MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Senin, 11 September 2017 09:33
Maju Pilbup PPU Jalur Perseorangan, Minimal Dukungan Segini Nih...
-

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Bakal calon kepala daerah yang akan turut bertarung dalam pemilihan bupati (pilbup) Penajam Paser Utara (PPU) melalui jalur perseorangan atau independen minimal harus mendapatkan dukungan 11.829 pemilih yang dibuktikan dengan fotokopy KTP. Syarat dukungan tersebut telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU melalui rapat pleno yang digelar di Kantor KPU PPU, Minggu (10/9).

Rapat penetapan syarat dukungan calon perseorangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU PPU Feri Mei Efendi dan disaksikan oleh Ketua Panwaslu PPU Daud Yusuf dan komisioner panwaslu lainnya.

Feri Mei Efendi menerangkan, jumlah syarat dukungan yang telah ditatapkan tersebut sebesar 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terakhir, yakni Pilpres 2014 sebanyak 118.289 pemilih. Syarat dukungan 10 persen tersebut khusus daerah yang jumlah penduduknya di bawah 250 ribu jiwa. Nah, PPU termasuk di dalamnya karena hanya memiliki penduduk sekira 166.554 jiwa.

“Sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017, bahwa kabupaten/kota jumlah penduduknya tidak sampai 250 ribu jiwa, maka syarat dukungan calon perseorangan minimal 10 persen dari DPT terakhir,” terang Feri Mei Efendi.

Ia menyatakan, syarat dukungan 11.829 pemilih tersebut sekurang-kurangnya tersebar 50 persen lebih dari jumlah kecamatan. “Di sini (PPU, Red.) ada empat kecamatan. Jadi, syarat dukungan 11.829 pemilih tersebut minimal tersebar di tiga kecamatan,” jelasnya.

Bagi calon perseorangan wajib menyerahkan syarat dukungan tersebut kepada KPU mulai 25-29 November 2017. Feri Mei Efendi menyatakan, syarat dukungan yang disampaikan tersebut dalam bentuk pasangan calon. Kemudian KPU akan melakukan verifikasi faktual seluruh syarat dukungan yang diserahkan oleh calon independen. Verifikasi faktual tersebut dilakukan selama 14 hari melalui tim verifikasi yang dibentuk oleh KPU.   

“Kita turun langsung ke lapangan melakukan verifikasi faktual, yakni menanyakan langsung kepada warga yang memberikan dukungan tersebut. Misalnya, si A memberikan dukungan kepada calon B. Dukungan si A akan ditemui langsung untuk verifikasi. Kalau si A tidak berada di tempat (kediamannya) saat pelaksanaan verifikasi. Hal ini akan disampaikan ke tim suksses pasangan perseorangan,” ujarnya.

“Pasangan perseorangan bisa memobilisasi warga yang memberikan dukungan namun belum terverifikasi sesuai dengan  KTP yang diserahkan ke KPU. Dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017, pasangan calon (paslon) perseorangan boleh mengumpulkan pendukungnya dan memberikan pernyataan dukungan melalui video call,” sambungnya.

Hasil verifikasi syarat dukungan paslon perseorangan akan diumumkan pada Desember. Apakah calon independen tersebut memenuhi syarat untuk maju Pilkada PPU atau tidak memenuhi syarat. “Kalau memenuhi syarat, calon independen mendaftar secara resmi bersama pasangan calon dari partai politik dan gabungan partai politik pada 8 sampai 10 Januari 2018,” tandas Feri Mei Efendi. (kad/san)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .