MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Senin, 17 Juli 2017 10:16
Pemadaman Rutin Dikeluhkan Konsumen

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Pemadaman aliran daya listrik yang terjadi secara rutin dan tidak beraturan serta mendadak di sejumlah kawasan, seperti di kawasan Jalan Sultan Abdul Rahman  dan sekitarnya,  begitu juga kawasan Tanah Priuk,  memantik keluhan dan protes keras konsumen PLN Tanah Grogot.  Kejadian setahun lalu kembali terulang,  ditambah lagi dengan kegiatan pergantian kabel yang tidak memiliki target pasti kapan akan selesai. 

 Salah seorang warga, Krisna meminta agar pelayanan bisa ditingkatkan, mengingat tarif listrik mengalami kenaikan atau subsidinya sudah dihilangkan. Sebagai perusahaan yang profesional, PLN harus mengedepankan pelayanan kepada konsumennya. Karena, selain adanya pemadaman yang tiba-tiba, hampir setiap minggu ada pemadaman dengan durasi yang cukup lama (3-4 jam) karena adanya pekerjaan penggantian kabel.

 “Jujur saja, karena tidak stabilnya aliran listrik, barang elektronik di rumah seperti kulkas, dan penanak nasi elektrik rusak. Terkadang pemadaman bisa terjadi 2 sampai 3 kali dalam sehari, dan ini masih ditambah dengan adanya pemadaman rutin hampir tiap pekan setiap hari Sabtu atau Minggu,” ujar Krisna kepada Paser Pos, Minggu, (16/7).

 Hal senada juga diungkapkan, Ani, salah satu pengusaha loundry di Tanah Grogot, yang terpaksa tidak bisa melayani dengan baik konsumennya jika ada pemadaman yang tiba-tiba sampai dua atau tiga kali dalam sehari. Dan otomatis ini merugikan dirinya selaku konsumen, sementara ia harus mengeluarkan uang ratusan ribu untuk membeli daya listrik prabayar.

 “Harusnya diimbangi dengan pelayanan prima, karena itu adalah hak kita selaku konsumen,” tegas Ani kecewa.

 Dikonfirmasi terpisah,  manajer PLN Ranting Tanah Grogot, Rahmanto mengatakan,  kalau gangguan yang sering terjadi karena disebabkan karena alam. contohnya angin kencang, petir, dan tiang roboh karena longsor. Yang kedua dikarenakan hewan liar seperti monyet, tupai dan ular. Selain itu, pohon tumbang dan ranting pohon patah seperti kejadian di Pasar Senaken, dan pohon yang tidak boleh ditebang atau dirampal oleh pemiliknya, dan sebagainya.

 "Pemadaman yang terjadi juga disebabkan karena adanya kabel putus di beberapa lokasi seperti di Pasar Senaken kerebahan pohon. Karena pasokan beban yang tidak seimbang dan menyebabkan BO (blackout) penyulang kita," jelas Rahmanto. 

 Disebutkan Rahmanto, pihaknya meminta maaf kepada konsumen atas gangguan yang tiba-tiba padam dan pihaknya sudah berusaha menjaga dan selalu menginsfeksi jaringan tetapi gangguan tetap saja terjadi.  (ian/cal)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .