MANAGED BY:
SELASA
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KECAMATAN

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:15
Nelayan Tolak Larangan Pakai Cantrang
PERTEMUAN: Nelayan Balikpapan Timur saat menyampaikan aspirasi ke Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Pada Jumat (11/8) pagi, ratusan nelayan mendatangi kantor Kecamatan Balikpapan Timur untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.  Mereka menolak kebijakan larangan penggunaan alat tangkap cantrang atau nelayan biasa menyebutnya dogol.

Mereka menilai adanya peraturan Menteri Kelautan tersebut sangat memberatkan para nelayan yang ada di Balikpapan Timur. Pasalnya hampir semu nelayan menggunakan alat tangkap cantrang atau dogol, mengingat alat tersebut bisa menangkap ikan dalam jumlah cukup banyak.

"Kita minta ada kebijakan dari Pemkot Balikpapan setidaknya masih memperbolehkan para nelayan menggunakan alat tangkap cantran mengingat nelayan sudah terbiasa menggunakan alat ini," pinta Jumadi salah seorang nelayan Balikpapan Timur.

Dirinya menilai, kalau pun ada rencana pemerintah mau mengganti alat tangkap cantrang atau dogol dengan alat lainya, setidaknya alat tersebut sama manfaatnya dengan alat yang dilarang, jangan sampai mengganti alat tangkap, tapi perhasilan nelayan malah semakin berkurang.

"Saat ini sudah semakin sulit mencari ikan diperairan Balikpapan, jadi kalau pun alat diganti setidaknya jangan sampai mempersulit nelayan untuk menangkap ikan," sambung Jumadi.

Sementara itu adanya tuntukan dari sejumlah nelayan, Kepala DP3 Kota Balikpapan, Yosmianto masih memberi kebijakan kepada para nelayan untuk menggunakan alat tangkap yang dimaksud dalam mencari ikan, mengingat alat pengganti masih diusulkan ke pusat.

"Untuk nelayan masih diperbolehkan menggunakan alat mereka, apalagi alat tersebut sudah sering mereka gunakan," terang dia.

Saat ini DP3 lagi berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk mengajukan permintaan alat tangkap ikan sesuai kemauan dari para nelayan di Balikpapan seperti jaring, dan lainnya.

"Bantuan tahun ini penggantian alat tangkap. Kita tahun ini ngusulkan ada 80 nelayan untuk alat tangkap. Kan yang dobel itu dilarang, itu diganti oleh pemerintah dengan maunya dia apa. Baru 80 yang berkenan. Kita mengusulkan sebanyak-banyaknya ke pusat," katanya.

Diakui Yosmianto setiap nelayan mempunyai cara dan kebiasaan menangkap yang berbeda-beda. Sehingga tidak semua nelayan sanggup mengubah dengan cepat cara tangkapnya dengan alat yang baru. Maka dari itu ia telah mendata sejumlah nelayan yang meminta alat tangkap sesuai keinginannya.

"Kalau biasanya dia pakai cantrang dapat ikatnya banyak kemudian diganti dengan pancing atau rawai, dia kan beda cara tangkapnya. Jadi kita harus sosialisasi pelan-pelan, cari orang yang mau bersedia," ujarnya.

"Ini saya sudah menyurat dan verifikasi dasar dari mereka lelang. Mereka lelangnya banyak, yang Balikpapan mintanya alat ini, berapa itu nanti didrop ke kita," tutupnya. (dan/yud)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Januari 2018 09:14

Baltim Dapat Kuota Sepuluh Ribu PTSL

BALIKPAPAN  -   Jika selama ini masyarakat mengenal penerbitan tanah melalui Program…

Selasa, 16 Januari 2018 09:12

Dukung Pemasangan Wifi

BALIKPAPAN  –  Rencana pemasangan jaringan internet (wifi) di Taman 3 Generasi Kelurahan…

Selasa, 16 Januari 2018 09:11

Kantongi DED Dapat Prioritas

BALIKPAPAN  – Sebelum menggelar musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) pada 15 Februari…

Selasa, 16 Januari 2018 09:08

Diusulkan Lewat Musrenbang

BALIKPAPAN  –  Sejumlah kerusakan terjadi di beberapa titik Jalan Mulawarman. Salah…

Selasa, 16 Januari 2018 09:08

Ajak Duduk Satu Meja

BALIKPAPAN   -  Salah satu yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Satpol PP yaitu pedagang kaki…

Selasa, 16 Januari 2018 09:06

Warga Minta Lapak Ditambah

BALIKPAPAN  -  Keberadaan Pasar Rakyat Karang Joang, yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta…

Selasa, 16 Januari 2018 09:04

Kantor Kelurahan Graha Indah Ditargetkan Rampung Juni

BALIKPAPAN  -  Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tampaknya benar-benar serius dalam pembangunan…

Senin, 15 Januari 2018 09:21

Antrean Truk Bikin Macet Jalan

BALIKPAPAN  -  Setelah sekian lama bersih, Jalan Letjen Soeprapto Kelurahan Baru Ilir Balikpapan…

Senin, 15 Januari 2018 09:19

Pol PP Hentikan Paksa Pembangunan Tiang Baliho Tanpa Izin

BALIKPAPAN  -  Meski hari libur, petugas Satpol PP tidak ada liburnya, terbukti pada Minggu…

Senin, 15 Januari 2018 09:18

Dapat Kucuran Dana Besar di Program Kotaku

BALIKPAPAN   -  Mengucurkan dana kurang lebih Rp 20 miliar, Kelurahan Margomulyo, Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .