MANAGED BY:
KAMIS
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:47
Kasus Pengadaan Eskalator di DPRD Bontang
RASAKAN..!! Kejaksaan Tetapkan Empat Tersangka
Eskalator di DPRD Bontang inilah yang menyeret beberapa tersangka.

PROKAL.CO, BONTANG  –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang membuktikan keseriusannya dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan eskalator di Sekretariat DPRD Bontang. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Penetapan itu merupakan hasil dari ekspose tim penyidik Kejari Bontang di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, Kamis (10/8) lalu. Hadir dalam ekspose tersebut, Wakajati Yusuf, para asisten, koordinator, Kasi Penkum Muksin, jaksa-jaksa senior, serta Satgasus.

Muksin menerangkan, dari ekspose tersebut dinyatakan telah terpenuhi alat bukti untuk menetapkan empat tersangka, yakni FR selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dalam keterangannya, FR disebut merupakan Sekretaris DPRD (Sekwan) Bontang.

Berikut, Kml yang bertindak sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Sm yang bertugas sebagai rekanan, dan Ngh dari subkontraktor. “Alat buktinya sudah memenuhi, jadi kami bisa tetapkan mereka sebagai tersangka,” kata Muksin.

Setelah penetapan tersebut, penyidik diberikan waktu hingga 10 hari untuk melakukan pendalaman guna menyempurnakan penyidikan. “Diminta melakukan upaya paksa tahap penyidikan, melengkapi alat bukti dan barang bukti, serta melakukan penggeledahan,” terangnya.

Diterangkan, dari pagu Rp 2,9 miliar, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 1,4 miliar. Anggaran diambil dari APBD 2015. Sementara disinggung terkait penahanan, Muksin mengaku hal itu belum dilakukan. “Nanti menyusul,” ujarnya.

Terpisah, Plt Kajari Bontang Agus Kurniawan mengungkapkan, dari paparan ekspose, sudah terlihat indikasi kuat dan berpotensi untuk tersangka. Hal ini pun sambil menunggu hasil audit ahli yang konkret dan akurat terkait kerugian negara. “Kami tim penyidik diberikan waktu 10 hari untuk melengkapi alat bukti yang cukup dan kuat. (edw/san/k11/KPG)


BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 09:05

Ada Potensi Tersangka Baru

BONTANG  –  Sempat tak terdengar kabarnya, kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:02

Tiga Penumpang Hilang

MARABAHAN  -  Sebuah kelotok yang ditumpangi 9 orang tenggelam di perairan Sungai Barito,…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:01

Bapak Anak Tewas di Jalur Trans

TANJUNG SELOR  –  Kecelakaan maut kembali terjadi jalan trans Kaltara dengan korban…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:00

Siswi SMP Alami Pelecehan

MAKASSAR  -  Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur kembali terjadi. Korbannya adalah…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:59

Tersangka Kasus Perampokan Karangan Bertambah

SANGATTA  -  Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort Kutai Timur (Kutim)…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:57

Belum Tentu Perampokan

PANGKALAN BANTENG  –  Aparat Kepolisian Sektor Pangkalan Banteng masih melakukan penelusuran…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:10

Kejaksaan Serahkan Kerugian Negara

BONTANG  –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang menyerahkan uang kerugian negara sebesar…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:08

Anak Disiksa, Ijazah dan Seragam Dibakar

PANGKALAN BUN  –   Karena sering disiksa, seorang remaja putri asal Desa Sungai Sintuk,…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:07

Empat Hari Hilang, Siswi Diduga Dicabuli

WATAMPONE  -  Malang nian nasib yang dialami siswi SMPN 2 Libureng, Kabupaten Bone, AM (14).…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:06

Ratusan Pasutri Ilegal Akhirnya Diakui Negara

TAWAU  –  Setelah melalui proses pendaftaran dan memenuhi persyaratan, ratusan pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .