MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Kamis, 10 Agustus 2017 08:22
UKM Dipacu Melantai di Bursa Saham

Setelah Go Online

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah merampungkan pengaturan papan akselerasi khusus untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), menyusul terbitnya peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang klasifikasi usaha. Yakni POJK No 53/POJK 04/2017 tentang Pernyataan Pendaftaran

Dalam Rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu oleh Emiten dengan Aset Skala Kecil atau Emiten dengan Aset Skala Menengah.

Terkait itu, Direktur Pengembangan PT BEI Nicky Hogan mengatakan akan menargetkan penyusunan aturan papan akselerasi UKM rampung tahun ini agar pelaku usaha segera IPO. "Ada 23 perusahaan start up yang terdaftar dan masuk inkubasi IPO," ujarnya.

Guna memudahkan, BEI akan membuat aturan dan syarat yang lebih ringan dibanding dengan papan utama dan pengembangan. Mulai standar pelaporan keuangan yang lebih ringan dan jumlah minimal saham ditawarkan.

Dia mencontohkan ketentuan pelaporan keuangan yang lebih ringan dan pembatasan jumlah pemilik saham selepas IPO direalisasikan. Semua aturan dan syarat disusun sesuai skala usaha. "Jumlah saham yang diterbitkan biasanya 500 pemilik, untuk perusahaan kecil mungkin akan dikurangi jadi 300 pemilik saham, mengikuti ukuran usahanya," serunya.

Lebih lanjut, dia mengatakan permodalan dari dana masyarakat melalui penawaran saham akan memudahkan pengusaha skala menengah dan kecil untuk mengembangkan bisnis. Sebab permodalan dari perbankan cenderung mempertimbangkan feasibility usaha  untuk menjamin tingkat pengembalian modal dan pembayaran bunga.

"Kalau dana dari penawaran saham menggunakan ekspektasi, investor akan memilih sendiri mana perusahaan yang dinilai akan memberikan keuntungan. Jadi semua ada pangsanya masing-masing," sambungnya.

Sementara itu, untuk mempersiapkan pelaku UKM melaju ke lantai bursa, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota H Yaser Arafat menyarankan agar pemerintah kota (Pemkot) membentuk wadah. "Banyak UKM yang bisa dikembangkan, asalkan ada wadahnya. Karena UKM itu kendala bisnisnya dari segi investasi dan sumber daya manusianya yang belum mumpuni," jelasnya dijumpai Rabu (9/8).

Pemusatan dalam satu wadah dianggapnya mampu mengakomodir kebutuhan pengusaha yang terlibat, sekaligus membenahi aspek usahanya secara merata. Karena menurutnya, dibandingkan Pulau Jawa, daya saing pengelolaan hilir di Kaltim hingga pengemasan dan pemasaran atas produk-produk turunan, belum optimal.

"Segmen bisnis sekarang sudah didominasi industri kreatif yang banyak memanfaatkan teknologi. Hasil tekstil di sini belum terekspos meluas salah satunya karena belum optimal memanfaatkan teknologi," sambungnya.

Padahal, Kaltim memiliki potensi besar untuk menghasilkan bahan baku yang bisa diolah menjadi barang dagangan bernilai jual tinggi. Namun pengelolaan hilir belum ditangani seriusi karena keterbatasan biaya, tenaga kerja dan peralatan.

Sedangkan untuk melantai di bursa, BEI mengharuskan persyaratan minimal omzet tahunan dalam kurun waktu tertentu untuk meningkatkan ekspektasi investor. Perolehan omzet juga dipengaruhi nilai jual produk dan pemasaran.  "Banyak UKM yang pengolahan produk dan pemasarannya masih konvensional. Sebaiknya dinas pemerintah kota terkait mengakomodir pembenahan. Setelah semuanya siap dan meyakinkan, baru melantai di bursa," pungkasnya. (dra)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:32

Jaga Volume Penumpang, Angkasa Pura Pacu Sinergi dengan Pemda

BALIKPAPAN   -  Rencana operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:28

Tahun Depan, Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Pemerintah  berencana menurunkan tingkat bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 7 persen di tahun…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:27

Kemenkop UKM Bubarkan 40 Ribu Koperasi Sakit

Kementerian Koperasi dan UKM memiliki tiga program yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:40

Transformasi menjadi Bankaltimtara dan Perseroan Terbatas

BALIKPAPAN  -  Sabtu (14/10) lalu BPD Kaltim yang juga dikenal dengan nama Bankaltim genap…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:36

Telkom Tanamkan Internet Positif lewat Seni Budaya

BALIKPAPAN  -  PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menanamkan penggunaan internet…

Senin, 16 Oktober 2017 08:22

Bank BJB Jajaki Kerja Sama dengan Angkasa Pura

BALIKPAPAN  -   Langkah agresif diperlihatkan bank BJB cabang Balikpapan. Salah satu upaya…

Senin, 16 Oktober 2017 08:20

Siap-Siap, Harga Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Akan Naik

BALIKPAPAN   -   Harga tiket pesawat kelas ekonomi dikabarkan akan naik menyusul adanya…

Sabtu, 14 Oktober 2017 08:52

Awet, Tingkat Kestabilan Harga Bahanan Makanan

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga ikan laut awet dalam waktu lama, Minggu (8/10) berangsur turun.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 08:50

Permintaan Diklaim Naik Dua Kali Lipat

BALIKPAPAN  -  Kembali bergairahnya sektor pertambangan tak hanya mendongkrak penjualan alat…

Jumat, 13 Oktober 2017 08:13

Pelni Bakal Rampingkan Jumlah Mitra

BALIKPAPAN   -  Menuju peningkatan kualitas layanan PT Pelni (Persero) dan mitra bisnis yakni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .