MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Minggu, 06 Agustus 2017 11:40
ABH Juga Korban

Psikolog: Hak Anak dengan Konseling dan Terapi

MEMPRIHATINKAN: AG (kiri), ABH yang sudah dua kali tersangkut kasus curanmor.(esa fatmawati/balikpapan pos)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kenakalan remaja yang mengarah pada tindak kriminal biasanya didorong karena tak ada perasaan bersalah. Menurut psikolog anak, Dwita Salverry, hal itu terjadi salah satunya pada AG,remaja usia 16 tahun yang kembali harus merasakan dinginnya sel tahanan karena kasus curanmor.

Dwita menjelaskan, secara psikologis jika seseorang berani melakukan sesuatu perilaku maka akan cenderung mudah mengulangi perbuatannya. Seperti melakukan kebohongan atau melanggar aturan pertama kali, seseorang pasti ragu atau pun gemetar. Sama dengan apa yang dilakukan ABH, kembali melakukan curanmor lantaran pernah melakoni sebelumnya.

"Kalau pertama pasti tidak lancar, ragu, maju mundur, gemetar dan berbagai ketidak tenangan emosi. Namun jika sudah sekali berani melakukan, maka akan lebih berani dan semakin lama jadi enteng melakukan kesalahan, seperti melakukan hal biasa," bebernya, kemarin (5/8).

Sebagian anak yang menjadi pelaku kriminal juga merupakan korban. Kacamata kriminologi, anak yang melakukan tindakan kriminal dihukum atas kesalahannya. Di sisi lain, juga dibutuhkan victimologi, serupa dengan pendampingan yakni memberikan bantuan sebagai korban.

"Kenapa disebut korban? Karena anak punya hak mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik dari orangtua dan lingkungannya sehingga dia berperilaku baik. Apabila anak berperilaku buruk maka dipastikan semua terjadi karena kontribusi negatif terbesar dari orangtuanya," terangnya.

Menurut Dwita, tidak ada anak yang terlahir ingin menjadi kriminal, tidak ada anak yang terlahir mau berperilaku buruk, anak siapapun itu. Lebih lanjut, harusnya anak yang mendapat hukuman sebagai pelaku seharusnya juga mendapatkan hak sebagai korban. Sebagai korban, anak tersebut diberikan bantuan konseling dan terapi psikologis.

"Mereka harusnya juga dapat bantuan konseling dan terapi psikologis, sehingga saat selesai menjalani hukuman atas perbuatannya anak tersebut sudah siap mental dan berbekal dengan pemikiran positifnya. Dengan begitu Insya Allah kemungkinan pengulangan perilaku negatifnya menjadi rendah," paparnya.

Berkaitan dengan hal tersebut Dwita juga melakukan pembahasan mengenai bantuan untuk narapidana anak atau anak berhadapan hukum (ABH). "Selain narapidana anak, juga para narapidana perempuan. Sementara ini masih fokus pada narapidana perempuan," tandasnya. (cha/war)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:30

Bangunan Roboh, Satu Nyawa Melayang

BALIKPAPAN  -  Jangan sembarangan mendirikan bangunan, apalagi mengabaikan keselamatan dan…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:28

Disodomi Enam Tahanan di Balik Jeruji Sel

BALIKPAPAN  -  Lelaki seks lelaki (LSL) atau diberi label gay oleh masyarakat tak hanya “lahir”…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:20

Kapolri Tantang Dua Kapolres

BALIKPAPAN  -  Dua polres di jajaran Polda Kaltim mendapat tantangan dari Kapolri Jenderal…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:18

Gaffar Dituntut 15 Tahun Penjara

SAMARINDA  -  Ketua Koperasi Samudera Sejahtera (Komura), Jafar Abdul Gaffar dan sekretarisnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:18

Untung Tak Terinjak

Suatu hari Pak Pandir melalui satu lorong yang remang-remang, sewaktu hendak pulang ke rumahnya. Di…

Jumat, 15 Desember 2017 08:55
Anunya Kegedean, Dubur Zm Berdarah

KIAMAT SUDAH DEKAT..!! Murid SD Gay Koleksi Banyak Film Porno

BALIKPAPAN  -  Ini merupakan peringatan bagi orangtua agar sering-sering memeriksa koleksi…

Jumat, 15 Desember 2017 08:53

Kapolri Beri Safaruddin Angin Segar

BALIKPAPAN  -  Tampaknya tekad Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin untuk maju dalam Pemilihan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:52

Kapolri Diminta Bertindak

BALIKPAPAN  -  Sidang praperadilan terkait perkara tindak pidana pemalsuan surat atau penggelapan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:49

Mabes Polri Anggarkan Rp 73 M

BALIKPAPAN  -  Kapolri Jenderal M Tito Karnavian tiba di Balikpapan pada Kamis (14/12) sore…

Jumat, 15 Desember 2017 08:47

Pelaku Gendam Bidik Tukang Ojek

BALIKPAPAN  -  Tindak kejahatan gendam akhir-akhir ini marak terjadi. Tercatat dalam sepekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .