MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:47
Kasus Pengadaan Eskalator di DPRD Bontang
RASAKAN..!! Kejaksaan Tetapkan Empat Tersangka
Eskalator di DPRD Bontang inilah yang menyeret beberapa tersangka.

PROKAL.CO, BONTANG  –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang membuktikan keseriusannya dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan eskalator di Sekretariat DPRD Bontang. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Penetapan itu merupakan hasil dari ekspose tim penyidik Kejari Bontang di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, Kamis (10/8) lalu. Hadir dalam ekspose tersebut, Wakajati Yusuf, para asisten, koordinator, Kasi Penkum Muksin, jaksa-jaksa senior, serta Satgasus.

Muksin menerangkan, dari ekspose tersebut dinyatakan telah terpenuhi alat bukti untuk menetapkan empat tersangka, yakni FR selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dalam keterangannya, FR disebut merupakan Sekretaris DPRD (Sekwan) Bontang.

Berikut, Kml yang bertindak sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Sm yang bertugas sebagai rekanan, dan Ngh dari subkontraktor. “Alat buktinya sudah memenuhi, jadi kami bisa tetapkan mereka sebagai tersangka,” kata Muksin.

Setelah penetapan tersebut, penyidik diberikan waktu hingga 10 hari untuk melakukan pendalaman guna menyempurnakan penyidikan. “Diminta melakukan upaya paksa tahap penyidikan, melengkapi alat bukti dan barang bukti, serta melakukan penggeledahan,” terangnya.

Diterangkan, dari pagu Rp 2,9 miliar, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 1,4 miliar. Anggaran diambil dari APBD 2015. Sementara disinggung terkait penahanan, Muksin mengaku hal itu belum dilakukan. “Nanti menyusul,” ujarnya.

Terpisah, Plt Kajari Bontang Agus Kurniawan mengungkapkan, dari paparan ekspose, sudah terlihat indikasi kuat dan berpotensi untuk tersangka. Hal ini pun sambil menunggu hasil audit ahli yang konkret dan akurat terkait kerugian negara. “Kami tim penyidik diberikan waktu 10 hari untuk melengkapi alat bukti yang cukup dan kuat. (edw/san/k11/KPG)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:17

Simpan Sabu, Darman Ditangkap di Hotel

BANJARMASIN  -  Darmansyah alias Darman (55) tertangkap menyimpan sabu-sabu di Hotel Pelangi…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Dua Ibu-Ibu Tewas Tertabrak KA

SURABAYA –  Selama sehari terjadi dua peristiwa maut antara Kereta Api dengan penyeberang…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:14

Sodomi, Tindak Pidana atau Bukan?

Membaca kasus berulang tentang sodomi di Kota Balikpapan membuat saya prihatin. Bagaimanakah hukum sodomi…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:13

Terancam Hukuman 20 Tahun

BONTANG  –  Sabu-sabu seberat 1,84 gram berhasil diamankan jajaran Polres Bontang. Sabu-sabu…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:12

Buronan Mabes Tertangkap di Mataram

MATARAM - Tim Resmob Polres Mataram menangkap satu orang dengan inisial UH, 38 tahun. Pria yang tinggal…

Jumat, 15 Desember 2017 08:26

Ditikam Baru Dibacok sampai Tewas

SANGATTA  -  Peristiwa berdarah terjadi di lokasi perkebunan PT Fairco, Kaliorang. Seorang…

Jumat, 15 Desember 2017 08:25

Penyidik Diminta Periksa Saksi Tambahan

TANJUNG REDEB  –  Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal pariwisata di Dinas Kebudayaan…

Jumat, 15 Desember 2017 08:24

Kapal Kelimutu Tabrakan, 12 Penumpang Trauma

SAMPIT  -  Tabrakan antara kapal penumpang  KM Kelimutu bertolak dari Pelabuhan Sampit…

Jumat, 15 Desember 2017 08:23

Buron 3 Tahun, Mantan Kades Dicokok

SANGATTA   -   Pelarian yang dilakukan Agus mantan Kepala Desa Sepaso Timur selama tiga…

Jumat, 15 Desember 2017 08:23

Membunuh di Batota, Diringkus di Teluk Pandan

SANGATTA  –  Kepolisian berhasil meringkus tersangka pembunuhan pelayan Café…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .