MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Rabu, 13 September 2017 08:35
Ekonomi Lesu, Penjualan Mobil Belum Melaju

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Perekonomian yang tak pasti, membuat sejumlah bisnis ikut sepi. Termasuk pasar otomotif. PT Astra International Tbk-Daihatsu misalnya, hingga Juli perolehan market share penjualan di Balikpapan hanya meraup 24,67 persen.

Jumlah itu lebih rendah dari capaian tahun lalu sebesar 26,67 persen. Atas penurunan itu, pihaknya kehilangan sebagian pasar kendaraan pikup. "Market share pikup memang turun, dari 70,14 persen kini hanya 68,80 persen.

Tapi pikup Daihatsu tetap mendominasi di kelasnya," seru Kepala Cabang PT Astra International Tbk-Daihatsu Junaidy Jirajaya dijumpai di kantornya, Jalan Jendral Sudirman, Selasa (12/9). Disebutkan, melambatnya sektor properti pemicu utama melorotnya penjualan pikup. Karena properti mendominasi permintaan. "Biasanya pikup digunakan untuk angkutan bahan material pembangunan perumahan. Karena properti juga melambat maka permintaan pikup ikut berkurang," serunya.

Walhasil atas penurunan tersebut, volume penjualan pikup kini sejajar dengan kendaraan Daihatsu lainnya. Seperti Ayla dan pendatang baru, Sigra. Padahal sebelumnya, pikup menjadi tulang punggung.

Kondisi itu membuatnya tak muluk. Ia memperkirakan, tahun 2017 ditutup dengan pencapaian 80 persen dari target penjualan 1.200 unit. Perolehan serupa juga dibukukan tahun lalu, hanya menyentuh 86 persen dari target tahunan.

Untuk menggairahkan pasar, produk baru dijadikan alat dongrak yang siap meluncur paling cepat Oktober mendatang. Lagi-lagi, ia tidak mematok target berlebihan. "Kalau kondisi ekonomi dalam keadaan normal, produk baru mampu mendongkrak 30 persen penjualan tapi dengan kondisi perekonomian seperti sekarang, berkontribusi 15 persen saja terhadap penjualan, itu sudah bagus," jabarnya kemudian.

Agar target tahunan tercapai, sederet program digelontorkan. Di antaranya pemberian diskon ganda ditambah uang muka (Down Payment/DP) ringan hanya 15 persen dan yang akan datang, diskon khusus untuk PNS atau guru. (dra)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:15

Modal di Atas HET, Sosialisasi Nihil

BALIKPAPAN  -  Sejumlah toko mengakui belum menerapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk…

Jumat, 22 September 2017 08:12

Gratis untuk Nelayan

JAKARTA  -  Pemerintah melalui Ditjen Migas Kementerian ESDM terus berupaya melakukan diversifikasi…

Jumat, 22 September 2017 08:09

Teknologi FO Menjangkau Sempurna

BALIKPAPAN  -  Setelah jaringan kabal serat, fiber optic (FO) menjangkau secara sempurna di…

Kamis, 21 September 2017 01:01

Bersekongkol, KPPU Sanksi Dua Perusahaan Konstruksi

BALIKPAPAN  –  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutus bersalah tiga terlapor…

Kamis, 21 September 2017 00:59

Di Balik Kehati-hatian Perbankan

BALIKPAPAN   -  Kendati harga komoditas batu bara perlahan menanjak, Tim Pakar Rembuk Nasional…

Rabu, 20 September 2017 09:08

Gaet Banyak Investor Lokomotif Berikutnya

BALIKPAPAN  -  Di tengah perekonomian yang lesu darah, proyek pembangunan jalan bebas hambatan…

Rabu, 20 September 2017 09:05

Mengintip Penerapan di Pasar Tradisional

BALIKPAPAN  -  Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah mengatur Harga Eceran Tertinggi…

Rabu, 20 September 2017 09:02

Ditarget Tuntas Akhir 2018

BALIKPAPAN  -  PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) terus melakukan pengembangan di proyek Borneo…

Selasa, 19 September 2017 08:28

Ada Sanksi, KPPU Dorong Sosialisasi

BALIKPAPAN  -  Penerapan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas utama yakni beras diyakini…

Selasa, 19 September 2017 08:25

Rp1 Juta, Menginap Satu Malam Dapat Dua Tiket

BALIKPAPAN  -   Memudahkan penonton luar daerah menyaksikan laga segitiga legenda sepakbola…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .