MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Selasa, 08 Agustus 2017 10:27
Dongkrak Perekonomian Perajin, Dekranasda Gelar Pelatihan

PROKAL.CO, TANA PASER -  Komitmen Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Paser untuk mendongkrak perekonomian melalui hasil kerajinan daerah, dibuktikan dengan menggelar pelatihan Paser Craft. Di mana, pelatihan ini diikuti sedikitnya 90 perajin se-Kabupaten Paser. Pelatihan yang mendatangkan instruktur Deskranas pusat ini, dibuka Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi di pendopo bupati, Senin (7/8) kemarin.

Bupati Yusriansyah pun mengapresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang telah lama dinanti para perajin asal Paser itu. Dia menuturkan, perlu adanya pendorong agar potensi-potensi di Kabupaten Paser dapat diasah kembali, guna meningkatkan kemajuan ekonomi yang kreatif dan inovatif.

“Kabupaten Paser merupakan kabupaten yang cukup potensial. Baik dari kultur sosial dan budaya serta keadaan geografisnya, didukung sumber daya alam, Pemerintah Kabupaten Paser selalu akan mengembangkan ekonomi kreatif. Di mana, misi kabupaten memperkuat fondasi perekonomian yang berbasis potensi lokal,” ujar Yusriansyah.

Selain itu, Yusriansyah juga mengingatkan pengurus Dekranasda Paser untuk terus memberikan pendampingan. Tidak hanya pada saat pelatihan berlangsung, namun secara berkelanjutan hingga para perajin dapat mandiri. Selain itu, juga perlu adanya peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk memasarkan hasil kerajinannya baik tingkat kabupaten, nasional hingga internasional.

Di bagian lain, Ketua Dekranasda Paser Hj Mutiarni Yusriansyah didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Paser Ardiansyah menjelaskan, pelatihan yang digelar selama lima hari tersebut akan dipusatkan di empat desa. Pelatihan yang diikuti di antaranya pelatihan anyaman rotan, membatik, anyaman dari bahan purun, tenun ikat, kerajinan batok kelapa, serta kerajinan dari serabut kelapa.

“Terdapat 6 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang. Untuk pelaksanaan kerajinan rotan di Desa Uko Kecamatan Muara Komam, kerajinan batik dipusatkan di Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot, anyam purun di Grogot juga, tenun ikat di Desa Olung Kecamatan Long Ikis, dan kerajinan batok kelapa dan serabutnya dijadikan satu di Desa Maruat Kecamatan Long Kali,” bebernya.

Ardiansyah menjelaskan, pemilihan lokasi serta pilihan kerajinannya melihat dari potensi-potensi yang banyak ditemukan di desa. Contohnya, seperti bahan baku rotan yang banyak ditemukan di daerah Muara Komam. Kemudian pengolahan batok kelapa dan serabutnya juga melihat kondisi di Desa Maruat yang banyak ditemukan buah kelapa, sehingga cocok bagi instruktur dari pusat mengajarkan pengolahan sisa-sisa kelapa menjadi bahan kerajinan yang memiliki nilai jual.

Dalam kesempatan pelatihan kali ini, Dekranasda Paser menghadirkan Sekjen Dekranas Pusat, Eus Saedah dan pimpinan PT Buma Jakarta Teguh Susilo selaku sponsor dalam program CSR. (ian/cal/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .