MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:48
Coba Bunuh Diri Tapi Tidak Mati

Deportan Terjun dari Lantai 3

PROKAL.CO, NUNUKAN –   Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa), Jalan Ujang Dewa, RT 5, Kelurahan Nunukan Selatan, melakukan perbuatan nekat. Pria asal Jawa Timur (Jatim) ini terjun dari lantai 3 hingga lantai dasar setinggi 10 meter, Kamis (17/8).

Kepala Seksi Perlindungan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan, Arbain membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kaki dan tangan kanan patah, lalu gigi bagian depan lepas. Namun, kondisi korban saat ini sudah berangsur membaik meskipun masih berada di ruang ICU. “Waktu dievakuasi ke rumah sakit pingsan. Setelah 15 menit ditangani, sadar dan dapat diajak berbicara,” ungkap Arbain kepada media ini kemarin.

Dikatakan, informasi mengenai adanya gangguan kejiwaan atau depresi terhadap korban belum dapat dipastikan. Sebab, sejauh ini hanya keterangan teman-temannya saja. Belum ada keterangan resmi dari dokter. “Termasuk kondisi detailnya. Belum ada keterangan resmi dokter bagaimana kondisinya. Karena doternya belum ada. Sementara perawat juga tidak berhak menyampaikan,” beber Arbain yang ditemui di Rusunawa, sekira pukul 11.45 Wita kemarin.

Menurut Arbain, jika Bukhori sejak awal terdeteksi mengalami gangguan kejiwaan di Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Malaysia, maka pemulangannya tidak bersamaan dengan rekan-rekannya yang sehat. Namun, dipulangkan secara khusus. “Bisa saja, setelah di Nunukan depresinya itu muncul. Karena berbagai macam tekanan yang dialami,” jelasnya.

Mengenai biaya perawatan, lanjutnya, menjadi tanggung jawab negara. Pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sehingga, seluruh pembiayaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan ditanggung. “Tapi, sebelumnya, kami membuat rekomendasi bahwa orang tersebut benar WNI yang menjadi korban deportasi dengan bukti surat dari konsulat RI di Tawau,” bebernya.

Di tempat yang sama, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Sertu Muksin mengisahkan, kejadian tersebut cukup menggegerkan penghuni Rusunawa. Sebab, di tengah keramaian tiba-tiba ada yang terjatuh dari Rusunawa. “Waktu kejadian, saya sedang umumkan kepada mereka (deportan) untuk bersiap-siap ke Islamic Centre yang Muslim dan ke gereja yang Nasrani. Karena ada kegiatan doa serentak. Tiba-tiba, TKI itu jatuh di depan saya,” kata Sertu Muksin, yang juga bertindak sebagai seksi keamanan yang ditunjuk BP3TKI Nunukan.

 

Dalam kondisi kaget, akhirnya bersama deportan lainnya mengevakuasi korban ke rumah sakit. Dari keterangan teman sekamarnya, kata Muksin, sebelum kejadian korban memang tidak seperti hari biasanya. Bahkan, meminta rokok ke salah seorang temannya padahal selama ini tidak pernah merokok dan jarang berkomunikasi.

“Usai merokok, korban pamit sama teman sekamar untuk turun ke lantai dasar. Ternyata tidak lewat tangga, tapi langsung terjun,” ungkap Muksin menceritakan pengakuan Jusran, teman sekamar korban.

Muksin mengatakan, sebelum korban terjatuh, Anwar, deportan lainnya sempat melihat Bukhori Alfan naik dan berdiri di atas pagar lantai 3 bangunan. Korban terlihat seperti mengambil sesuatu. Tapi, tiba-tiba loncat ke lantai dasar.

“Waktu jatuh, pingsan. Pas di rumah sakit setelah sadar sempat ditanya. Kenapa terjun, korban malah mengaku tidak terjun. Dia justru terlihat heran kenapa bisa berada di rumah sakit,” ujar Muksin mengisahkan. (oya/eza/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:26

Dapat Limpahan Narapidana, Lapas Nunukan Makin Over

NUNUKAN  –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan Klas II-B Nunukan kembali mendapatkan…

Jumat, 22 September 2017 08:25

Bos PT JMBI Ditetapkan Tersangka

BALIKPAPAN  –  Proses hukum terhadap Timur Sarana (Tisa) Tour and Travel di Kaltim menemui…

Jumat, 22 September 2017 08:24

WADUH..!! KTP-el Palsu Beredar

SANGATTA  -  Warga Kutai Timur (Kutim) harus lebih hati-hati jika ingin membuat Kartu Tanda…

Jumat, 22 September 2017 08:23

Cegah Trafficking Lewat Gugus Tugas

MAKASSAR   -  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar, membentuk…

Jumat, 22 September 2017 08:22

Polisi Cari-Cari Kesalahan, Lapor ke Kapolda

BALIKPAPAN  –  Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin meminta masyarakat mengawasi seluruh…

Jumat, 22 September 2017 08:17

Kejati Sudah Kantongi SPDP Kasus SPAM

MAKASSAR   -  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya…

Jumat, 22 September 2017 08:17

Tabrak Pohon, Joki Bali Tewas

BANJARMASIN  –  Nyawa Abdurrahman (23) tak tertolong setelah sepeda motor yang ditungganginya…

Kamis, 21 September 2017 01:08

Dansat Brimob Jabat Pengendali Operasi

BALIKPAPAN  –  Mutasi menjadi hal yang biasa dalam menjalankan tugas kepolisian. Kemarin,…

Kamis, 21 September 2017 01:06

Pakai Atribut TNI, Belasan Warga Diinterogasi

BALIKPAPAN  –  Sejumlah anggota Polisi Militer dari Kodam VI/Mulawarman, kemarin (20/9)…

Kamis, 21 September 2017 01:05

Pajak Menunggak, Kendaraan Ditilang

SANGATTA   -  Masyarakat Kutim yang belum membayar pajak kendaraan mati, maka segera mengurusnya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .