MANAGED BY:
KAMIS
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:22
Dogol Dilarang, Nelayan Protes

Tangkapan Menurun, Gelar Aksi Damai di Kantor DPPP

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Ratusan nelayan di wilayah pesisir Teritip menggelar aksi damai di Kantor Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DPPP) Balikpapan yang terletak di Jalan Marsma R Iswahyudi, Jumat (11/8). 

Mereka mempertanyakan adanya larangan penggunaan alat tangkap jenis dogol (cantrang) yang selama ini digunakan nelayan. Akibat larangan tersebut, nelayan khawatir nasib para nelayan semakin buruk, karena berdampak dengan hasil tangkapan.

Aksi damai nelayan diterima langsung Kepala DPPP Balikpapan Yosmianto dan beberapa unsur Muspika Balikpapan Timur.

Koordinator aksi nelayan, Syamsu Alam dalam orasinya mengatakan, nelayan sudah tidak melaut sejak tiga hari lalu. Dengan kondisi itu, tentunya sangat mengganggu kehidupan keluarga nelayan. Dampak lainnya adalah harga ikan di pasaran.

Sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pelarangan Penggunaan Alat Tangkap Jenis Cantrang atau Dogol, dinilai sangat merugikan nelayan yang sudah melaut beberapa generasi di Balikpapan.

“Janganlah dihapus dogol. Alat tangkap dogol dianggap sebagai istri kedua dalam kehidupan nelayan di Balikpapan, khususnya wilayah pesisir Manggar. Gimana nanti menghidupi keluarga dan membiayai sekolah anak-anak mereka?” kata Syamsu Alam, disambut dengan teriak dan tepuk tangan nelayan.


Bagi Syamsu Alam, larangan alat tangkap dogol bisa menurunkan produksi ikan segar dan sehat untuk warga kota. Pasalnya, selama ini pasokan ikan masih kerap kekurangan, sehingga harus dipasok dari luar daerah seperti Palu, Mamuju, Grogot, dan Penajam.


“Kebutuhan ikan kita masih sering dipasok dari luar daerah. Itu pun, mohon maaf, sudah tidak segar lagi. Nah, bisa dibayangkan kalau nelayan pedogol ini dilarang. Harga ikan bisa mahal dan tidak segar lagi,” terang Ancu, biasa Syamsu disapa. 


Ancu juga mempertanyakan imbauan Menteri Susi Pudjiastuti untuk selalu mengonsumsi ikan setiap hari. Di mana di satu sisi, pemerintah juga mengeluarkan aturan yang dinilai bertentangan dengan kondisi nelayan.


“Kata Bu Susi, biasakan makan ikan. Yang tidak makan ikan, tenggelamkan! Kan gitu? Ya, meski hanya bercanda, tapi harus melihat realita. Kalau pendogol tak melaut, kan ikan berkurang?” ujarnya. 

“Kita tidak ingin ada masalah hukum bagi nelayan yang dinilai menabrak aturan, hanya karena mereka mencari nafkah untuk keluarganya” sambungnya.

Melalui aksi ini, akhirnya disepakati untuk aspirasi nelayan akan disampaikan ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. Nelayan pun akan tetap melaut sambil menunggu keputusan dari pusat.


“Hasil kesepakatan ini tentunya diterima baik oleh nelayan, meski hanya bersifat sementara,” pungkasnya. (tur/rus/k1)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 09:24

Masalah Lahan Jadi Pengganjal

BALIKPAPAN   -   Warga Beler dan kawasan MT Haryono harus bersabar lebih lama. Banjir yang…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:22

Nelayan Tolak Ganti Alat Tangkap

BALIKPAPAN  -  Nelayan di Kota Minyak lagi galau. Itu setelah pelarangan penggunaan alat tangkap…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:20

Pengawasan Pemkot Masih Lemah

BALIKPAPAN  -  Permasalahan banjir yang kerap melanda Kota Balikpapan dalam kurun satu tahun…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:19

70 Persen Runners dari Luar Kaltim

Kota Balikpapan dipastikan semakin dikenal. Bukan hanya karena prestasinya, tetapi banyaknya event yang…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:18

Diprediksi Hanya Satu Putaran

PERHELATAN   Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 dipastikan akan dihelat hanya satu putaran,…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:18

Cuaca Normal, Jemaah Lancar Beribadah

KEPALA  Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Kaltim, M Saifi mengungkapkan, jemaah…

Selasa, 22 Agustus 2017 09:17

Ada “Si Doyan”, Akta Kelahiran Diantar ke Rumah

DISDUKCAPIL  Balikpapan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan PT Pos…

Senin, 21 Agustus 2017 09:32

LANGGAR KETERTIBAN UMUM

Pengemis tua beraksi di jembatan penyeberangan orang, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (20/8). Kegiatan…

Senin, 21 Agustus 2017 09:30

Stan Pembayaran PBB Hadir di BSB dan Transmart

BALIKPAPAN  -  Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Balikpapan melakukan jemput…

Senin, 21 Agustus 2017 09:28

Meriah, Puncak HUT RI di RT 56

BALIKPAPAN  -   Acara puncak peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia di kawasan RT 56, Kelurahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .