MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Selasa, 12 September 2017 08:47
Mulai November, Pertamina RU V Terapkan Teknologi Advance

Control System yang Ramah Lingkungan

KILANG : berbasis ramah lingkungan, Pertamina RU V akan menerapkan Teknologi Advance dan dijadwalkan mulai beroperasi penuh di Kilang Balikpapan mulai November mendatang

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) V Balikpapan akan menerapkan teknologi Advance Control System dalam pengoperasian kilang. Teknologi Advance Control System berbentuk perangkat software dan hardware yang nantinya diintegrasikan ke sistem yang ada di kilang saat ini. November mendatang, Teknologi Advance Control System dijadwalkan mulai beroperasi penuh di Kilang Balikpapan. Diharapkan dengan adanya penerapan teknologi ini membantu sistem pengendalian proses kilang minyak menjadi lebih akurat dan efisien.

Teknologi ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Kerjasama yang sudah berjalan selama 3,5 tahun terakhir ini diminati oleh banyak perusahaan swasta dan BUMN karena memberikan insentif pendanaan berupa grant (hibah), adanya transfer teknologi, dan disertai pengembangan kapasitas untuk penurunan emisi. Kerja sama di kilang Balikpapan adalah salah satu dari 28 proyek di Indonesia.

Penerapan teknologi Advance Process Control dapat menghemat energi dengan penggunaan peralatan control canggih yang digunakan untuk mengontrol pemakaian energi pada kilang yang sudah berjalan (eksisting).

Partisipan proyek JCM harus minimal terdiri dari dua pihak, yaitu perusahaan Indonesia dan perusahaan Jepang, yang harus melakukan implementasi kegiatan penurunan emisi.

General Manager PT Yokogawa Indonesia Nanang Dwi Suprapto mengatakan, teknologi Advance Control System (APC) yang dikembangkan oleh Yokogawa Electric Corporation Japan, yang akan diimplementasikan di Kilang Pertamina RU V Balikpapan, diharapkan mampu memberikan jawaban atas kebutuhan sistem pengendalian proses kilang minyak yang lebih akurat sekaligus menjadikan Kilang yang lebih ramah lingkungan.

 

"Penggunaan Advance Control System dalam proyek “Penghematan Energi dengan Optimasi Operasi pada Kilang Minyak Eksisting” diharapkan mampu menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) setara 3400 ton CO2 per tahun," serunya.

Sementara itu, Group Leader Process Control Pertamina RU V Yesay Setiawan menjelaskan, bagi Pertamina, teknologi yang akan diimplementasikan ini akan menjadi suatu kemutlakan di masa depan. 

"Pertamina harus mampu membuktikan dirinya sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, selain memang secara ekonomis implementasi teknologi ini juga akan mampu menurunkan biaya operasi per bulan," pukaunya.

JOINT CREDITING MECHANISM (JCM)

Joint Crediting Mechanism (JCM) atau Mekanisme Kredit Bersama antara Indonesia dan Jepang merupakan skema kerja sama yang mendorong organisasi-organisasi swasta Jepang untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam berinvestasi dalam kegiatan pembangunan karbon di Indonesia. Kerja sama yang sudah berumur 3,5 tahun ini bertujuan untuk membantu kegiatan implementasi pengurangan emisi di Indonesia dan global. Skema JCM yang digagas Jepang sudah diterapkan di 17 negara lainnya yang tersebar di benua Asia, Amerika dan Afrika.

Indonesia merupakan salah satu negara pioneer penerapan skema JCM di dunia. Jepang memberikan bantuan teknologi, investasi, subsidi dan pembangunan kapasitas kepada Indonesia melalui JCM. Partisipan proyek JCM harus minimal terdiri dari dua pihak, yaitu perusahaan Indonesia dan perusahaan Jepang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai implementasi kegiatan penurunan emisi. Kegiatan penurunan emisi di proyek JCM ini kemudian harus divalidasi dan diversifikasi oleh pihak ketiga dengan standar ISO 14065. Dalam pelaksanaannya terdapat 7 kementerian yang berperan sebagai pemangku kepentingan JCM yaitu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Luar Negeri.

Melalui kerjasama ini, Pertamina khususnya RU V Balikpapan mendapat keuntungan efisiensi biaya dan energi dalam menerapkan dan mentransfer teknologi dari Jepang tersebut. Sementara Pemerintah Jepang mendapat keuntungan memenuhi tanggung jawab dalam pengurangan emisi.

Dengan demikian, Pertamina RU V memiliki kewajiban menerapkan teknologi Advance Control System dalam pengoperasian kilang dan untuk Pemerintah Jepang memiliki kewajiban untuk membantu pengaplikasian Advance Control System berjalan dengan lancar. (dra)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 09:01

WOW..!! Penerimaan Bea Cukai Kalbagtim Rp 473 Miliar

BALIKPAPAN  -  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Kalimantan Bagian Timur…

Rabu, 22 November 2017 08:58

Kadin Desak Peran Lokal

BALIKPAPAN  -  Gembar-gembor groundbreaking megaproyek pengembangan kilang PT Pertamina (Persero)…

Selasa, 21 November 2017 08:37

Bankaltimtara, Komitmen Melayani Siapkan Obligasi

BALIKPAPAN  - Demi mewujudkan visi misi membangun negeri, BPD Kaltim tak hanya berkomitmen memberikan…

Selasa, 21 November 2017 08:34

50 Tahun Indosat Ooredoo Melayani Indonesia

BALIKPAPAN   -  Senin (20/11) Indosat Ooredoo merayakan HUT ke- 50 tahun. Sebuah perjalanan…

Selasa, 21 November 2017 08:29

Panen Raya Bawang Merah, Produksi Capai 10 Ton

PENAJAM  -  Pengembangan klaster bawang merah oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI),…

Senin, 20 November 2017 08:53

Waspadai Kenaikan Harga Pangan

BALIKPAPAN  -  Harga bahan makanan diperkirakan mempengaruhi inflasi edisi akhir tahun seiring…

Senin, 20 November 2017 08:51

Dapatkan Pohon dan Pernak-Pernik Natal

MENJELANG akhir tahun, khususnya menyambut Hari Natal bagi umat Kristiani yang akan merayakannya pada…

Senin, 20 November 2017 08:50

Rencanakan Perjalanan Bersama Dharma Lautan

BALIKPAPAN  -  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1 Desember mendatang, salah satu momentum…

Sabtu, 18 November 2017 08:21

Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

BALIKPAPAN  -  Melalui akun media sosial diketahui, Kamis malam lalu, Menteri Perdagangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:20

Aneka Jajanan Tradisional Mulai Rp 1.000

JAJANAN pasar merupakan penganan yang biasa dibeli dari pasar tradisional. Jenisnya pun beragam, mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .