MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 23 Agustus 2017 09:53
Debut Baru di Jalur Perseorangan

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Bursa bebas Pemilihan Bupati (Pilbup) Penajam Paser Utara (PPU) 2018 ibarat gula yang diminati banyak semut. Meski geliatnya tampak tenang, bukan berarti para bakal calon terlarut dalam ketenangan itu.

Adalah Rendi Susiswo Ismail yang diam-diam telah mempersiapkan strategi khusus menyonsong Pilbup PPU 2018. Ketua Yayasan Dharma Wirawan Universitas Balikpapan (Uniba) tersebut, sebelumnya sempat mendaftarkan diri pada beberapa partai politik. Belakangan diketahui, dia tidak mengembalikan formulir pendaftaran karena alasan tertentu.

“Ada masukan dari beberapa pihak yang menyarankan agar saya maju melalui jalur perseorangan. Memang tidak mudah untuk memenuhi syaratnya, tetapi itulah tantangannya. Kami optimis,” kata Rendy kepada Balikpapan Pos ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/8).

Secara khusus, politikus Partai Golkar yang sarat pengalaman memegang kendali organisasi ini telah membaca peta kekuatan rival-rivalnya pada Pilbup PPU. Melalui timnya yang tersebar di wilayah PPU, dinamika Pilbup PPU selalu termonitor.

Untuk sebuah proses demokrasi, Rendy menilai semakin banyak tawaran pilihan calon kepala daerah, hal itu semakin baik bagi masyarakat PPU. “Mari berkompetisi merebut hati rakyat melalui program-program pro kerakyatan,” ujarnya.

Ibarat seorang anak remaja yang sedang melompat, Rendy berpandangan, lompatan Kabupaten PPU selama beberapa periode kepemimpinan masih belum terlalu tinggi. Menurut dia, dua faktor utama yang menjadi penyebabnya adalah faktor leader dan manajemen.

“Bagaimanapun, faktor leader memegang peranan kunci terhadap perkembangan pembangunan suatu daerah,” katanya.

Dengan latar belakangnya sebagai akademisi, pengusaha, dan organisatoris, Rendy menyatakan tanggung jawab seorang kepala daerah tidak terlalu sulit. “Jauh lebih sulit tanggung jawab seorang pengusaha atau pimpinan yayasan. Mereka harus berkreasi dan berinovasi untuk mencari pendapatan. Sementara di pemerintahan anggaran sudah tersedia, sistemnya juga sudah ada,” urainya.

Dia meyakini, di tangan kepala daerah yang memiliki sentuhan inovasi dan kreativitas, Kabupaten PPU bisa melompat lebih tinggi lagi. Sebagai daerah penyangga Kota Balikpapan dengan segala potensinya, Kabupaten PPU seharusnya bisa melesat meninggalkan Kabupaten Paser sebagai kabupaten induk.

“PPU adalah kabupaten masa depan. Jika perkembangannya terkesan lambat, tentu ada something wrong dalam cara pengelolaannya,” ujarnya.

Rendy mengatakan, Kabupaten PPU memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki kabupaten lain. Sektor pertanian dan industri adalah masa depan PPU. Secara kewilayahan, konektivitas PPU dengan daerah-daerah lainnya yang cukup baik menjadi modal untuk mengoptimalkan sektor pertanian dan industri.

“PPU adalah dream land, jangan sampai terjadi salah kelola,” pungkasnya lantas menutup bahwa dirinya telah memiliki konsep dan strategi untuk melompatkan PPU lebih tinggi. (jid/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 09:43

KPU Paser Bagi 4 Zona Kampanye

TANA PASER  -  Memasuki tahapan kampanye pasangan calon (Paslon) Pemilihan Gubernur dan Wakil…

Rabu, 21 Februari 2018 09:36

Yusran Pertimbangkan Jadi Jurkam

PENAJAM   -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar masih mempertimbangkan jika ditunjuk…

Rabu, 21 Februari 2018 09:35

Hutan Mangrove Teluk Adang dan Teluk Apar Berubah Jadi APL

TANA PASER  –   Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan tim teknis yang terdiri…

Rabu, 21 Februari 2018 09:34

Defisit, Dana HUT PPU Minim

PENAJAM  -  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kabupaten Penajam Paser…

Rabu, 21 Februari 2018 09:33

IOF Paser Ingin Bantu Pemerintah

TANA PASER  –  Penggemar dan pecinta offroad, kompetisi, rekreasi dan sosial kemasyarakatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

Kasus Narkoba Makin Marak

TANA PASER  –  Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres beserta satuan lainnya…

Selasa, 20 Februari 2018 10:09

14 Personel Polres Dapat Reward

TANA PASER  –  Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra kembali memberikan reward kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 10:08

Cabai Diserang Hama Patek, Terancam Gagal Panen

PENAJAM  -  Petani di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Selasa, 20 Februari 2018 10:04

14 Desa Masuk Kawasan Cagar Alam

Dari 139 desa definitif yang ada di Kabupaten Paser, ternyata 30 desa di antaranya masuk dalam kawasan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:03

Kejari dan DPRD Teken Kerjasama Bidang Hukum

PENAJAM  -  DPRD Penajam Paser Utara (PPU) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam membuat kesepakatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .