MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Sabtu, 12 Agustus 2017 09:22
Dogol Dilarang, Nelayan Protes

Tangkapan Menurun, Gelar Aksi Damai di Kantor DPPP

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Ratusan nelayan di wilayah pesisir Teritip menggelar aksi damai di Kantor Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DPPP) Balikpapan yang terletak di Jalan Marsma R Iswahyudi, Jumat (11/8). 

Mereka mempertanyakan adanya larangan penggunaan alat tangkap jenis dogol (cantrang) yang selama ini digunakan nelayan. Akibat larangan tersebut, nelayan khawatir nasib para nelayan semakin buruk, karena berdampak dengan hasil tangkapan.

Aksi damai nelayan diterima langsung Kepala DPPP Balikpapan Yosmianto dan beberapa unsur Muspika Balikpapan Timur.

Koordinator aksi nelayan, Syamsu Alam dalam orasinya mengatakan, nelayan sudah tidak melaut sejak tiga hari lalu. Dengan kondisi itu, tentunya sangat mengganggu kehidupan keluarga nelayan. Dampak lainnya adalah harga ikan di pasaran.

Sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pelarangan Penggunaan Alat Tangkap Jenis Cantrang atau Dogol, dinilai sangat merugikan nelayan yang sudah melaut beberapa generasi di Balikpapan.

“Janganlah dihapus dogol. Alat tangkap dogol dianggap sebagai istri kedua dalam kehidupan nelayan di Balikpapan, khususnya wilayah pesisir Manggar. Gimana nanti menghidupi keluarga dan membiayai sekolah anak-anak mereka?” kata Syamsu Alam, disambut dengan teriak dan tepuk tangan nelayan.


Bagi Syamsu Alam, larangan alat tangkap dogol bisa menurunkan produksi ikan segar dan sehat untuk warga kota. Pasalnya, selama ini pasokan ikan masih kerap kekurangan, sehingga harus dipasok dari luar daerah seperti Palu, Mamuju, Grogot, dan Penajam.


“Kebutuhan ikan kita masih sering dipasok dari luar daerah. Itu pun, mohon maaf, sudah tidak segar lagi. Nah, bisa dibayangkan kalau nelayan pedogol ini dilarang. Harga ikan bisa mahal dan tidak segar lagi,” terang Ancu, biasa Syamsu disapa. 


Ancu juga mempertanyakan imbauan Menteri Susi Pudjiastuti untuk selalu mengonsumsi ikan setiap hari. Di mana di satu sisi, pemerintah juga mengeluarkan aturan yang dinilai bertentangan dengan kondisi nelayan.


“Kata Bu Susi, biasakan makan ikan. Yang tidak makan ikan, tenggelamkan! Kan gitu? Ya, meski hanya bercanda, tapi harus melihat realita. Kalau pendogol tak melaut, kan ikan berkurang?” ujarnya. 

“Kita tidak ingin ada masalah hukum bagi nelayan yang dinilai menabrak aturan, hanya karena mereka mencari nafkah untuk keluarganya” sambungnya.

Melalui aksi ini, akhirnya disepakati untuk aspirasi nelayan akan disampaikan ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. Nelayan pun akan tetap melaut sambil menunggu keputusan dari pusat.


“Hasil kesepakatan ini tentunya diterima baik oleh nelayan, meski hanya bersifat sementara,” pungkasnya. (tur/rus/k1)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 09:12

Wali Kota Bilang, Ojek Online Jangan Pakai Atribut

BALIKPAPAN - Polemik transportasi online dengan konvensional di Balikpapan  hingga belum klir.…

Minggu, 22 Oktober 2017 09:06

Kadin Berharap UMK Tak Tinggi

BALIKPAPAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan berharap tidak adanya kenaikan Upah Minimum…

Minggu, 22 Oktober 2017 09:04

Hanya Empat Menit Habiskan Monster Burger

PLATINUM Balikpapan Hotel and Convention Hall menggelar Monster Burger Challenge menggelar event yang…

Minggu, 22 Oktober 2017 09:01

Diikuti 600 Pelari, Start Batalyon dan Finis Pantai Lamaru

BALIKPAPAN - Semaraknya perayaan HUT ke-72 TNI sekaligus hari jadi Batalyon ke-58 Raider 600 Modang…

Minggu, 22 Oktober 2017 08:56

Layanan Pencaker, Wadah Konsultasi dan Motivasi sebelum Bekerja

BALIKPAPAN - Bagi warga yang masih menganggur khususnya lulusan SMA/sederajat yang kebingungan untuk…

Minggu, 22 Oktober 2017 08:53

Mencari Sosok Pemimpin Ideal

APA jadinya jika pemerintahan diurus oleh orang yang tidak menjunjung moral, etika publik dan nilai…

Minggu, 22 Oktober 2017 08:50

KLHK Bentuk Kelompok Kerja

SEBAGAI salah satu bentuk komitmen dalam memastikan program perhutanan sosial agar aman dan tepat sasaran,…

Minggu, 22 Oktober 2017 08:38

Turing dan Menari, Sama Asyiknya

PUNYA berbagai kesibukan untuk gadis Banjar Paser ini sudah jadi kebutuhan. Ia paling suka melakukan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:09

REFRESHING KELUARGA

Taman  Tiga Generasi sebagai ruang publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga kota. Tingkat…

Sabtu, 21 Oktober 2017 08:08

Surat Instruksi Lelang Terbit

BALIKPAPAN  -  Pembangunan gedung DPRD Balikpapan akan terealisasi. Selain adanya kesepakatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .