MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Rabu, 20 September 2017 09:08
Gaet Banyak Investor Lokomotif Berikutnya

Proyek Tol Sukses Gairahkan Ekonomi Daerah

PENGGERAK EKONOMI DAERAH: proyek jangka panjang, pembangunan tol Balikpapan-Samarinda yang tengah dikebut dinilai berkontribusi positif terhadap pertumbuhan daerah periode triwulan II tahun 2017

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Di tengah perekonomian yang lesu darah, proyek pembangunan jalan bebas hambatan tol Balikpapan-Samarinda dinilai mampu menggairahkan perekonomian Kaltim. Kendati, infrastruktur tersebut bersifat jangka panjang. Pengerjaannya pun saat ini sedang dikebut. Itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Kaltim kuartal II tahun 2017 yang mencapai 3,6 persen, 0,6 persen di antaranya ditopang konstruksi.

"Dari situ terlihat ada upaya, pemerintah tidak tinggal diam (dengan kondisi perekonomian seperti sekarang). Hanya saja, untuk mewujudkannya ada beberapa hambatan," kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltim Harry Aginta usai menggelar forum diskusi Rembuk Nasional 2017 Bidang Ekonomi, Industri, dan Perdagangan melibatkan pelaku usaha, akademisi, perwakilan pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya di KPw BI Balikpapan, Selasa (19/9).

Pembenahan investasi di Kaltim melalui kemudahan layanan investasi kontruksi turut mendorong pertumbuhan investasi pembangunan periode yang sama. Salah satunya Balikpapan yang telah berhasil mengantongi fasilitas KLIK dari pemerintah pusat untuk Kawasan Industri Kariangau.

Namun menurut Ketua Tim Pakar Bidang Rembuk Ekonomi Destry Damayanti, menarik lebih banyak investor upaya lain yang tidak kalah penting dalam menciptakan lokomotif ekonomi daerah mengingat dana pemerintah pusat ataupun daerah sama-sama terbatas, dan tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pendanaan pembangunan infrastruktur.

Apalagi, kehadiran tiap investor melahirkan bisnis turunan yang menguntungkan bagi daerah. Tentu saja harus ditunjang dengan ketersediaan infrastruktur pendukung.

Sayangnya, iklim investasi di Kaltim belum ramah karena hingga saat ini banyak aspek pendukung belum memadai.

Padahal, untuk merealisasikan diversifikasi industri, Kaltim memerlukan investor dan infrastruktur pendukungnya, termasuk juga kemudahan-kemudahan investasi dari sisi perizinan ataupun legalitas lahan.

"Cukup banyak keluhan yang disampaikan peserta diskusi, seperti persoalan listrik belum lancar, biaya logistik masih mahal, perizinan masih dianggap berbelit-belit. Melalui forum ini, permasalahan tersebut akan dibawa ke tingkat nasional untuk selanjutnya menjadi menyusun rumusan untuk dilaporkan dalam Rembuk Nasional 2017 Oktober mendatang," ujarnya.

Disebutkan saat ini, ada beberapa investor yang menunjukkan minat untuk menanamkan modal di Kaltim. Namun para investor meminta insentif dan tentu membutuhkan infrastruktur pendukung.

Menurut Destry, investor akan masuk jika ada peluang. Kaltim, lanjut dia, masih memiliki potensi investasi yang tinggi. Sayangnya masih terhambat sejumlah kendala.

"Tidak mungkin investor masuk dalam keadaan tidak ada apa-apa, konektivitas harus jelas, energi harus ada. Jangan sampai peluangnya malah diambil negara lain. Vietnam contohnya, pemerintahnya memperlakukan investor seperti raja," bebernya. (dra)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 08:12

Proyeksi Kebutuhan Uang Kartal Rp 950 Miliar

BALIKPAPAN  -  Didorong momentum perayaan Natal dan Tahun Baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

Liburan Akhir Tahun Lebih Hemat

JELANG  penghujung tahun 2017, ajakan liburan terus berdatangan. Promosi berbagai destinasi wisata…

Sabtu, 16 Desember 2017 08:10

2018, BPS Mulai Data Transaksi Toko Online

JAKARTA  -  Mulai awal tahun 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mendata transaksi toko…

Jumat, 15 Desember 2017 08:17

Kepastian Diserap Pasar, PR Berikutnya

BALIKPAPAN  - Tak mau kalah dengan petani kawasan Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (14/12), kelompok…

Jumat, 15 Desember 2017 08:08

Pelni Layani Rute Ekstra ke Bitung

BALIKPAPAN  -  Guna mengakomodir warga kawanua yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru…

Kamis, 14 Desember 2017 08:37

Pendangkalan Laut Ancam Kelancaran Distribusi

BALIKPAPAN  -  Akibat sedimentasi, kedalaman laut dermaga Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau…

Kamis, 14 Desember 2017 08:27

Pertamina Akan Luncurkan Elpiji 3 Kg Non Subsidi

JAKARTA  -  PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan Elpiji 3 kilogram (kg) non subsidi…

Kamis, 14 Desember 2017 08:19

Incar Market Share 30 Persen

BALIKPAPAN   -  Setelah 10 tahun, akhirnya Daihatsu memperkenalkan seri terbaru di kelas…

Rabu, 13 Desember 2017 08:39

Ekspansi ke Balikpapan Demi Kemudahan Konsumen

BALIKPAPAN  -  Tampil cantik tidak harus menguras isi kantong. Karena produk kosmetik Flormar,…

Selasa, 12 Desember 2017 08:38

Penerimaan Tera Ulang Capai Rp 115 Juta

BALIKPAPAN  -  Hingga Senin (11/12) penerimaan dari kegiatan tertib ukur melalui tera ulang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .