MANAGED BY:
KAMIS
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Kamis, 10 Agustus 2017 08:22
UKM Dipacu Melantai di Bursa Saham

Setelah Go Online

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah merampungkan pengaturan papan akselerasi khusus untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), menyusul terbitnya peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang klasifikasi usaha. Yakni POJK No 53/POJK 04/2017 tentang Pernyataan Pendaftaran

Dalam Rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu oleh Emiten dengan Aset Skala Kecil atau Emiten dengan Aset Skala Menengah.

Terkait itu, Direktur Pengembangan PT BEI Nicky Hogan mengatakan akan menargetkan penyusunan aturan papan akselerasi UKM rampung tahun ini agar pelaku usaha segera IPO. "Ada 23 perusahaan start up yang terdaftar dan masuk inkubasi IPO," ujarnya.

Guna memudahkan, BEI akan membuat aturan dan syarat yang lebih ringan dibanding dengan papan utama dan pengembangan. Mulai standar pelaporan keuangan yang lebih ringan dan jumlah minimal saham ditawarkan.

Dia mencontohkan ketentuan pelaporan keuangan yang lebih ringan dan pembatasan jumlah pemilik saham selepas IPO direalisasikan. Semua aturan dan syarat disusun sesuai skala usaha. "Jumlah saham yang diterbitkan biasanya 500 pemilik, untuk perusahaan kecil mungkin akan dikurangi jadi 300 pemilik saham, mengikuti ukuran usahanya," serunya.

Lebih lanjut, dia mengatakan permodalan dari dana masyarakat melalui penawaran saham akan memudahkan pengusaha skala menengah dan kecil untuk mengembangkan bisnis. Sebab permodalan dari perbankan cenderung mempertimbangkan feasibility usaha  untuk menjamin tingkat pengembalian modal dan pembayaran bunga.

"Kalau dana dari penawaran saham menggunakan ekspektasi, investor akan memilih sendiri mana perusahaan yang dinilai akan memberikan keuntungan. Jadi semua ada pangsanya masing-masing," sambungnya.

Sementara itu, untuk mempersiapkan pelaku UKM melaju ke lantai bursa, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota H Yaser Arafat menyarankan agar pemerintah kota (Pemkot) membentuk wadah. "Banyak UKM yang bisa dikembangkan, asalkan ada wadahnya. Karena UKM itu kendala bisnisnya dari segi investasi dan sumber daya manusianya yang belum mumpuni," jelasnya dijumpai Rabu (9/8).

Pemusatan dalam satu wadah dianggapnya mampu mengakomodir kebutuhan pengusaha yang terlibat, sekaligus membenahi aspek usahanya secara merata. Karena menurutnya, dibandingkan Pulau Jawa, daya saing pengelolaan hilir di Kaltim hingga pengemasan dan pemasaran atas produk-produk turunan, belum optimal.

"Segmen bisnis sekarang sudah didominasi industri kreatif yang banyak memanfaatkan teknologi. Hasil tekstil di sini belum terekspos meluas salah satunya karena belum optimal memanfaatkan teknologi," sambungnya.

Padahal, Kaltim memiliki potensi besar untuk menghasilkan bahan baku yang bisa diolah menjadi barang dagangan bernilai jual tinggi. Namun pengelolaan hilir belum ditangani seriusi karena keterbatasan biaya, tenaga kerja dan peralatan.

Sedangkan untuk melantai di bursa, BEI mengharuskan persyaratan minimal omzet tahunan dalam kurun waktu tertentu untuk meningkatkan ekspektasi investor. Perolehan omzet juga dipengaruhi nilai jual produk dan pemasaran.  "Banyak UKM yang pengolahan produk dan pemasarannya masih konvensional. Sebaiknya dinas pemerintah kota terkait mengakomodir pembenahan. Setelah semuanya siap dan meyakinkan, baru melantai di bursa," pungkasnya. (dra)


BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 08:55

WOW..!! Sapi Limusin Laku Rp90 Juta

BALIKPAPAN  -  Momentum Iduladha dimanfaatkan Hasan Lantu untuk berdagang sapi kurban. Akan…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:53

Lagi, NextDev Jaring Ide Kreatif Generesi Muda

BALIKPAPAN  -  Diklaim sukses, Telkomsel kembali menggelar kompetisi bagi komunitas dan pelaku…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:50

Incar Market Share 40 Persen Hingga Akhir Tahun di Kalimantan

BALIKPAPAN   -  Hingga akhir tahun, Auto2000 selaku dealer optimis Toyota akan menguasai pangsa…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:50

Honda DP Hanya Rp 900 Ribu

GABUNGAN  tiga dealer Honda meliputi Astra Motor Kilo 4, NSS, dan Harapan Utama (HU), tepatnya…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:02

Transaksi Non Tunai Kian Meluas

BALIKPAPAN  -  Penerapan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) kian meluas. Teranyar, elektronifikasi…

Selasa, 22 Agustus 2017 07:59

Keran Pembiayaan Sektor Pertambangan Kembali Dibuka

BALIKPAPAN  -   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Balikpapan kembali membuka keran pembiayaan…

Senin, 21 Agustus 2017 08:27

BPD Kaltim Menjelma Jadi Perseroan

BALIKPAPAN  -   Dalam waktu dekat BPD Kaltim akan menjelma menjadi Perseroan Terbatas (PT)…

Senin, 21 Agustus 2017 08:25

Beli Motor Yamaha DP Rp 900 Ribu

PAMERAN   sepeda motor Yamaha semakin banyak memikat pengunjung Rapak Plaza, apalagi stan pameran…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:47

MANTAP... Di Balikpapan, Mitsubishi Xpander Dibanderol Rp 202 Juta

BALIKPAPAN  -  PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya memperkenalkan MPV…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:45

Progres RDMP, Konstruksi Direncanakan Tahun Depan

BALIKPAPAN -  Proses konstruksi dalam rencana pengembangan kilang melalui proyek Refinery Development…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .