MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Senin, 17 Juli 2017 10:16
Pemadaman Rutin Dikeluhkan Konsumen

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Pemadaman aliran daya listrik yang terjadi secara rutin dan tidak beraturan serta mendadak di sejumlah kawasan, seperti di kawasan Jalan Sultan Abdul Rahman  dan sekitarnya,  begitu juga kawasan Tanah Priuk,  memantik keluhan dan protes keras konsumen PLN Tanah Grogot.  Kejadian setahun lalu kembali terulang,  ditambah lagi dengan kegiatan pergantian kabel yang tidak memiliki target pasti kapan akan selesai. 

 Salah seorang warga, Krisna meminta agar pelayanan bisa ditingkatkan, mengingat tarif listrik mengalami kenaikan atau subsidinya sudah dihilangkan. Sebagai perusahaan yang profesional, PLN harus mengedepankan pelayanan kepada konsumennya. Karena, selain adanya pemadaman yang tiba-tiba, hampir setiap minggu ada pemadaman dengan durasi yang cukup lama (3-4 jam) karena adanya pekerjaan penggantian kabel.

 “Jujur saja, karena tidak stabilnya aliran listrik, barang elektronik di rumah seperti kulkas, dan penanak nasi elektrik rusak. Terkadang pemadaman bisa terjadi 2 sampai 3 kali dalam sehari, dan ini masih ditambah dengan adanya pemadaman rutin hampir tiap pekan setiap hari Sabtu atau Minggu,” ujar Krisna kepada Paser Pos, Minggu, (16/7).

 Hal senada juga diungkapkan, Ani, salah satu pengusaha loundry di Tanah Grogot, yang terpaksa tidak bisa melayani dengan baik konsumennya jika ada pemadaman yang tiba-tiba sampai dua atau tiga kali dalam sehari. Dan otomatis ini merugikan dirinya selaku konsumen, sementara ia harus mengeluarkan uang ratusan ribu untuk membeli daya listrik prabayar.

 “Harusnya diimbangi dengan pelayanan prima, karena itu adalah hak kita selaku konsumen,” tegas Ani kecewa.

 Dikonfirmasi terpisah,  manajer PLN Ranting Tanah Grogot, Rahmanto mengatakan,  kalau gangguan yang sering terjadi karena disebabkan karena alam. contohnya angin kencang, petir, dan tiang roboh karena longsor. Yang kedua dikarenakan hewan liar seperti monyet, tupai dan ular. Selain itu, pohon tumbang dan ranting pohon patah seperti kejadian di Pasar Senaken, dan pohon yang tidak boleh ditebang atau dirampal oleh pemiliknya, dan sebagainya.

 "Pemadaman yang terjadi juga disebabkan karena adanya kabel putus di beberapa lokasi seperti di Pasar Senaken kerebahan pohon. Karena pasokan beban yang tidak seimbang dan menyebabkan BO (blackout) penyulang kita," jelas Rahmanto. 

 Disebutkan Rahmanto, pihaknya meminta maaf kepada konsumen atas gangguan yang tiba-tiba padam dan pihaknya sudah berusaha menjaga dan selalu menginsfeksi jaringan tetapi gangguan tetap saja terjadi.  (ian/cal)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 09:08

Ada Titik Hotspot Segera Laporkan

TANA PASER  -  Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Jumat, 22 September 2017 09:06

DPRD Usulkan Tunda Perekrutan 174 PTT

TANA PASER  -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser meminta kepada pemerintah…

Jumat, 22 September 2017 09:06

Antisipasi Pil PCC, Tim Gabungan Geber Razia

TANA PASER  -  Menindaklanjuti peredaran pil paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC),…

Jumat, 22 September 2017 09:05

Pasar Penampungan seperti Berubah Fungsi

TANA PASER  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Paser menyarankan dinas terkait…

Jumat, 22 September 2017 09:05

Bukti Manunggal TNI dan Masyarakat

TANA PASER  -  Program TNI Manunggal dengan masyarakat terus ditunjukkan jajaran Kodim 0904/TNG.…

Jumat, 22 September 2017 09:04

Sambut 1 Muharam, PHBI Gelar Pawai Taaruf

TANA PASER  -  Ribuan umat Islam Kabupaten Paser berkumpul dan memadati halaman Kantor Bupati…

Jumat, 22 September 2017 09:03

Jemaah Haji Tiba Dini Hari

TANA  PASER -   Rombongan jemaah haji asal Paser mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 22 September 2017 08:59

Pemilik Kayu Ilegal Belum Terungkap

PENAJAM  -  Kasus penangkapan tiga truk kayu ilegal di tangan Kodim 0913/Penajam Paser Utara…

Jumat, 22 September 2017 08:56

Diterjang Abrasi, 400 Hektare Tambak Hilang

PENAJAM   -  Seluas 400 hektare tambak di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Penajam…

Jumat, 22 September 2017 08:56

Musim Kemarau, Karhutla Mengancam

PENAJAM  -  Menjelang musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .