MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Senin, 17 Juli 2017 10:20
Perusahaan Tak Peduli Bakal Dipanggil

Terhadap Perbaikan Jalan Poros Desa

AKSES: Salah satu poros Desa Long Gelang - Kepala Telake, Kecamatan Long Ikis - Long Kali yang mulai dibenahi oleh DPUTR.

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pembenahan poros desa yang rusak parah, dan sempat disuarakan melalui aksi damai, selain akan membentuk Unit Pelaksana Tehnis Daerah (UPTD) Pekerjaan Umum (PU), Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi juga meminta perusahaan yang ada di Kabupaten Paser untuk terlibat dalam perbaikan jalan serta melakukan pemeliharaan jalan setiap tahunnya.

 Dalam sebuah kesempatan saat menerima aspirasi masyarakat terkait rusaknya jalan poros desa, bupati menegaskan, perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Paser harus ambil bagian dan ikut serta dalam merawat jalan poros desa yang ada di lingkungan sekitar wilayah kerjanya. Jika tetap bersikap tidak peduli, ia akan memanggil perusahaan yang bersangkutan.

 “Jadi kita nanti juga akan meminta bantuan kepada perusahaan-perusahaan agar jalan-jalan yang berlubang ini tuntas semua. Jika perusahaan tidak mau, akan kita panggil lagi,” tegas Yusriansyah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, Bachtiar Effendi mengungkapkan, sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Paser akan dibentuk UPTD PU untuk mempercepat pembangunan infrastruktur antardesa, terutama jalan poros desa. Dimana satu UPTD nantinya akan dilengkapi dengan sejumlah alat berat, seperti ekskavator, grader, vibro roller, dan dump truck yang paling dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan.

 “Karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, baru satu UPTD yang terakomodir pembentukannya melalui anggaran perubahan. Meski demikian, dengan segala keterbatasan yang ada, secara bertahap pihaknya sudah mengupayakan perbaikan di sejumlah poros yang mengalami rusak berat,” beber Bachtiar saat berbincang dengan Paser Pos, kemarin.

 Disebutkannya, untuk pembentukan UPTD ini dibutuhkan dukungan penuh dari para legislator Paser yang ada di DPRD Paser, terutama terkait dukungan pengalokasian anggaran untuk pembentukannya. Karena, seperti yang pernah disampaikan bupati, panjang jalan yang menjadi tanggung jawab pemkab Paser sekira 300 kilometer. Keberadaan UPTD ini adalah solusi untuk mengakomodir usulan warga terkait jalan poros desa yang sifatnya segera.

 “Rencananya akan dibentuk tiga UPTD PU dan dibagi atas tiga zona. UPTD 1 akan menangani Kecamatan Batu Kajang, Muara Komam, dan Kuaro. UPTD 2 akan meng-cover Kecamatan Batu Engau, Muara Samu, dan Tanjung Harapan. Sedangkan untuk UPTD 3 akan meliputi Kecamatan Long Kali dan Long Ikis,” bebernya.

 Seperti pernah diwartakan, Masyarakat Adat Paser beberapa waktu lalu menggelar aksi damai menuntut janji politik Bupati dan Wakil Bupati Paser terkait alokasi anggaran yang lebih besar ke desa. Ada tiga tuntutan yang disampaikan saat itu. Pertama, Masyarakat Adat Paser meminta bupati dan wakil bupati agar Paser Bekerai dilibatkan dalam pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Kedua, menuntut perbaikan infrastruktur dan meminta bupati dan wabup agar segera memperbaiki jalan rusak yang ada di Paser agar perekonomian di desa-desa bisa berjalan dengan baik. Dan yang ketiga, meminta bupati merealisasikan janji politik dalam tempo sesingkat-singkatnya. (ian/cal)

 

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .