MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 21 September 2017 01:12
Film G 30 S/PKI Diputar Utuh, Tak Ada Sensor
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Rencananya, film G 30 S/PKI akan diputar secara utuh pada tanggal 30 September nanti di Lapangan Merdeka. Film ini rencananya akan diputar tanpa sensor. Hal ini dimaksudkan agar mengajarkan kepada anak bangsa bahwa kejadian tersebut memang benar-benar terjadi di masa lalu.

 Dandim 0905/Bpp Letkol Inf Hendri Wijaya mengatakan, pihaknya akan menggelar film tersebut tanpa editing alias utuh dengan durasi 3,5 jam. Film yang menampilkan adegan pembunuhan dan pemberontakan tersebut tetap akan diputar tanpa adanya sensor. Sebab, film ini nantinya dirasa akan menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa, sekaligus mengingatkan kepada generasi penerus betapa berbahayanya kelompok komunis ini.

 “Rencana film itu utuh, tiga jam setengah. Film itu fiksi. Kondisi tidak seperti itu detailnya, tapi yang perlu kami sampaikan adalah kejadian itu memang hal-hal yang perlu kita waspadai saat ini, terutama pemberontakan dari partai komunis. Tapi kalau ada kurang sedikit, itu masalah fiksi saja,” katanya, kemarin (20/9).

 Saat disinggung mengenai kegiatan nanti yang akan ditonton ribuan pasang mata dari berbagai usia dan bahkan anak di bawah umur, Hendri mengungkapkan, film tersebut masih dalam kategori wajar dan tidak menjadi masalah apabila diputar secara utuh. 

 “Sementara yang kami dapat utuh. Tapi sepanjang yang saya amati film itu masih layak untuk remaja, minimal SMP ke ataslah. Yang paling utama adalah generasi muda mewaspadai adanya komunis yang dulu pernah memberontak, berlaku keji kepada anak bangsa ini, jangan sampai terulang lagi. Sehingga sejarah ini jangan dilupakan,” terangnya.

 Terkait keinginan Presiden Joko Widodo untuk mendaur film tersebut menjadi film yang lebih modern, TNI mendukung rencana tersebut. Namun dengan catatan, tidak menghilangkan unsur sejarah maupun poin-poin dari film tersebut.

 “Ada keinginan Presiden untuk membuat versi yang terbaru, ya,kita tetap mendukung dengan tetap mengutamakan sejarah itu harus diketahui semua elemen bangsa,” ujarnya.

 Sementara itu di saat bersamaan, Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengaku mendukung kegiatan nobar film G 30 S/PKI ini. Menurutnya, kegiatan seperti sangat efektif menumbuhkan rasa nasionalisme anak bangsa serta lebih memahami bagaimana sejarah Indonesia.

 “Artinya kita dukunglah untuk mengenalkan sejarah, bukan hanya G 30 S/PKI tapi berdirinya negara kita. Ini kita harus budayakan dan kita tanamkan kepada anak-anak kita. Bagaimana dia mau cinta terhadap bangsa dan negara, sementara sejarah berdirinya negara Indonesia dia tidak ketahui,” ungkapnya.

 Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan momentum untuk memberikan pemahaman terhadap generasi muda. Sebab, masih banyak pemuda kita yang tidak begitu mengetahui arti dari sejarah pemberontakan PKI ini.

 “Ini kan momentum kepada kita untuk menanamkan mental anak kita dengan menonton G 30 S/PKI. Bahwa, permasalahan dulu jangan sampai terulang lagi. Dampak yang terjadi banyak buruknya,” tuturnya.

 Menyinggung polemik film yang saat ini ramai dibicarakan. Yakni, adanya perbedaan penafsiran ataupun adegan yang ada di film tersebut, Rahmad tak ambil pusing. Menurutnya, masyarakat harus melihat makna dari film tersebut, bukan melihat benar atau tidaknya penafsiran film itu. Sebab, tujuannya adalah untuk menanamkan kepada generasi muda, bahwa sejarah komunis di Indonesia memang sangat kejam.

 “Bagi saya, kita jangan melihat filmnya. Film itu kan boleh penafsiran. Karena itu bisa dibuat, tidak akan mungkin sempurna. Tapi, tujuan intinya adalah bagaimana film itu menanamkan kepada generasi kita bahwa ini loh yang terjadi,” tukasnya. (yad/war/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:36

Gara-Gara Utang Rp 50 Ribu, Kepala Kawan Dipentung Pakai Kayu

BALIKPAPAN  -   Hanya persoalan duit Rp 50 ribu, dua pemuda adu jotos. Duel bak gladiator…

Senin, 20 Agustus 2018 08:33

Oknum Guru SD Simpan Sabu-Sabu

TANA PASER  -  Pasangan suami istri berinisial TS dan SY dibekuk jajaran Opsnal Reskrim Polsek…

Senin, 20 Agustus 2018 08:31

Bikin Jokowi-Iriana Joget-Joget Asyik

OPENING  Ceremony Asian Games 2018 di Stadion GBK pada Sabtu (18/8) malam, berlangsung supermeriah.…

Senin, 20 Agustus 2018 08:27

Kebut-kebutan di Melawai Makan Korban

BALIKPAPAN   -  Setiap akhir pekan, kondisi kawasan Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya…

Senin, 20 Agustus 2018 08:25

Tiga Gempa Susulan Dirasakan

JAKARTA   -   Gempa susulan masih dirasakan masyarakat Lombok dan sekitarnya. Kemarin…

Senin, 20 Agustus 2018 08:23

Satu Emas dan Satu Perak pada Hari Pertama

JAKARTA   -   Tidak perlu lama, kontingen Indonesia mendulang medali emas di Asian…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:53

Rekonstruksi Tewasnya Basri Segera Digelar

BALIKPAPAN - Hingga saat ini keberadaan Ernawati alias Ria masih misterius. Pihak kepolisian masih berusaha…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:48

Pembukaan Asian Games Meriah

PEMBUKAAN Asian Games di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu, (18/8) tadi malam berlangsung begitu…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:44

Seru, Lomba 17 Agustus Gelaran Kapolda Kaltim

BALIKPAPAN - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolda Kaltim, Irjen…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:41

Febie: Rutan Kelebihan Kapasitas

BALIKPAPAN - Sempit. Itulah yang nampak dari setiap kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .