MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Senin, 11 September 2017 09:12
Gara-Gara Ini, Kapolres Minta Semua Pihak Menahan Diri
Jefri Dian Juniarta

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Kapolres Balikpapan,  AKBP Jefri Dian Juniarta meminta pengusaha dan sopir angkutan umum baik konvensional maupun online tidak melakukan tindakan yang bisa merugikan semua pihak. Seruan itu disampaikan kapolres menanggapi dicabutnya sejumlah pasal dalam peraturan menteri perhubungan (Perhub) nomor 26 tahun 2017 tentang Taksi Online.

Polemik terjadi pada pencabutan pasal 5 ayat (1) huruf e menyebutkan bahwa ”Pelayanan angkutan taksi wajib memenuhi pelayanan tarif angkutan berdasarkan argometer atau tertera pada aplikasi berbasis teknologi informasi.” Artinya tarif pelayanan taksi online nantinya kembali seperti semula. Regulasi dari taksi online yang dirasa belum kuat serta tidak adanya penerapan tarif angkutan yang tetap itu bisa membuat taksi konvensional kesulitan mendapatkan penumpang. Kondisi itulah yang memicu demo dari pihak taksi konvensional.

Oleh karenanya, kapolres meminta kepada para jasa angkutan baik online dan konvensional untuk menahan diri. Ia meminta kepada para pelaku angkutan umum untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kedua belah pihak maupun masyarakat.

"Ya kita minta mereka menahan diri dulu lah. Jangan dibesar-besarkan dulu. Jangan buat tindakan yang merugikan. Sabar saja," imbau Kapolres Jefri.

Seruan agar seluruh pihak menahan diri dilontarkan pula oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot, Sudirman Djayaleksana.

Ia mengungkapkan, saat ini Dishub kota tengah berkordinasi dengan pemerintah provinsi dalam mengkaji dampak pencabutan sejumlah pasal terkait keberadaan taksi online.

"Dengan online ya sementara kita minta mereka untuk menahan diri. Tidak kelihatan semena-mena. Saling menghargai dengan sarana transport yang sudah ada duluan agar tidak menimbulkan kecemburuan," ungkapnya.

 Secara terpisah, Ketua Pengurus Asosiasi Pengusaha Pengemudi Taksi Argo, Hamzah menyayangkan keputusan Mahkamah Agung yang mencabut beberapa pasal tersebut. Ia mengatakan nasib taksi konvensional akan seperti dulu. Penghasilan mereka jelas akan berkurang lantaran merasa hak mereka dikebiri.

"Kita ini dari dulu sebelum ada taksi online sudah mengurus izin lengkap. Harusnya ya dihargai kita-kita ini yang sudah lama. Jangan karena ada taksi online yang belum mendapatkan izin lengkap terus seenaknya mengebiri hak kita," tandas dia.

Pihaknya, tandas Hamzah, saat ini tengah melakukan kordinasi dengan perkumpulan angkutan konvensional. Bukan tidak mungkin aksi demonstrasi besar-besaran dan mogok jalan akan terjadi seperti sebelumnya. "Ya kita lihat saja nanti. Ini kita lagi dikoordinasikan dengan pengusaha taksi konvensional yang lainnya," pungkasnya. (yad/yud)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:36

P Dicopot sebagai Presiden GGI

BALIKPAPAN  -  Tertangkapnya pelaku kekerasan seksual berinisial P membuat sejumlah pihak…

Rabu, 22 November 2017 09:32

Saat SMP Suka Bergaul sama Wanita

SIAPA   yang tidak kenal P? Alumnus salah satu SMP negeri di Balikpapan ini dikenal paling…

Rabu, 22 November 2017 09:30

Kak Seto Mengecam Keras

BALIKPAPAN  -  Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh pemuda…

Rabu, 22 November 2017 09:28

Kenali Perilaku Seks Menyimpang sejak Dini

BALIKPAPAN  -  Perilaku seks yang menyimpang memang terjadi terhadap segelintir orang. Perilaku…

Rabu, 22 November 2017 09:26

Gagal Nyalip

BALIKPAPAN  -  Kasus lakalantas yang melibatkan kendaraan besar hingga menelan korban jiwa…

Rabu, 22 November 2017 09:25

Disdik Pastikan Bukan Pungli

BALIKPAPAN   -  Ketua Jaringan Pendampingan Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPD Kota Balikpapan,…

Rabu, 22 November 2017 09:20

Melihat Watak dari Cara Tidur

Tahukah Anda, watak kita dapat dikenali melalui cara kita menggunakan bantal sewaktu tidur? 1) Memeluk…

Selasa, 21 November 2017 09:12

Awalnya Empat, Korban Cabul Jadi Sembilan

BALIKPAPAN   -  P (21) hanya menunduk saat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

Selasa, 21 November 2017 09:08

Seluruh Ketua RT Akan Dikumpulkan

BALIKPAPAN  -  Dugaan kasus pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum ketua rukun tetangga…

Selasa, 21 November 2017 09:05

Usut Operator Tenggelam, Polisi Kerahkan Inafis

TENGGARONG  -   Pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap kasus tenggelamnya operator…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .