017 00:21

Tidak Hanya Donor Darah Lanal Adakan Bakti Sosial

BALIKPAPAN  -  HUT ke-72 TNI AL diramaikan dengan kegiatan kemanusiaan oleh Pangkalan AL (Lanal)…

Kamis, 21 September 2017 00:19

Harus Miliki Kajian Teknis

BALIKPAPAN  –   Camat Balikpapan Selatan Haemusri Umar mengingatkan kembali kepada warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .