MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Sabtu, 12 Agustus 2017 09:06
DPRD Sahkan Sembilan Raperda

PDAM Benuo Taka Alami Kerugian Besar

PROKAL.CO, PENAJAM  -  DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (10/8) lalu, menggelar rapat paripurna terbuka yang dihadiri Bupati H Yusran Aspar.

 Rapat paripurna yang mengagendakan acara pokok penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap 4 Rancangan  Peraturan Daerah (raperda) dipimpin Ketua DPRD H Nanang Ali, dihadiri pejabat kepala SKPD, FKPD, pengusaha, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, agama dan undangan lainnya.

 Dalam sambutan tertulisnya Yusran Aspar mengatakan, proses pembentukan empat produk hukum raperda itu telah melewati tahapan demi tahapan yang dimulai dari penyampaian raperda, pemandangan umum Fraksi-Fraksi Dewan, jawaban pemerintah atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi Dewan dan dilanjutkan dengan rapat konsultasi sampai tahapan penyampaian laporan akhir Pansus DPRD, persetujuan bersama serta pendapat akhir kepala daerah.

 Seperti di ketahui, Juli lalu Pemkab PPU maupun DPRD menyampaikan 7 raperda ditambah dengan 1 raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemkab PPU pada PDAM Benuo Taka yang juga diajukan dalam penyampaian raperda kepada DPRD awal 2017 ini.

“Raperda ini begitu penting dan strategis, karena menjadi bagian dari regulasi yang sangat menunjang dalam pelaksanaan pemerintah daerah,” kata Yusran Aspar.

Adapun 4 raperda yang diselesaikan pembahasannya dan diparipurnakan itu, yaitu Raperda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2016, tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, dan tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemkab PPU kepada PDAM PPU.

Akhirnya, empat raperda tersebut melewati tahapan terpenting yang dapat dikatakan sangat cepat, namun dipandang tidak akan mengurangi kualitas penyusunanannya, karena memang tiga raperda itu yang diamanatkan pembentukan dan penyesuaian oleh peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, serta satu di antaranya dibolehkan dalam peraturan perundang-undangan.

 

“Alhamdulillah, sebagaimana penyampaian laporan Pansus DPRD, yang menyatakan DPRD memberikan persetujuan atas kesembilan raperda tersebut menjadi perda. Tentunya, pemerintah daerah sangat mengapresiasi persetujuan keempat raperda tersebut, mengingat akan menjadi dasar hukum yang memayungi pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang pemerintahan daerah,” jelas Yusran.

Pansus DPRD yang terbagi dua bagian dalam laporannya yang dibacakan juru bicara H Zainal Arifin dan Fadliansyah, di antaranya menyoroti kinerja manajemen PDAM yang merugi sampai miliaran rupiah.

Pansus DPRD juga memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Pemkab PPU, karena berhasil menaikan peringkat dari WDP menjadi WTP oleh BPK RI Kaltim.(*/pam/adv)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .