MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 21 Agustus 2017 08:34
Sidang Perdana Korupsi Pasar Induk
MANGKRAK: Pasar Induk Nunukan yang tak pernah dipakai sejak dibangun 2006-2009 lalu.

PROKAL.CO, NUNUKAN  –  Terdakwa perkara Pasar Induk jilid dua akhirnya jalani sidang perdana, Selasa (15/8) lalu. Agendanya adalah penyampaian dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim).

Ketiga terdakwa dugaan korupsi Pasar Induk, yakni Jayadi, Baharuddin dan Abdul Aziz yang didakwa pasal tindak pidana korupsi (tipikor) oleh JPU. Hanya Jayadi yang mengajukan eksepsi atau pembelaan usai persidangan. Sementara, Baharuddin dan Abdul Aziz menerima dakwaan JPU.

Itu diungkapkan penyidik Kejati Kaltim Agus, kepada media ini. Agus mengatakan, ketiga terdakwa menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda yang dilakukan secara bersamaan saat mendengar kronologis yang dibacakan JPU serta dakwaannya.

“Terdakwa tidak berkomentar banyak. Dua terdakwa menerima dakwaannya, hanya satu yang mengajukan eksepsi (pembelaan, Red),” kata Agus kepada Radar Nunukan ketika dikonfirmasi kemarin.

Agus mengungkapkan, ketiga terdakwa didakwa dengan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 Undang-Undang (UU) tipikor junto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) subsider pasal 3 junto pasal 18 UU tipikor junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Ditanyakan lebih detail terkait kronologis masing-masing terdakwa yang dibacakan JPU, Agus belum bisa menyampaikannya. Alasannya, pihaknya masih akan mengumpulkan fakta-fakta di persidangan. Selasa (22/8), Jayadi terlebih dahulu akan jalani sidang pembelaannya. “Jadi, kedua terdakwa lainnya harus menunggu hasil dari eksepsi selesai terlebih dahulu, baru akan dilanjutkan. Sgenda selanjutnya pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU,” beber Agus.

Pada saat sidang pertama digelar sebelum tiga terdakwa ini, Khotaman dan I Putu Budiarta telah dieksekusi Kejati Kaltim pada perkara yang sama. Keduanya dipastikan akan dihadirkan di persidangan guna menjadi saksi.

Jayadi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran merupakan pelaksana kegiatan pembangunan proyek senilai miliaran rupiah. Sementara, Baharuddin dan Aziz belum diketahui pasti penyebab keduanya terlibat dalam kasus ini, karena Kejati Kaltim menolak memberikan informasi.

Perkara ini berawal dari proyek yang diduga kuat tidak dikerjakan sesuai perencanaan. Ditemukan beberapa titik yang seharusnya dipasang tiang pancang, namun tidak dilakukan pelaksana proyeknya. Akibatnya, bangunan rusak berat sebelum difungsikan, bahkan bangunan itu kini terbengkalai dan tidak terurus.

Proyek yang berasal dari APBD Nunukan itu dikerjakan dengan multiyears pada 2006 hingga 2009 senilai Rp 13,7 miliar. Proyek itu dianggap total loss atau mengalami kerugian sejumlah nilai proyek. (raw/eza/KPG)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2018 08:00

PARAH..!! Tersangka Narkoba Tewas, Polsek Dibakar

JAKARTA   —  Massa membakar kantor Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, Aceh kemarin (23/10).…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:49

Sabu Disembunyikan di Dasboard Motor

SANGATTA   -   Pemuda bertato bernama Rizal alias Baba (32) warga Jalan Mubaki No. 29 RT 04…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:47

Arief Minta KPK Larang James Riady ke Luar Negeri

JAKARTA  -  Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono meminta penyidik KPK segera…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:46

Adik Ipar Digasak Selama 5 Tahun

BATANGHARI   -  Sule (32) warga Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, kini…

Selasa, 23 Oktober 2018 07:45

Tiga Kios dan Indekos Dilalap Api

BANJARMASIN  -  Kebakaran hebat terjadi di Jalan Cemara Raya, Banjarmasin Utara, Senin (22/10)…

Senin, 22 Oktober 2018 08:34

Tiga Pelaku Curanmor Diringkus

PENAJAM   -  Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan…

Senin, 22 Oktober 2018 08:28

Dekati Keluarga Dua Terduga Teroris

JAKARTA  —  Dua terduga teroris yang tewas di Tanjung Balai membuat Polda Sumatera Utara…

Senin, 22 Oktober 2018 08:26

Satpol PP Geber Razia Yustisi

BALIKPAPAN  -  Pemantauan terhadap pendatang ilegal terus dilakukan jajaran Satpol PP. Berbagai…

Senin, 22 Oktober 2018 08:25

Adanya Percobaan Penculikan Anak, Kapolres PPU Tegas Membantah

PENAJAM   -  Beberapa hari terakhir ini, pengguna media sosial (medsos) di Kabupaten…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:09

Baby Lobster Dilepas di Perairan Lembar

GIRI MENANG  -  Penyelundupan benih lobster asal Lombok ternyata masih menggiurkan. Terbukti,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .