MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 23 Agustus 2017 09:54
Santunan Penyandang Disabilitas Diprediksi Turun

BANSOS

PROKAL.CO, TANA PASER  -  Sedikitnya 105 penyandang disabilitas (penyandang cacat) di Kabupaten Paser mendapat santunan rutin dari Pemerintah Provinsi Kaltim dalam bentuk bantuan sosial (bansos). Untuk tahun ini jika tidak ada perubahan, santunan akan diberikan pada bulan September 2017.

“Biasanya penerima yang datang langsung ke sini (kantor Dinsos, Red). Tetapi kami belum tahu jumlah santunan yang akan diberikan. Informasi yang kami dapat sementara ini ada pengurangan, kalau tidak salah Rp 700 ribu per orang, karena defisit anggaran,” ucap Kasi Rehabilitasi Sosial (Resos) Suarni mendampingi Kepala Dinsos Paser Amiruddin, Selasa (22/8), sembari menambahkan jika tahun sebelumnya, santunan yang diterima penyandang cacat sebesar Rp 1 juta.

Dibeberkan Suarni, penyandang disabilitas di wilayah Kabupaten Paser yang terdata di Dinsos adalah sebanyak 210 orang. Namun, selama ini hanya 105 penyandang disabilitas saja yang memperoleh bansos gubernur Kaltim. Untuk itu, pada tahun ini pihaknya mengusulkan penambahan daftar penerima santunan yaitu sebanyak 20 orang.

“Ada 26 orang dengan kecacatan berat (ODKD) memperoleh santunan setiap bulannya yang dapat diambil langsung di Kantor Pos terdekat. Kemudian pada triwulan keempat tahun 2017, kami (Dinsos) akan menyiapkan pengadaan alat-alat bantu bagi penyandang disabilitas sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” kata Suarni.

Diterangkan Suarni, pada kisaran Oktober, November, dan Desember mendatang, pihaknya akan menyiapkan pengadaan peralatan disabilitas seperti kursi roda, alat bantu dengar, dan tongkat jalan. Kemudian juga akan ditambahkan pengadaan alat bantu baca bagi penyandang tunanetra, seperti usulan yang diajukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Paser, guna mengajarkan cara membaca menggunakan buku braille yang sudah tersedia.

“Tahun ini sudah ada tiga orang yang mengajukan permohonan kaki buatan. Bagi penyandang cacat yang membutuhkan kursi roda, tongkat jalan hingga alat pendengaran dapat mengajukan permohonan kepada kami, dengan menyertakan KTP dan foto atau bukti kondisi yang dialami,” tutup Suarni.

Untuk diketahui, Dinsos Paser pada tahun 2016 lalu menyiapkan alat disabilitas berupa kursi roda sebanyak 13 buah, tongkat jalan 10 buah, dan alat bantu dengar sebanyak 10 buah. Kemudian ada pula tujuh orang yang dibuatkan kaki buatan di Solo. Namun, untuk tahun 2017 ini, Dinsos hanya menampung usulan atau permohonan kaki buatan dan akan diadakan pada 2018 mendatang. (ian/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .