MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 21 Agustus 2017 08:34
Sidang Perdana Korupsi Pasar Induk
MANGKRAK: Pasar Induk Nunukan yang tak pernah dipakai sejak dibangun 2006-2009 lalu.

PROKAL.CO, NUNUKAN  –  Terdakwa perkara Pasar Induk jilid dua akhirnya jalani sidang perdana, Selasa (15/8) lalu. Agendanya adalah penyampaian dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim).

Ketiga terdakwa dugaan korupsi Pasar Induk, yakni Jayadi, Baharuddin dan Abdul Aziz yang didakwa pasal tindak pidana korupsi (tipikor) oleh JPU. Hanya Jayadi yang mengajukan eksepsi atau pembelaan usai persidangan. Sementara, Baharuddin dan Abdul Aziz menerima dakwaan JPU.

Itu diungkapkan penyidik Kejati Kaltim Agus, kepada media ini. Agus mengatakan, ketiga terdakwa menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda yang dilakukan secara bersamaan saat mendengar kronologis yang dibacakan JPU serta dakwaannya.

“Terdakwa tidak berkomentar banyak. Dua terdakwa menerima dakwaannya, hanya satu yang mengajukan eksepsi (pembelaan, Red),” kata Agus kepada Radar Nunukan ketika dikonfirmasi kemarin.

Agus mengungkapkan, ketiga terdakwa didakwa dengan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 Undang-Undang (UU) tipikor junto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) subsider pasal 3 junto pasal 18 UU tipikor junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Ditanyakan lebih detail terkait kronologis masing-masing terdakwa yang dibacakan JPU, Agus belum bisa menyampaikannya. Alasannya, pihaknya masih akan mengumpulkan fakta-fakta di persidangan. Selasa (22/8), Jayadi terlebih dahulu akan jalani sidang pembelaannya. “Jadi, kedua terdakwa lainnya harus menunggu hasil dari eksepsi selesai terlebih dahulu, baru akan dilanjutkan. Sgenda selanjutnya pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU,” beber Agus.

Pada saat sidang pertama digelar sebelum tiga terdakwa ini, Khotaman dan I Putu Budiarta telah dieksekusi Kejati Kaltim pada perkara yang sama. Keduanya dipastikan akan dihadirkan di persidangan guna menjadi saksi.

Jayadi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran merupakan pelaksana kegiatan pembangunan proyek senilai miliaran rupiah. Sementara, Baharuddin dan Aziz belum diketahui pasti penyebab keduanya terlibat dalam kasus ini, karena Kejati Kaltim menolak memberikan informasi.

Perkara ini berawal dari proyek yang diduga kuat tidak dikerjakan sesuai perencanaan. Ditemukan beberapa titik yang seharusnya dipasang tiang pancang, namun tidak dilakukan pelaksana proyeknya. Akibatnya, bangunan rusak berat sebelum difungsikan, bahkan bangunan itu kini terbengkalai dan tidak terurus.

Proyek yang berasal dari APBD Nunukan itu dikerjakan dengan multiyears pada 2006 hingga 2009 senilai Rp 13,7 miliar. Proyek itu dianggap total loss atau mengalami kerugian sejumlah nilai proyek. (raw/eza/KPG)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:13

Tersandung Narkoba, 5 PNS Dipecat

SANGATTA  -  Sedikitnya sudah 5 Pegawai Negri Sipil (PNS) di Pemkab Kutai Timur yang disanksi…

Rabu, 22 November 2017 09:12

Bapak Setubuhi Anak Kandung Hampir Tiap Hari

MALANG KOTA  –  Kelakuan pria berinisial R (35) warga Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota…

Rabu, 22 November 2017 09:11

Gara-Gara Sabu, Deddy Tinggalkan Istri dan Anak

SANGATTA  -  Gara gara terlibat narkoba jenis sabu, Dedy Lumbum Tobing terpaksa harus berpisah…

Rabu, 22 November 2017 09:07

Pemkab Telusuri Dugaan Adanya Korban Pencabulan

NUNUKAN –  Kasus pencabulan yang dilakukan Presiden Green Generation (GG) Indonesia yang…

Rabu, 22 November 2017 09:04

Pegawai BRI Diduga Dibunuh

KENDAL  -   Seorang pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Weleri Kendal ditemukan…

Selasa, 21 November 2017 08:49

Setnov Minta Perlindungan ke Presiden

JAKARTA   –  Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) akhirnya buka suara setelah 5 hari menjalani…

Selasa, 21 November 2017 08:46

Mahasiswa Dicokok Polisi

GORONTALO  –   Mahasiswa di salah satu universitas yang ada di Gorontalo, harus berurusan…

Selasa, 21 November 2017 08:44

Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga

SURABAYA   -  Amarah warga Kedondong Kidul Gang II memuncak. Itu bisa dilihat dari seorang…

Selasa, 21 November 2017 08:43

Omzet Pedagang Bakso Melorot

TANJUNG SELOR  –  Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan,…

Selasa, 21 November 2017 08:39

Lima Saksi Tidak Hadir

PANGKALAN BUN  –  Sidang lanjutan pemeriksaan lima saksi pada kasus pemalsuan dokumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .