MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Minggu, 06 Agustus 2017 11:40
ABH Juga Korban

Psikolog: Hak Anak dengan Konseling dan Terapi

MEMPRIHATINKAN: AG (kiri), ABH yang sudah dua kali tersangkut kasus curanmor.(esa fatmawati/balikpapan pos)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kenakalan remaja yang mengarah pada tindak kriminal biasanya didorong karena tak ada perasaan bersalah. Menurut psikolog anak, Dwita Salverry, hal itu terjadi salah satunya pada AG,remaja usia 16 tahun yang kembali harus merasakan dinginnya sel tahanan karena kasus curanmor.

Dwita menjelaskan, secara psikologis jika seseorang berani melakukan sesuatu perilaku maka akan cenderung mudah mengulangi perbuatannya. Seperti melakukan kebohongan atau melanggar aturan pertama kali, seseorang pasti ragu atau pun gemetar. Sama dengan apa yang dilakukan ABH, kembali melakukan curanmor lantaran pernah melakoni sebelumnya.

"Kalau pertama pasti tidak lancar, ragu, maju mundur, gemetar dan berbagai ketidak tenangan emosi. Namun jika sudah sekali berani melakukan, maka akan lebih berani dan semakin lama jadi enteng melakukan kesalahan, seperti melakukan hal biasa," bebernya, kemarin (5/8).

Sebagian anak yang menjadi pelaku kriminal juga merupakan korban. Kacamata kriminologi, anak yang melakukan tindakan kriminal dihukum atas kesalahannya. Di sisi lain, juga dibutuhkan victimologi, serupa dengan pendampingan yakni memberikan bantuan sebagai korban.

"Kenapa disebut korban? Karena anak punya hak mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik dari orangtua dan lingkungannya sehingga dia berperilaku baik. Apabila anak berperilaku buruk maka dipastikan semua terjadi karena kontribusi negatif terbesar dari orangtuanya," terangnya.

Menurut Dwita, tidak ada anak yang terlahir ingin menjadi kriminal, tidak ada anak yang terlahir mau berperilaku buruk, anak siapapun itu. Lebih lanjut, harusnya anak yang mendapat hukuman sebagai pelaku seharusnya juga mendapatkan hak sebagai korban. Sebagai korban, anak tersebut diberikan bantuan konseling dan terapi psikologis.

"Mereka harusnya juga dapat bantuan konseling dan terapi psikologis, sehingga saat selesai menjalani hukuman atas perbuatannya anak tersebut sudah siap mental dan berbekal dengan pemikiran positifnya. Dengan begitu Insya Allah kemungkinan pengulangan perilaku negatifnya menjadi rendah," paparnya.

Berkaitan dengan hal tersebut Dwita juga melakukan pembahasan mengenai bantuan untuk narapidana anak atau anak berhadapan hukum (ABH). "Selain narapidana anak, juga para narapidana perempuan. Sementara ini masih fokus pada narapidana perempuan," tandasnya. (cha/war)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:59

Enam Tahun “Goyang” Dua Anak Kandung

BALIKPAPAN  -  Sungguh bejat kelakuan Supriadi (38). Bagaimana tidak, warga Kabupaten Berau…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:56

Bayi Dibuang Dalam Kardus

BALIKPAPAN  -  Rusmayati (53), warga Jalan Siaga, RT 19, Damai, Balikpapan Selatan, terkejut…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:54

Kemenhub Ingatkan Peraturan Taksi Online Masih Berlaku

JAKARTA  -  Pasca keputusan Mahkamah Agung mengenai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:53

Akses Jalan Rumah Warga Tertutup Akibat Longsor

BALIKPAPAN   -  Sebanyak enam rumah di Jalan Pelayaran, RT 14, Prapatan, Balikpapan Kota,…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:49

Asyik Tidur, HP di Kantong Raib

BALIKPAPAN  -  Nasib apes sempat dialami Nurul Fajar Hidayat (22), warga Jalan Pandansari,…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:46

Lagi Patroli, Temukan Warga Tak Sadarkan Diri

BALIKPAPAN  -  Untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana jambret dan pemalakan di jalanan,…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:44

Ujian Bahasa Indonesia

Sehabis ulangan Bahasa Indonesia seorang anak SD kelas 4 pulang ke rumah dan bertanya ke ibunya……

Selasa, 17 Oktober 2017 09:27

Merakit Bom Ikan, Nelayan Diciduk

BALIKPAPAN  -  Maraknya illegal fishing dengan menggunakan bom ikan membuat kepolisian mengintensifkan…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:24

Residivis Sajam Diciduk Lagi

BALIKPAPAN  -  Pernah meringkuk di balik jeruji besi karena kasus senjata tajam (sajam) pada…

Selasa, 17 Oktober 2017 09:11

Dua Pengedar Ditangkap saat Hendak Transaksi

BALIKPAPAN  -  Dua pengedar narkoba jenis sabu berhasil diciduk anggota Polsek Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .