MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 13 September 2017 09:28
Tim Patroli Karhutla Temukan Lahan Terbakar

PROKAL.CO, TANA PASER  -  Memasuki musim kering, Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar menginstruksikan jajaran polsek untuk meningkatkan patroli dan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh jajaran Polsek Batu Engau. Di mana ketika melakukan patroli, tim patroli terpadu menemukan lahan terbakar di perbatasan Desa Tampakan dengan Desa Kerang Dayo, Senin (11/9) lalu.

Lahan milik masyarakat yang terbakar diduga sengaja dibakar untuk membuka lahan untuk berkebun. Tim patroli gabungan (polsek, koramil, dan Manggala Agni) memberikan penyuluhan dan pemahaman bahaya membakar lahan.

Dudy Iskandar didampingi Kapolsek Batu Engau, Iptu Yulianto Eka Wibawa mengatakan, kejadian yang terjadi di Batu Engau adalah contoh yang salah. Meski yang dibakar lahan milik pribadi, tapi tetap saja ada potensi api untuk menyeberang ke lahan yang berada di sekitarnya.

“Tim menemukan areal seluas seperempat hektare terbakar. Dari analisis dan informasi yang didapat di lapangan, diperkirakan lahan tersebut terbakar pada hari Minggu (10/9) sekira pukul 16.00 Wita. Karena pada saat tim tiba di lokasi, hanya tinggal sisa-sisa pembakaran,” ujar Dudy.

Ditegaskan Dudy, kampanye atau sosialisasi untuk tidak membakar lahan terus digalakkan melalui polsek-polsek yang wilayahnya terdapat perusahaan kebun yang beroperasi dan memiliki areal yang rawan kejadian karhutla. Penekanan dari sosialisasi yang tengah digalakkan adalah pentingnya menjaga kelestarian hutan dari bahaya kebakaran, mengingat wilayah Kabupaten Paser masih dikelilingi hutan.

Terkait lahan yang ditemukan terbakar, pihaknya memadamkan sisa-sisa api dengan peralatan seadanya, karena memang lahan yang terbakar belum diketahui siapa pemiliknya. Selain itu, lokasi di jurang dan sekeliling hutan, akses jalan menuju lokasi juga hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

“Sesuai instruksi Kapolres, kami (polsek) menyosialisasikan regulasi terkait pelarangan pembakaran hutan dan lahan, seperti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” timpal Kapolsek Yulianto. (ian/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .