MANAGED BY:
KAMIS
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KECAMATAN

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:15
Nelayan Tolak Larangan Pakai Cantrang
PERTEMUAN: Nelayan Balikpapan Timur saat menyampaikan aspirasi ke Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Pada Jumat (11/8) pagi, ratusan nelayan mendatangi kantor Kecamatan Balikpapan Timur untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan.  Mereka menolak kebijakan larangan penggunaan alat tangkap cantrang atau nelayan biasa menyebutnya dogol.

Mereka menilai adanya peraturan Menteri Kelautan tersebut sangat memberatkan para nelayan yang ada di Balikpapan Timur. Pasalnya hampir semu nelayan menggunakan alat tangkap cantrang atau dogol, mengingat alat tersebut bisa menangkap ikan dalam jumlah cukup banyak.

"Kita minta ada kebijakan dari Pemkot Balikpapan setidaknya masih memperbolehkan para nelayan menggunakan alat tangkap cantran mengingat nelayan sudah terbiasa menggunakan alat ini," pinta Jumadi salah seorang nelayan Balikpapan Timur.

Dirinya menilai, kalau pun ada rencana pemerintah mau mengganti alat tangkap cantrang atau dogol dengan alat lainya, setidaknya alat tersebut sama manfaatnya dengan alat yang dilarang, jangan sampai mengganti alat tangkap, tapi perhasilan nelayan malah semakin berkurang.

"Saat ini sudah semakin sulit mencari ikan diperairan Balikpapan, jadi kalau pun alat diganti setidaknya jangan sampai mempersulit nelayan untuk menangkap ikan," sambung Jumadi.

Sementara itu adanya tuntukan dari sejumlah nelayan, Kepala DP3 Kota Balikpapan, Yosmianto masih memberi kebijakan kepada para nelayan untuk menggunakan alat tangkap yang dimaksud dalam mencari ikan, mengingat alat pengganti masih diusulkan ke pusat.

"Untuk nelayan masih diperbolehkan menggunakan alat mereka, apalagi alat tersebut sudah sering mereka gunakan," terang dia.

Saat ini DP3 lagi berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk mengajukan permintaan alat tangkap ikan sesuai kemauan dari para nelayan di Balikpapan seperti jaring, dan lainnya.

"Bantuan tahun ini penggantian alat tangkap. Kita tahun ini ngusulkan ada 80 nelayan untuk alat tangkap. Kan yang dobel itu dilarang, itu diganti oleh pemerintah dengan maunya dia apa. Baru 80 yang berkenan. Kita mengusulkan sebanyak-banyaknya ke pusat," katanya.

Diakui Yosmianto setiap nelayan mempunyai cara dan kebiasaan menangkap yang berbeda-beda. Sehingga tidak semua nelayan sanggup mengubah dengan cepat cara tangkapnya dengan alat yang baru. Maka dari itu ia telah mendata sejumlah nelayan yang meminta alat tangkap sesuai keinginannya.

"Kalau biasanya dia pakai cantrang dapat ikatnya banyak kemudian diganti dengan pancing atau rawai, dia kan beda cara tangkapnya. Jadi kita harus sosialisasi pelan-pelan, cari orang yang mau bersedia," ujarnya.

"Ini saya sudah menyurat dan verifikasi dasar dari mereka lelang. Mereka lelangnya banyak, yang Balikpapan mintanya alat ini, berapa itu nanti didrop ke kita," tutupnya. (dan/yud)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 09:03

Jauh dari Perkotaan, Warga Antusias Rayakan HUT RI

BALIKPAPAN  -  Perayaan HUT le-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, di lingkungan RT Kelurahan…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:01

Terjaring Razia, Puluhan Pelajar Diajak Berdoa

BALIKPAPAN  -  Kegiatan operasi Senyum yang digelar oleh Satlantas Polres Balikpapan kembali…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:00

Wilayah Teritip Aman Terkendali

BALIKPAPAN   -  Saat seluruh warga merayakan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Bhabinkamtibmas dan…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:57

Lari Bakiak sampai Baca UUD

BALIKPAPAN   –  Kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan tak hanya berlangsung di lingkungan…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:56

Mahasiswa KKN Aktif Terlibat

BALIKPAPAN   -  Tak terasa sudah satu bulan mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) melaksanakan…

Selasa, 22 Agustus 2017 08:54

Lurah Kusnano Libatkan Ketua RT

BALIKPAPAN  –  Mendekati perayaan hari raya qurban 1438 H, pihak Kelurahan Damai Baru…

Senin, 21 Agustus 2017 09:03

Sukses Wayangan, Siapkan Jalan Sehat

BALIKPAPAN   -   Ketua RT 05 Batu Ampar Imam Bakero dan warganya selalu semangat dan kompak…

Senin, 21 Agustus 2017 09:01

Realisasi Kegiatan Fisik Sekolah Sudah 60 Persen

BALIKPAPAN  -  Kegiatan fisik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) diperkirakan terkurangi…

Senin, 21 Agustus 2017 08:59

Mulawarman Bakal Macet Total

BALIKPAPAN   -  Sudah saatnya warga Balikpapan Timur membutuhkan akses jalan utama yang…

Senin, 21 Agustus 2017 08:57

Slalom Test Pukau Pengunjung Dome

BALIKPAPAN  -  Raungan mobil menggunakan knalpot racing menggema di area parkir Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .