MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 21 Agustus 2017 08:34
Sidang Perdana Korupsi Pasar Induk
MANGKRAK: Pasar Induk Nunukan yang tak pernah dipakai sejak dibangun 2006-2009 lalu.

PROKAL.CO, NUNUKAN  –  Terdakwa perkara Pasar Induk jilid dua akhirnya jalani sidang perdana, Selasa (15/8) lalu. Agendanya adalah penyampaian dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim).

Ketiga terdakwa dugaan korupsi Pasar Induk, yakni Jayadi, Baharuddin dan Abdul Aziz yang didakwa pasal tindak pidana korupsi (tipikor) oleh JPU. Hanya Jayadi yang mengajukan eksepsi atau pembelaan usai persidangan. Sementara, Baharuddin dan Abdul Aziz menerima dakwaan JPU.

Itu diungkapkan penyidik Kejati Kaltim Agus, kepada media ini. Agus mengatakan, ketiga terdakwa menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda yang dilakukan secara bersamaan saat mendengar kronologis yang dibacakan JPU serta dakwaannya.

“Terdakwa tidak berkomentar banyak. Dua terdakwa menerima dakwaannya, hanya satu yang mengajukan eksepsi (pembelaan, Red),” kata Agus kepada Radar Nunukan ketika dikonfirmasi kemarin.

Agus mengungkapkan, ketiga terdakwa didakwa dengan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 Undang-Undang (UU) tipikor junto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) subsider pasal 3 junto pasal 18 UU tipikor junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Ditanyakan lebih detail terkait kronologis masing-masing terdakwa yang dibacakan JPU, Agus belum bisa menyampaikannya. Alasannya, pihaknya masih akan mengumpulkan fakta-fakta di persidangan. Selasa (22/8), Jayadi terlebih dahulu akan jalani sidang pembelaannya. “Jadi, kedua terdakwa lainnya harus menunggu hasil dari eksepsi selesai terlebih dahulu, baru akan dilanjutkan. Sgenda selanjutnya pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU,” beber Agus.

Pada saat sidang pertama digelar sebelum tiga terdakwa ini, Khotaman dan I Putu Budiarta telah dieksekusi Kejati Kaltim pada perkara yang sama. Keduanya dipastikan akan dihadirkan di persidangan guna menjadi saksi.

Jayadi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran merupakan pelaksana kegiatan pembangunan proyek senilai miliaran rupiah. Sementara, Baharuddin dan Aziz belum diketahui pasti penyebab keduanya terlibat dalam kasus ini, karena Kejati Kaltim menolak memberikan informasi.

Perkara ini berawal dari proyek yang diduga kuat tidak dikerjakan sesuai perencanaan. Ditemukan beberapa titik yang seharusnya dipasang tiang pancang, namun tidak dilakukan pelaksana proyeknya. Akibatnya, bangunan rusak berat sebelum difungsikan, bahkan bangunan itu kini terbengkalai dan tidak terurus.

Proyek yang berasal dari APBD Nunukan itu dikerjakan dengan multiyears pada 2006 hingga 2009 senilai Rp 13,7 miliar. Proyek itu dianggap total loss atau mengalami kerugian sejumlah nilai proyek. (raw/eza/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:26

Dapat Limpahan Narapidana, Lapas Nunukan Makin Over

NUNUKAN  –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan Klas II-B Nunukan kembali mendapatkan…

Jumat, 22 September 2017 08:25

Bos PT JMBI Ditetapkan Tersangka

BALIKPAPAN  –  Proses hukum terhadap Timur Sarana (Tisa) Tour and Travel di Kaltim menemui…

Jumat, 22 September 2017 08:24

WADUH..!! KTP-el Palsu Beredar

SANGATTA  -  Warga Kutai Timur (Kutim) harus lebih hati-hati jika ingin membuat Kartu Tanda…

Jumat, 22 September 2017 08:23

Cegah Trafficking Lewat Gugus Tugas

MAKASSAR   -  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar, membentuk…

Jumat, 22 September 2017 08:22

Polisi Cari-Cari Kesalahan, Lapor ke Kapolda

BALIKPAPAN  –  Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin meminta masyarakat mengawasi seluruh…

Jumat, 22 September 2017 08:17

Kejati Sudah Kantongi SPDP Kasus SPAM

MAKASSAR   -  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya…

Jumat, 22 September 2017 08:17

Tabrak Pohon, Joki Bali Tewas

BANJARMASIN  –  Nyawa Abdurrahman (23) tak tertolong setelah sepeda motor yang ditungganginya…

Kamis, 21 September 2017 01:08

Dansat Brimob Jabat Pengendali Operasi

BALIKPAPAN  –  Mutasi menjadi hal yang biasa dalam menjalankan tugas kepolisian. Kemarin,…

Kamis, 21 September 2017 01:06

Pakai Atribut TNI, Belasan Warga Diinterogasi

BALIKPAPAN  –  Sejumlah anggota Polisi Militer dari Kodam VI/Mulawarman, kemarin (20/9)…

Kamis, 21 September 2017 01:05

Pajak Menunggak, Kendaraan Ditilang

SANGATTA   -  Masyarakat Kutim yang belum membayar pajak kendaraan mati, maka segera mengurusnya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .