MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Selasa, 12 September 2017 08:47
Mulai November, Pertamina RU V Terapkan Teknologi Advance

Control System yang Ramah Lingkungan

KILANG : berbasis ramah lingkungan, Pertamina RU V akan menerapkan Teknologi Advance dan dijadwalkan mulai beroperasi penuh di Kilang Balikpapan mulai November mendatang

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) V Balikpapan akan menerapkan teknologi Advance Control System dalam pengoperasian kilang. Teknologi Advance Control System berbentuk perangkat software dan hardware yang nantinya diintegrasikan ke sistem yang ada di kilang saat ini. November mendatang, Teknologi Advance Control System dijadwalkan mulai beroperasi penuh di Kilang Balikpapan. Diharapkan dengan adanya penerapan teknologi ini membantu sistem pengendalian proses kilang minyak menjadi lebih akurat dan efisien.

Teknologi ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM). Kerjasama yang sudah berjalan selama 3,5 tahun terakhir ini diminati oleh banyak perusahaan swasta dan BUMN karena memberikan insentif pendanaan berupa grant (hibah), adanya transfer teknologi, dan disertai pengembangan kapasitas untuk penurunan emisi. Kerja sama di kilang Balikpapan adalah salah satu dari 28 proyek di Indonesia.

Penerapan teknologi Advance Process Control dapat menghemat energi dengan penggunaan peralatan control canggih yang digunakan untuk mengontrol pemakaian energi pada kilang yang sudah berjalan (eksisting).

Partisipan proyek JCM harus minimal terdiri dari dua pihak, yaitu perusahaan Indonesia dan perusahaan Jepang, yang harus melakukan implementasi kegiatan penurunan emisi.

General Manager PT Yokogawa Indonesia Nanang Dwi Suprapto mengatakan, teknologi Advance Control System (APC) yang dikembangkan oleh Yokogawa Electric Corporation Japan, yang akan diimplementasikan di Kilang Pertamina RU V Balikpapan, diharapkan mampu memberikan jawaban atas kebutuhan sistem pengendalian proses kilang minyak yang lebih akurat sekaligus menjadikan Kilang yang lebih ramah lingkungan.

 

"Penggunaan Advance Control System dalam proyek “Penghematan Energi dengan Optimasi Operasi pada Kilang Minyak Eksisting” diharapkan mampu menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) setara 3400 ton CO2 per tahun," serunya.

Sementara itu, Group Leader Process Control Pertamina RU V Yesay Setiawan menjelaskan, bagi Pertamina, teknologi yang akan diimplementasikan ini akan menjadi suatu kemutlakan di masa depan. 

"Pertamina harus mampu membuktikan dirinya sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, selain memang secara ekonomis implementasi teknologi ini juga akan mampu menurunkan biaya operasi per bulan," pukaunya.

JOINT CREDITING MECHANISM (JCM)

Joint Crediting Mechanism (JCM) atau Mekanisme Kredit Bersama antara Indonesia dan Jepang merupakan skema kerja sama yang mendorong organisasi-organisasi swasta Jepang untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam berinvestasi dalam kegiatan pembangunan karbon di Indonesia. Kerja sama yang sudah berumur 3,5 tahun ini bertujuan untuk membantu kegiatan implementasi pengurangan emisi di Indonesia dan global. Skema JCM yang digagas Jepang sudah diterapkan di 17 negara lainnya yang tersebar di benua Asia, Amerika dan Afrika.

Indonesia merupakan salah satu negara pioneer penerapan skema JCM di dunia. Jepang memberikan bantuan teknologi, investasi, subsidi dan pembangunan kapasitas kepada Indonesia melalui JCM. Partisipan proyek JCM harus minimal terdiri dari dua pihak, yaitu perusahaan Indonesia dan perusahaan Jepang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai implementasi kegiatan penurunan emisi. Kegiatan penurunan emisi di proyek JCM ini kemudian harus divalidasi dan diversifikasi oleh pihak ketiga dengan standar ISO 14065. Dalam pelaksanaannya terdapat 7 kementerian yang berperan sebagai pemangku kepentingan JCM yaitu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Luar Negeri.

Melalui kerjasama ini, Pertamina khususnya RU V Balikpapan mendapat keuntungan efisiensi biaya dan energi dalam menerapkan dan mentransfer teknologi dari Jepang tersebut. Sementara Pemerintah Jepang mendapat keuntungan memenuhi tanggung jawab dalam pengurangan emisi.

Dengan demikian, Pertamina RU V memiliki kewajiban menerapkan teknologi Advance Control System dalam pengoperasian kilang dan untuk Pemerintah Jepang memiliki kewajiban untuk membantu pengaplikasian Advance Control System berjalan dengan lancar. (dra)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 08:12

Musim Haji, Pecahan 1 Riyal Digemari

BALIKPAPAN  -  Dalam sepekan terakhir, transaksi penukaran rupiah terhadap riyal meningkat…

Kamis, 19 Juli 2018 08:10

Pesta Apel di Robinson Supermarket

ROBINSON  supermarket Rapak Plaza menggelar pesta apel kepada para pengunjung dengan memberikan…

Kamis, 19 Juli 2018 08:09

Pembayaran Pajak Naik 12 Persen

KPFM BALIKPAPAN  -   Sebanyak 70 sampai 80 persen APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara)…

Kamis, 19 Juli 2018 08:07

Pacu Pertumbuhan Ekonomi lewat Skala Prioritas

BALIKPAPAN  -  Demi perubahan ekonomi dan dampaknya dapat dirasakan masyarakat secara langsung,…

Kamis, 19 Juli 2018 08:06

Gemar Mengendarai Motor Sport?

SEPERTI yang kita ketahui motor sport belakangan ini dimininati di berbagai kalangan, mulai dari anak…

Kamis, 19 Juli 2018 08:05

Harga Jeruk Relatif Stabil

BALIKPAPAN   –  Dengan kondisi perekonomian saat ini dan curah hujan yang tak menentu…

Kamis, 19 Juli 2018 08:04

2.070 KL Avtur Disiapkan untuk Penerbangan Haji

BALIKPAPAN  -  PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan menyiapkan…

Rabu, 18 Juli 2018 07:58

Harga Oleh Oleh Haji Alami Kenaikan

BALIKPAPAN   -  Setelah Ramadan dan Lebaran, Iduladha menjadi momentum yang dapat mengerek…

Rabu, 18 Juli 2018 07:56

Utang Pemerintah Naik 14 Persen

JAKARTA   -  Kementerian Keuangan merilis realisasi Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara…

Selasa, 17 Juli 2018 08:23

Garuda Layani Penerbangan 107 Ribu Calon Haji

JAKARTA   -   Maskapai Garuda Indonesia mulai melayani penerbangan haji mulai Selasa (17/7).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .