MANAGED BY:
KAMIS
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 12 Agustus 2017 08:48
Uang Hasil Rampokan Tersisa Separuh
Salah satu rampok saat diperiksa polisi.

PROKAL.CO, SANGATTA  –   Akhir Ramadan lalu terjadi  kasus perampokan uang gaji dan tunjangan hari raya (THR) Rp 1,1 miliar milik PT Multy Pasific Indonesia (MPI). Kejadian yang menghebohkan itu sudah selesai penyidikannya. Selanjutnya, segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta.      

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko menjelaskan, semua pelaku perampokan tersebut sudah diamankan di Mapolres Kutim. Secara keseluruhan, melibatkan tujuh orang. Sedangkan yang dinyatakan sebagai tersangka perampokan hanya lima orang, dipimpin Damang (25).

Namun, lanjut Rino, uang rampokan senilai Rp 1,1 miliar itu tidak semuanya berhasil dikembalikan. Hanya tersisa separuhnya, yakni Rp 500 miliar yang diamankan. Dari pemeriksaan, diketahui sebagian uang rampokan sudah digunakan untuk berbagai keperluan.

“Mereka sudah menggunakannya untuk biaya transportasi, baik di dalam maupun lintas kota/kabupaten. Sebab, Damang sempat lari ke Berau. Berikut, digunakan untuk membeli satu unit motor, hingga berfoya-foya di berbagai tempat seperti karaoke. Bahkan, uangnya juga dipakai untuk membeli narkoba,” terang Rino yang didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena, Kamis (10/8).

Pemberkasan sudah sampai tahap I, yang artinya penyidikan telah selesai. Berkas nantinya segera dilimpahkan ke penuntut umum di Kejari Sangatta bila sudah siap.

Kapolres memaparkan, semua tersangka merupakan residivis, bekas keluaran sel tahanan yang dulunya pernah terlibat kasus di Kutim. Para pelaku diamankan di Karangan sebanyak tiga orang, di Samarinda satu orang, dan Balikpapan empat orang.

Terpisah, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Sangatta, Amanda menyatakan, pihaknya menunggu pelimpahan berkas kasus tersebut sejak mendengar kabar penangkapan para pelakunya. “Nanti kami proses kasus tersebut di persidangan. Tapi, saat ini, kami masih menunggu pelimpahan dari Polres Kutim,” ucap Amanda.

Kasus tersebut melibatkan banyak pelaku. Merek adalah Damang selaku otak dan pemimpin kelompok yang ditangkap paling terakhir di Balikpapan, Yadin selaku orang dalam perusahaan di bagian keuangan berperan sebagai pemberi info, Nurdin yang mengenalkan kedua eksekutor kepada orang dalam, serta Musliadi alias Daeng Gondrong yang berduet dengan Damang sebagai eksekutor dalam perampokan tersebut.

Sementara lainnya, adalah BA, seorang kawan yang tempat tinggalnya dijadikan Damang sebagai tempat penyimpanan uang hasil rampokan. Dua pemeran pembantu yang tidak dinyatakan sebagai tersangka, yakni seorang di Samarinda yang namanya belum dirilis Polres Kutim, dikatakan sebagai penerima uang rampokan untuk disimpan, dan seorang ojek berusia sekira 50 tahun sebagai pengantar hilir-mudik Damang ke mana pun.

Kasus ini bermula saat pihak PT MPI hendak mencairkan uang gaji dan THR karyawannya pada 16 Juni di sebuah perbankan di Sangatta, Kutim, dengan dikawal dua personel brimob. Pengawalan selesai setelah uang sampai di kantor perusahaan. Duit Rp 1,1 miliar itu dirampok oleh Damang dan Daeng Gondrong di kantor besar PT MPI di Muara Bulan, Desa Baay, Karangan. (mon/san/k11/KPG)


BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 09:05

Ada Potensi Tersangka Baru

BONTANG  –  Sempat tak terdengar kabarnya, kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:02

Tiga Penumpang Hilang

MARABAHAN  -  Sebuah kelotok yang ditumpangi 9 orang tenggelam di perairan Sungai Barito,…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:01

Bapak Anak Tewas di Jalur Trans

TANJUNG SELOR  –  Kecelakaan maut kembali terjadi jalan trans Kaltara dengan korban…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:00

Siswi SMP Alami Pelecehan

MAKASSAR  -  Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur kembali terjadi. Korbannya adalah…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:59

Tersangka Kasus Perampokan Karangan Bertambah

SANGATTA  -  Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort Kutai Timur (Kutim)…

Rabu, 23 Agustus 2017 08:57

Belum Tentu Perampokan

PANGKALAN BANTENG  –  Aparat Kepolisian Sektor Pangkalan Banteng masih melakukan penelusuran…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:10

Kejaksaan Serahkan Kerugian Negara

BONTANG  –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang menyerahkan uang kerugian negara sebesar…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:08

Anak Disiksa, Ijazah dan Seragam Dibakar

PANGKALAN BUN  –   Karena sering disiksa, seorang remaja putri asal Desa Sungai Sintuk,…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:07

Empat Hari Hilang, Siswi Diduga Dicabuli

WATAMPONE  -  Malang nian nasib yang dialami siswi SMPN 2 Libureng, Kabupaten Bone, AM (14).…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:06

Ratusan Pasutri Ilegal Akhirnya Diakui Negara

TAWAU  –  Setelah melalui proses pendaftaran dan memenuhi persyaratan, ratusan pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .