MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 11 Agustus 2017 08:55
Sejak 2015, Penerimaan Klasifikasi Kapal Turun

Akibat Perekonomian Lesu Darah

KLASIFIKASI: proses pengawasan oleh BKI terhadap salah satu kapal

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Perekonomian yang lesu darah sejak beberapa tahun terakhir akibat melemahnya industri andalan daerah, turut memengaruhi jumlah kapal yang dikelaskan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI cabang utama Klas Samarinda. Pasalnya, sebagian besar pengajuan klasifikasi didominasi sektor pertambangan batu bara dan migas. "Sejak Januari hingga Agustus    2017, penerimaan klasifikasi di Kaltim (hanya) 65 unit kapal," kata Kepala Cabang Utama Mohamad Cholil dijumpai di kantornya kawasan Batakan, Kamis (10/8).

Dia menjelaskan, tren penurunan terjadi sejak 2015. Penerimaan klasifikasi kala itu mencapai 245 kapal. Padahal tahun 2014, jumlahnya mencapai 354 kapal. Tahun 2016, penurunan kembali terjadi. Penerimaan klasifikasi hanya 205. Bahkan dari jumlah itu, sebagian di antaranya pengajuan dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan kata lain, nyaris tidak ada pengajuan kapal baru. "Kondisi perekonomian seperti sekarang membuat pengusaha menahan pembuatan kapal baru. Kalau untuk kebutuhan sendiri baru dibuat seperti kapal bunker BBM tapi kalau untuk dijual sudah enggak ada," sambungnya.

Pun begitu untuk reparasi kapal. Setiap tahunnya mengalami penurunan. Dari 3.342 unit kapal tahun 2014 lalu kini hanya 1.925 unit kapal hingga semester I tahun 2017. Sementara periode reparasi setiap 1 tahun sekali untuk kapal penumpang dan 3 tahun sekali untuk kapal muatan barang. "Kalau kapal tidak beroperasi karena enggak ada muatan otomatis memengaruhi jadwal reparasi," bebernya terkait tren penurunan tersebut.

BKI merupakan satu-satunya badan klasifikasi nasional yang ditugaskan pemerintah untuk mengklaskan kapal niaga berbendera Indonesia dan kapal berbendera asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia. Agar dapat memenuhi regulasi keselamatan dan perlindungan lingkungan maritim sesuai dengan standar tinggi yang berlaku internasional.

Adapun klasifikasi merupakan kegiatan pengklasifikasian kapal berdasar konstruksi lambung, mesin dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian kelaikan untuk berlayar. Selain melakukan pengklasifikasian kapal, BUMN tersebut juga dipercaya pemerintah untuk melaksanakan survey dan sertifikasi statutoria atas nama pemerintah. Saat ini pekerjaan statutoria kapal oleh BKI  baru mencakup sertifikasi garis muat, sertifikasi peralatan bongkar muat, sertifikasi sistem manajemen keselamatan kapal, sertifikasi manajemen keamanan kapal dan pelabuhan, serta Condition Assessment Scheme (CAS) untuk kapal tangki pengangkut minyak.

STATUTORIA PENUH

Sementara itu, dianggap memiliki peran sebagai pahlawan di bidang transportasi laut, pemerintah didesak segera melimpahkan statutoria penuh kepada BKI guna memuluskan upaya BUMN tersebut menjadi anggota International Association of Classification Societies (IACS) dan pengakuan flag state dari negara lain. Hal itu dikemukakan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra H Bambang Haryo Soekartono saat kunjungan ke BKI, kemarin. "Ketentuan IMO (International Maritime Organization, Red) mewajibkan flag state untuk memberlakukan recognize organization (RO) Code.

DPR RI akan dorong agar BKI mendapatkan otoritas secara penuh dan menjadi RO pemerintah sehingga keberadaannya diakui internasional, dengan begitu sertifikat klasifikasi yang dikeluarkan BKI bisa dipakai di skala internasional," serunya. Ya selama ini, pekerjaan statutoria kapal laut masih dilaksanakan pemerintah. Di sisi lain ia mengimbau, jika statutoria secara penuh sudah didapat, pengusaha tidak dibebankan tambahan biaya operasional. (dra)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:32

Jaga Volume Penumpang, Angkasa Pura Pacu Sinergi dengan Pemda

BALIKPAPAN   -  Rencana operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:28

Tahun Depan, Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Pemerintah  berencana menurunkan tingkat bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 7 persen di tahun…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:27

Kemenkop UKM Bubarkan 40 Ribu Koperasi Sakit

Kementerian Koperasi dan UKM memiliki tiga program yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:40

Transformasi menjadi Bankaltimtara dan Perseroan Terbatas

BALIKPAPAN  -  Sabtu (14/10) lalu BPD Kaltim yang juga dikenal dengan nama Bankaltim genap…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:36

Telkom Tanamkan Internet Positif lewat Seni Budaya

BALIKPAPAN  -  PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menanamkan penggunaan internet…

Senin, 16 Oktober 2017 08:22

Bank BJB Jajaki Kerja Sama dengan Angkasa Pura

BALIKPAPAN  -   Langkah agresif diperlihatkan bank BJB cabang Balikpapan. Salah satu upaya…

Senin, 16 Oktober 2017 08:20

Siap-Siap, Harga Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Akan Naik

BALIKPAPAN   -   Harga tiket pesawat kelas ekonomi dikabarkan akan naik menyusul adanya…

Sabtu, 14 Oktober 2017 08:52

Awet, Tingkat Kestabilan Harga Bahanan Makanan

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga ikan laut awet dalam waktu lama, Minggu (8/10) berangsur turun.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 08:50

Permintaan Diklaim Naik Dua Kali Lipat

BALIKPAPAN  -  Kembali bergairahnya sektor pertambangan tak hanya mendongkrak penjualan alat…

Jumat, 13 Oktober 2017 08:13

Pelni Bakal Rampingkan Jumlah Mitra

BALIKPAPAN   -  Menuju peningkatan kualitas layanan PT Pelni (Persero) dan mitra bisnis yakni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .