MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Sabtu, 05 Agustus 2017 09:08
Ganggu Respon Insulin Tubuh

Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Manis

PROKAL.CO, MAKANAN  manis sering dipilih sebagai cemilan di tengah kejenuhan atau di waktu luang. Namun menurut penelitian, makan manis justru membuat seseorang jadi makin galau, setidaknya untuk para pria.

Mengapa bisa demikian? Tim peneliti dari University College London menemukan fakta ini setelah mengamati pola makan 5.000 pria dan 2.000 wanita selama 22 tahun.

Ternyata responden yang mengonsumsi gula paling banyak selama studi dilakukan, baik dari makanan maupun minuman, yaitu sebanyak 67 gram atau lebih dalam sehari, berpeluang 23 persen lebih tinggi untuk mengalami gangguan mental daripada yang hanya mengonsumsi gula sebanyak 39,5 gram perharinya.


Menariknya, ini hanya ditemukan pada responden pria, bukan wanita. "Kami tidak menemukan keterkaitan ini pada wanita, setidaknya tidak sekuat pada pria. Tetapi kami tidak tahu mengapa," ungkap ketua tim peneliti, Anika Knuppel seperti dilaporkan The Guardian.

Menurut peneliti, konsumsi gula dalam jumlah tinggi dapat menurunkan kadar 'brain derived neurotrophic factor' (BDNF), protein yang membantu perkembangan sel-sel otak. Penurunan kadar protein ini juga bisa memicu peradangan yang sering dikaitkan dengan gejala depresif.

Selain itu, konsumsi gula berlebih juga dapat mengganggu respons insulin dalam tubuh seseorang, yang berakibat pada gangguan hormonal serta mood.

Namun peneliti tidak dapat memastikan apakah dengan mengurangi konsumsi gula juga bisa mengurangi gejala gangguan mental seperti depresi dan ansietas (gangguan kecemasan).

Meski demikian, mengurangi konsumsi gula, utamanya gula tambahan, diklaim dapat mencegah kondisi mental ini. Rekomendasinya adalah kurang dari 10 persen asupan kalori harian atau berkisar 50 gram saja. (dtc/rus)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 08:04

Cegah Obesitas, Pilih Karbohidrat Tepat bagi Anak

BUNDA  menjadi penentu gizi seimbang bagi buah hati. Sejak kecil, anak sudah harus diedukasi memilih…

Kamis, 23 November 2017 08:02

Inilah Penyakit yang Paling Banyak Menyerang Masyarakat Indonesia

ERA  modern rupanya bisa membuat tubuh malas bergerak. Masyarakat cenderung lebih senang memanfaatkan…

Kamis, 23 November 2017 08:00

Ini 4 Tanda Kemungkinan Kanker Prostat

KANKER prostat adalah kasus kanker paling umum urutan kedua pada pria menurut data dari Badan Kesehatan…

Selasa, 21 November 2017 08:07

Alasan Susu Direkomendasikan untuk Batita

KARENA  banyaknya kebaikan susu, Amerika masih saja gencar mengkampanyekan pentingnya minum susu.…

Selasa, 21 November 2017 08:02

Agar Tidur Siang Bermanfaat Maksimal

TIDUR  siang atau power nap mampu mengembalikan konsentrasi dan kreativitas yang dibutuhkan saat…

Selasa, 21 November 2017 08:01

Antara Susu Formula dan Susu UHT

PADA  dasarnya, susu formula, UHT dan susu pasteurisasi sama-sama berasal dari susu sapi yang diproses.…

Selasa, 21 November 2017 08:00

Faktor Genetik Bisa Jadi Pemicu Penyakit Jantung

PENYAKIT  Jantung Koroner (PJK) sudah menjadi ancaman sebagai penyakit degeneratif atau gaya hidup.…

Senin, 20 November 2017 08:21

Sunat Tak Perlu Lagi Pakai Jarum Suntik

SUNAT  atau khitan merupakan proses yang paling ditakuti anak. Rasa sakit saat dikhitan akan menimbulkantrauma…

Senin, 20 November 2017 08:19

Sulitnya Membujuk Buah Hati untuk Dikhitan

PARA  orang tua sering mengeluh saat membujuk anaknya untuk berani dikhitan atau sunat. Bagi setiap…

Senin, 20 November 2017 08:19

Tips Bila Kepala Luka Memar seperti Bakpao

SAAT  mengalami kecelakaan, kemungkinan yang paling fatal adalah korban akan mengalami luka di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .