MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Jumat, 11 Agustus 2017 08:55
Sejak 2015, Penerimaan Klasifikasi Kapal Turun

Akibat Perekonomian Lesu Darah

KLASIFIKASI: proses pengawasan oleh BKI terhadap salah satu kapal

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Perekonomian yang lesu darah sejak beberapa tahun terakhir akibat melemahnya industri andalan daerah, turut memengaruhi jumlah kapal yang dikelaskan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI cabang utama Klas Samarinda. Pasalnya, sebagian besar pengajuan klasifikasi didominasi sektor pertambangan batu bara dan migas. "Sejak Januari hingga Agustus    2017, penerimaan klasifikasi di Kaltim (hanya) 65 unit kapal," kata Kepala Cabang Utama Mohamad Cholil dijumpai di kantornya kawasan Batakan, Kamis (10/8).

Dia menjelaskan, tren penurunan terjadi sejak 2015. Penerimaan klasifikasi kala itu mencapai 245 kapal. Padahal tahun 2014, jumlahnya mencapai 354 kapal. Tahun 2016, penurunan kembali terjadi. Penerimaan klasifikasi hanya 205. Bahkan dari jumlah itu, sebagian di antaranya pengajuan dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan kata lain, nyaris tidak ada pengajuan kapal baru. "Kondisi perekonomian seperti sekarang membuat pengusaha menahan pembuatan kapal baru. Kalau untuk kebutuhan sendiri baru dibuat seperti kapal bunker BBM tapi kalau untuk dijual sudah enggak ada," sambungnya.

Pun begitu untuk reparasi kapal. Setiap tahunnya mengalami penurunan. Dari 3.342 unit kapal tahun 2014 lalu kini hanya 1.925 unit kapal hingga semester I tahun 2017. Sementara periode reparasi setiap 1 tahun sekali untuk kapal penumpang dan 3 tahun sekali untuk kapal muatan barang. "Kalau kapal tidak beroperasi karena enggak ada muatan otomatis memengaruhi jadwal reparasi," bebernya terkait tren penurunan tersebut.

BKI merupakan satu-satunya badan klasifikasi nasional yang ditugaskan pemerintah untuk mengklaskan kapal niaga berbendera Indonesia dan kapal berbendera asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia. Agar dapat memenuhi regulasi keselamatan dan perlindungan lingkungan maritim sesuai dengan standar tinggi yang berlaku internasional.

Adapun klasifikasi merupakan kegiatan pengklasifikasian kapal berdasar konstruksi lambung, mesin dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian kelaikan untuk berlayar. Selain melakukan pengklasifikasian kapal, BUMN tersebut juga dipercaya pemerintah untuk melaksanakan survey dan sertifikasi statutoria atas nama pemerintah. Saat ini pekerjaan statutoria kapal oleh BKI  baru mencakup sertifikasi garis muat, sertifikasi peralatan bongkar muat, sertifikasi sistem manajemen keselamatan kapal, sertifikasi manajemen keamanan kapal dan pelabuhan, serta Condition Assessment Scheme (CAS) untuk kapal tangki pengangkut minyak.

STATUTORIA PENUH

Sementara itu, dianggap memiliki peran sebagai pahlawan di bidang transportasi laut, pemerintah didesak segera melimpahkan statutoria penuh kepada BKI guna memuluskan upaya BUMN tersebut menjadi anggota International Association of Classification Societies (IACS) dan pengakuan flag state dari negara lain. Hal itu dikemukakan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra H Bambang Haryo Soekartono saat kunjungan ke BKI, kemarin. "Ketentuan IMO (International Maritime Organization, Red) mewajibkan flag state untuk memberlakukan recognize organization (RO) Code.

DPR RI akan dorong agar BKI mendapatkan otoritas secara penuh dan menjadi RO pemerintah sehingga keberadaannya diakui internasional, dengan begitu sertifikat klasifikasi yang dikeluarkan BKI bisa dipakai di skala internasional," serunya. Ya selama ini, pekerjaan statutoria kapal laut masih dilaksanakan pemerintah. Di sisi lain ia mengimbau, jika statutoria secara penuh sudah didapat, pengusaha tidak dibebankan tambahan biaya operasional. (dra)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:12

Proyeksi Kebutuhan Uang Kartal Rp 950 Miliar

BALIKPAPAN  -  Didorong momentum perayaan Natal dan Tahun Baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Liburan Akhir Tahun Lebih Hemat

JELANG  penghujung tahun 2017, ajakan liburan terus berdatangan. Promosi berbagai destinasi wisata…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

2018, BPS Mulai Data Transaksi Toko Online

JAKARTA  -  Mulai awal tahun 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mendata transaksi toko…

Jumat, 15 Desember 2017 08:17

Kepastian Diserap Pasar, PR Berikutnya

BALIKPAPAN  - Tak mau kalah dengan petani kawasan Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (14/12), kelompok…

Jumat, 15 Desember 2017 08:08

Pelni Layani Rute Ekstra ke Bitung

BALIKPAPAN  -  Guna mengakomodir warga kawanua yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru…

Kamis, 14 Desember 2017 08:37

Pendangkalan Laut Ancam Kelancaran Distribusi

BALIKPAPAN  -  Akibat sedimentasi, kedalaman laut dermaga Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau…

Kamis, 14 Desember 2017 08:27

Pertamina Akan Luncurkan Elpiji 3 Kg Non Subsidi

JAKARTA  -  PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan Elpiji 3 kilogram (kg) non subsidi…

Kamis, 14 Desember 2017 08:19

Incar Market Share 30 Persen

BALIKPAPAN   -  Setelah 10 tahun, akhirnya Daihatsu memperkenalkan seri terbaru di kelas…

Rabu, 13 Desember 2017 08:39

Ekspansi ke Balikpapan Demi Kemudahan Konsumen

BALIKPAPAN  -  Tampil cantik tidak harus menguras isi kantong. Karena produk kosmetik Flormar,…

Selasa, 12 Desember 2017 08:38

Penerimaan Tera Ulang Capai Rp 115 Juta

BALIKPAPAN  -  Hingga Senin (11/12) penerimaan dari kegiatan tertib ukur melalui tera ulang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .