MANAGED BY:
KAMIS
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:30
Kesemutan, Pertanda Penyakit Serius

PROKAL.CO, Sobat pasti pernah mengalami apa yang namanya kesemutan. Saat mengalami kesemutan, biasanya kita hanya menggerak-gerakkan bagian yang kesemutan sambil memijat pelan, lalu perlahan rasa kesemutan pun hilang. Tapi kita perlu mewaspadai kesemutan, karena bisa jadi itu pertanda penyakit serius pada tubuh. 

 Dalam ilmu kedokteran kesemutan disebut parestesia yang berarti sensasi panas, dingin atau sensasi seperti dirambati sesuatu pada bagian permukaan tubuh. Parestesia tidak dipicu dari rangsangan luar dan merupakan iritasi pada selaput saraf yang menimbulkan sensasi kesemutan.

Penyebab kesemutan:

Kesemutan atau parestesia terjadi jika ada saraf dan pembuluh darah yang tertekan yang mengakibatkan saraf dan aliran darah tertanggu. Misalnya duduk bersimpuh terlalu lama, bagian tubuh tertentu tertekan dalam waktu lama, dan lain-lain. Biasanya kesemutan akan hilang perlahan dengan cara bagian yang kesemutan digerak-gerakkan. Namun ada beberapa kondisi kesemutan yang harus diwaspadai merupakan gejala penyakit serius, diantaranya:

  1. Kesemutan tidak terjadi karena hal-hal disebutkan di atas (muncul begitu saja).
  2. Kesemutan tidak mereda walau bagian yang kesemutan telah digerak-gerakkan dan dipijat.
  3. Awal kesemutan pada bagian kecil pada tubuh lalu mulai merambat semakin luas.
  4. Awalnya kesemutan jarang terjadi namun kelamaan frekuensi kesemutan semakin sering terjadi.
  5. Kesemutan yang menimbulkan rasa kebal.

Jika sobat mengalami gejala-gejala seperti di atas, ada baiknya sobat memeriksakan kondisi tersebut ke dokter. Dokter akan meneliti bagian tubuh mana yang mengalami kesemutan, luas areanya, bagian tubuh awal yang mengalami kesemutan dan perkembangannya. Informasi yang didapat akan menunjukkan penyebab masalah.

 

Beberapa gangguan kesehatan serius yang diawali dengan kesemutan, diantaranya:

1. Radang sumsum tulang belakang (myelitis)

Radang sumsum tulang belakang terjadi pada orang dewasa. Gejala awal kesemutan yang disertai flu berat. Kesemutan tersebut akan berkembang dan semakin parah mulai dari ujung jari kaki hingga ke pusar. Rasa kesemutan kelamaan akan berubah menjadi rasa tebal di permukaan kulit, lalu penderita akan mengalami kesulitan berjalan. Radang sumsum tulang belakang disebabkan oleh virus cytomegalovirus (CMV) yang meyebabkan penderita tidak mampu mengontrol buang air kecil dan kesulitan buang air besar. 

 

2. Diabetes Melitus atau kencing manis

Pada penderita diabetes melitus, kesemutan merupakan gejala kerusakan pada pembuluh darah yang mengakibatkan darah yang mengalir pada ujung-ujung saraf berkurang. Gejala yang timbul biasanya telapak kaki terasa tebal, terkadang terasa panas dan terus menerus kesemutan di bagian ujung jari yang di sertai rasa nyeri berat, telapak kaki terasa seperti ditusuk tusuk terutama pada malam hari.

3. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

 

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah penyakit yang disebabkan karena terganggunya saraf tengah karena tekanan yang terjadi pada bagian pergelangan tangan. Penyakit ini biasanya diakibatkan karena terlalu sering menggunakan keyboard dan mouse. Gejalanya terjadi kesemutan pada ujung jari biasanya sebelah kanan yang kemudian berkembang menjadi rasa kebas saat digunakan beraktifitas. Hal ini berkaitan dengan pembesaran otot otot pada pergelangan tangan (karpal) sehingga menekan saraf yang melewati rongga tersebut. Jika dibiarkan dalam waktu lama (misal 1 sampai 2 tahun), CTS akan menjadi gangguan serius bagi penderita. Tekanan otot pada saraf akan mengakibatkan terganggunya aliran darah sehingga otot-otot kekurangan nutrisi, mengecil dan menurunkan kekuatan otot.

 

4. Jantung

Kesemutan di sini ditimbulkan karena adanya komplikasi jantung dan sarafnya. Hal ini bisa terjadi jika seseorang menjalani operasi pemasangan klep jantung, ada gumpalan/bekuan darah yang menempel, terbawa aliran darah ke bagian otak yang kemungkinan menyumbat salah satu pembuluh darah pada otak. Jika penyumbatan berada pada daerah yang mengatur sistem sensorik akan mengakibatkan kesemutan pada penderita. Namun jika penyumbatan pada daerah yang mengatur sistem motorik, kesemutan dapat berujung kelumpuhan.

 

5. Reumatik

Reumatik dapat menimbulkan sensasi kesemutan karena adanya saraf yang terjepit pada persendian. Kesemutan yang disebabkan reumatik biasanya akan hilang bersamaan dengan sembuhnya reumatik.

 

6. Stroke

Kesemutan dapat menjadi pertanda awal stroke ringan. Hal ini disebabkan karena penyumbatan pada saraf otak yang mengakibatkan kerusakan pada saraf setempat. Gejala-gejala lain yang muncul biasanya rasa kebas dan lumpuh pada separuh badan, gangguan penglihatan (penglihatan ganda, kabur), kesulitan berbicara, pusing. (okezone)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:26

Sering Pipis di Malam Hari

APA  yang Anda rasakan ketika terpaksa bangun di malam hari karena harus pergi ke kamar mandi untuk…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:25

Sering Kerja Shift Malam

ANDA wanita yang sering bekerja shift malam? Jika iya, sebaiknya berpikir 2 kali untuk sering bekerja…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:24

Cara Mengatasi Mual Setelah Operasi

TERKADANG mual dan muntah tidak bisa dihidari setelah seseorang menjalani operasi. Kenapa itu bisa terjadi…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:07

Awas, Sekali Hirup Asap Vape

MULAI  meninggalkan rokok manual dan beralih ke rokok elektrik atau biasa disebut vape? Dipercaya…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:05

Bahaya Keseringan Pakai Tusuk Gigi Setelah Makan

USAI  makan, sering orang membersihkan sisa makanan dengan tusuk gigi. Anda harus ingat, ada bahaya…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:04

Obat Patah Hati Cukup Berenang Saja

OLAHRAGA  renang tidak hanya menyehatkan tubuh. Ternyata, Anda yang sedang mengalami rasa sedih…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:58

Cara Mudah Cegah Kanker Usus

TINGKAT   konsumsi sayur dan buah di Indonesia masih tergolong rendah. Padahal sayur dan buah adalah…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:55

Efek Samping Setelah Imunisasi MR

SETIAP  habis divaksin anak pasti akan mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi. Tetapi efek sampingnya…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:54

Waspadai Penyakit Parkinson

SEIRING  bertambahnya usia, fungsi tubuh pada manusia mengalami penurunan termasuk sistem saraf…

Rabu, 16 Agustus 2017 07:53

Jangan Sembarangan Konsumsi Antibiotik

HASIL  penelitian British Journal of Clinical Pharmacology menemukan bahwa antibiotik tertentu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .