MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 22 Agustus 2017 08:06
Ratusan Pasutri Ilegal Akhirnya Diakui Negara
DIAKUI NEGARA: Pasangan suami istri yang didaftarkan di Konsulat RI di Tawau.

PROKAL.CO, TAWAU  –  Setelah melalui proses pendaftaran dan memenuhi persyaratan, ratusan pasangan suami istri (pasutri) ilegal akhirnya diakui negara. Pasutri ini diketahui Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah menikah secara agama, namun tak memiliki surat nikah yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag) dan Kantor Catatan Sipil. 

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Konsulat RI Tawau, S. Djati Ismojo menyebutkan, pasutri yang telah dinyatakan sah ini berjumlah 200 pasutri. Mereka selama ini menikah di Malaysia. Rata-rata merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

“Data mereka kami catat. Tapi, sebelumnya pasutri ini diwawancarai untuk memastikan. Apakah benar suami istri. Dan alasan mereka kenapa sampai tak memiliki akta nikah,” kata Ismojo, sapaan akrabnya, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan pencatatan dan penerbitan akta perkawinan dan akta kelahiran yang diselenggarakan di KRI Tawau, Malaysia, Senin (21/8). “Selain itu, terdapat pula 400 anak  TKI yang kini telah mendaftar untuk diterbitkan akte lahirnya,” sambungnya. 

Ismojo mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya KRI Tawau untuk memberikan perlindungan dalam bentuk kepastian hukum yang telah melakukan perkawinan secara Katolik maupun Kristen. Namun perkawinan tersebut belum dicatatkan atau didaftarkan. “Kalau dari agama, sudah sah dan diakui. Tapi, untuk dokumen negaranya yang belum. Jadi, termasuk ilegal,” katanya.

Dijelaskan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor 1/ 1974 tentang Perkawinan, meski perkawinan sah dilakukan menurut agama dan kepercayaan, namun di mata negara perkawinan tersebut dianggap tidak sah jika belum dicatat oleh Kantor Urusan Agama atau Kantor Catatan Sipil.

“Oleh karena itu, KRI Tawau menyelenggarakan program ini agar dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum atas status perkawinan mereka. Sehingga dapat menjadi dasar hukum untuk pembuatan surat kelahiran bagi anak-anak para pasangan tersebut,” ungkapnya.

Disebutkan, pengajuan pembuatan dan perpanjangan paspor di KRI Tawau, 2016 terdapat sebanyak lebih dari 150.000 WNI yang berada di Tawau dan daerah sekitarnya. Banyak dari WNI tersebut yang menikah dengan sesama WNI di Sabah dan belum mencatatkan perkawinannya maupun anak-anak hasil perkawinannya.

Kepala KRI Tawau, Krishna Djelani mengatakan, kegiatan ini merupakan kehadiran negara untuk memberikan perlindungan kepada warga negaranya di luar negeri. Karenanya, KRI Tawau mengedepankan program ini sebagai salah satu upaya perlindungan khususnya terhadap WNI atau TKI yang berada di wilayah kerjanya.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama kali. Khususnya bekerja sama dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri, beserta Pemuka Agama di Tawau dan Nunukan,” kata Krishna kepada media ini saat dihubungi kemarin.

Wakil dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Subdit Fasilitasi Pencatatan Perkawinan dan Perceraian, Sukirno menambahkan, kegiatan pencatatan pernikahan dan kelahiran merupakan salah satu dari tugas pokok Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Seperti yang disebutkan di dalam UU nomor 23/ 2006, Perwakilan RI dapat menerbitkan beberapa dokumen kependudukan lainnya, yaitu kutipan akta kelahiran, kutipan akta perkawinan, kutipan akta perceraian, surat keterangan kematian, surat keterangan pengangkatan anak WNA dan surat keterangan pelepasan kewarganegaraan Indonesia. “Dan, hal inilah yang dilakukan di Konsulat RI ini. Semoga saja, mereka yang belum terdaftar dapat memanfaatkan kesempatan yang akan datang,” pungkasnya. (oya/eza/KPG)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 08:40

Tujuh Tewas di Lubang Emas Sekotong

GIRI MENANG  –  Tujuh orang penambang tewas di lubang emas Gunung Suge, Dusun Selodong…

Rabu, 20 Juni 2018 08:38

Kecelakaan di Suramadu, Dua Motor Terbakar

SURABAYA  -  Pengguna jalan yang melintas menuju Surabaya maupun sebaliknya di Jalur Tol Jembatan…

Rabu, 20 Juni 2018 08:37

Pencarian Korban Kapal Tenggelam Terus Dilakukan

JAKARTA  –  Pencarian korban penumpang kapal kayu KM Sinar Bangun yang tenggelam Senin…

Rabu, 20 Juni 2018 08:35

Oknum ASN Diringkus

JAMBI  –  Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Satuan Pamong Praja Provinsi…

Selasa, 19 Juni 2018 07:40

Begal Todong Korbannya Pakai Pistol

JAMBI   -   Pelaku begal kembali beraksi di Kabupaten Merangin. Kali ini, warga Desa…

Selasa, 19 Juni 2018 07:38

Kuburan Wartawan Akan Dibongkar

BANJARMASIN  –   Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu…

Selasa, 19 Juni 2018 07:37

Terduga Teroris Dibawa ke Jakarta

JAMBI  -  Dua terduga teroris yang diamankan di Muarobungo, Kabupaten Bungo oleh anggota Densus…

Selasa, 19 Juni 2018 07:36

Ancam Bacok Satpam, Pemuda Kedurus Dibekuk

SURABAYA   -  Gara-gara tak terima ditegur, Agus Santoso, 25, warga Jalan Kedurus II/88,…

Selasa, 19 Juni 2018 07:35

Pasutri Bersekongkol Curi Motor

SURABAYA   –   Inilah pasangan suami istri (pasutri) ini yang menunjukkan cinta…

Senin, 18 Juni 2018 08:14

Kapolres Patroli Tempat Wisata

PALANGKA RAYA  –   Memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri dan keamanan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .