MANAGED BY:
SELASA
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KECAMATAN

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:15
Nelayan Tolak Larangan Pakai Cantrang
PERTEMUAN: Nelayan Balikpapan Timur saat menyampaikan aspirasi ke Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Pada Jumat (11/8) pagi, ratusan nelayan mendatangi kantor Kecamatan Balikpapan Timur untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.  Mereka menolak kebijakan larangan penggunaan alat tangkap cantrang atau nelayan biasa menyebutnya dogol.

Mereka menilai adanya peraturan Menteri Kelautan tersebut sangat memberatkan para nelayan yang ada di Balikpapan Timur. Pasalnya hampir semu nelayan menggunakan alat tangkap cantrang atau dogol, mengingat alat tersebut bisa menangkap ikan dalam jumlah cukup banyak.

"Kita minta ada kebijakan dari Pemkot Balikpapan setidaknya masih memperbolehkan para nelayan menggunakan alat tangkap cantran mengingat nelayan sudah terbiasa menggunakan alat ini," pinta Jumadi salah seorang nelayan Balikpapan Timur.

Dirinya menilai, kalau pun ada rencana pemerintah mau mengganti alat tangkap cantrang atau dogol dengan alat lainya, setidaknya alat tersebut sama manfaatnya dengan alat yang dilarang, jangan sampai mengganti alat tangkap, tapi perhasilan nelayan malah semakin berkurang.

"Saat ini sudah semakin sulit mencari ikan diperairan Balikpapan, jadi kalau pun alat diganti setidaknya jangan sampai mempersulit nelayan untuk menangkap ikan," sambung Jumadi.

Sementara itu adanya tuntukan dari sejumlah nelayan, Kepala DP3 Kota Balikpapan, Yosmianto masih memberi kebijakan kepada para nelayan untuk menggunakan alat tangkap yang dimaksud dalam mencari ikan, mengingat alat pengganti masih diusulkan ke pusat.

"Untuk nelayan masih diperbolehkan menggunakan alat mereka, apalagi alat tersebut sudah sering mereka gunakan," terang dia.

Saat ini DP3 lagi berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk mengajukan permintaan alat tangkap ikan sesuai kemauan dari para nelayan di Balikpapan seperti jaring, dan lainnya.

"Bantuan tahun ini penggantian alat tangkap. Kita tahun ini ngusulkan ada 80 nelayan untuk alat tangkap. Kan yang dobel itu dilarang, itu diganti oleh pemerintah dengan maunya dia apa. Baru 80 yang berkenan. Kita mengusulkan sebanyak-banyaknya ke pusat," katanya.

Diakui Yosmianto setiap nelayan mempunyai cara dan kebiasaan menangkap yang berbeda-beda. Sehingga tidak semua nelayan sanggup mengubah dengan cepat cara tangkapnya dengan alat yang baru. Maka dari itu ia telah mendata sejumlah nelayan yang meminta alat tangkap sesuai keinginannya.

"Kalau biasanya dia pakai cantrang dapat ikatnya banyak kemudian diganti dengan pancing atau rawai, dia kan beda cara tangkapnya. Jadi kita harus sosialisasi pelan-pelan, cari orang yang mau bersedia," ujarnya.

"Ini saya sudah menyurat dan verifikasi dasar dari mereka lelang. Mereka lelangnya banyak, yang Balikpapan mintanya alat ini, berapa itu nanti didrop ke kita," tutupnya. (dan/yud)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 09:30

Rusak Parah, Jalan Alam Baru Harus Dicor

BALIKPAPAN  -  Kondisi Jalan Alam Baru Somber Balikpapan Barat yang mengalami rusak parah,…

Senin, 20 November 2017 09:28

Berkeliling, Tak Boleh Langgar Rambu

BALIKPAPAN   -  Upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas terus digencarkan Direktorat…

Senin, 20 November 2017 09:27

Stadion Batakan DiKebut

BALIKPAPAN  –   Sejumlah warga mempertanyakan keseriusan Pemkot dalam menuntaskan…

Senin, 20 November 2017 09:23

Manggar Kesulitan Lahan Makam

BALIKPAPAN  –  Kabid Pertamanan dan Pemakaman Hairul Ilmi mengakui adanya keluhan warga…

Senin, 20 November 2017 09:22

Lamaru Gelar KBM Bersihkan Drainase

BALIKPAPAN  –  Sejumlah warga Lamaru yang berada di RT 17 bersama dengan pihak kelurahan…

Senin, 20 November 2017 09:21

15 Tahun Diusulkan, Belum Direspon

BALIKPAPAN  –  Kelamaan. Kata itu sangat tepat untuk menggambarkan usulan pembangunan…

Sabtu, 18 November 2017 08:00

Sasar Saluran Drainase Jalan Mulawarman

BALIKPAPAN –  Jumat (17/11) pagi sejumlah warga bersama dengan pihak pegawai kelurahan dan…

Sabtu, 18 November 2017 07:59

Warga Usul Pasang Cermin Tikungan

BALIKPAPAN  -   Sejumlah warga mengeluhkan simpang dekat Hotel Grand Senyiur. Pasalnya,…

Sabtu, 18 November 2017 07:57

Manggar Rawan Sengketa Lahan

BALIKPAPAN  –  Lajunya tingkat pembangunan, berimbas pada sejumlah permasalahan yang…

Sabtu, 18 November 2017 07:54

Kelurahan Teritip dan PPS Mantapkan Kesinergian

BALIKPAPAN  –  Demi menjaga kondusivitas jalannya pemilihan Gubernur Kalimantan Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .