MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 21 September 2017 01:22
YA AMPUNNN...!! Buaya Empat Meter Teror Warga

Serang Nelayan, Kucing Dimakan

DIMINTA WASPADA: Aliran Sungai Sei Aji Raden di Lamaru yang menjadi habitat buaya muara.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Beberapa hari ini warga yang bermukim di sekitaran aliran Sungai Sei Aji Raden, Lamaru, Balikpapan Timur, dibuat ketar-ketir. Pasalnya, banyak warga yang melihat buaya berenang di aliran sungai.

 Wilayah Sungai Sei Aji Raden memang tidak terlalu lebar, hanya sekira 12 meter. Hanya saja, sepanjang alirannya masih ada beberapa rawa-rawa, baik itu di hulu maupun muara sungai yang menuju ke laut. Wilayah ini sangat cocok bagi habitat buaya. Kiri dan kanannya yang masih dijejali mangrove, membuat bantaran sungai ini kerap digunakan para nelayan untuk menyandarkan perahu jika lepas dari mencari ikan.

 Diceritakan Ketua RT 17 Lamaru, Mansur, buaya di sungai memang kerap muncul belakangan ini. Buaya yang diperkirakan berukuran 4 meter tersebut sempat mengancam warga yang sedang memperbaiki perahu di pinggir sungai. Beruntung, sang nelayan menghindar dari serangan.

“Saat itu warga saya mau memperbaiki kapal malam-malam, tiba-tiba dilihat di permukaan air ada seperti gelembung-gelembung air. Dikiranya itu biawak, eh, tahu-tahunya sosok buaya yang muncul dan menyerang nelayan ini,” ujar Mansur kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Lanjut Mansur, warga lainnya pun pernah melihat buaya tersebut menyerang kucing dan menariknya ke dalam sungai. Kejadian ini pun dikatakannya baru terjadi berapa hari lalu.

 “Kebanyakan warga sering lihat buaya malam hari. Tapi, kadang siang juga sering tampak buayanya,” akunya.

 Hal yang sama juga disampaikan Ketua RT 6 Lamaru, Sopian, yang wilayahnya juga berdekatan dengan aliran Sungai Sei Aji Raden. Dia mengatakan, dirinya pernah mendengar dari warga, jika ada yang melihat buaya di sungai. Bahkan, diperkirakan jumlahnya bukan hanya satu, melainkan ada empat ekor buaya.

 “Buaya-buaya ini memang kerap terlihat, diperkirakan sejenis buaya muara,” terang Sopian.

 Kembali ke Mansur, adanya buaya di sungai membuat warga sekitar semakin waspada ketika beraktivitas di sungai. Mereka khawatir buaya kembali menyerang warga.

“Bisa saja buaya yang dari muara naik ke atas (daerah hulu). Melihat pasokan makanannya di muara berkurang, jadi mereka bergerak di dekat permukiman warga untuk mencari makan,” aku Mansur.

 Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, dirinya pun sudah bermusyawarah dengan warga, secara swadaya membeli sejenis alat tangkap rengge atau perangkap dari kawat besi untuk menangkap buaya di sungai.

 “Memang untuk pembelian alat sudah kami bicarakan dengan warga dan segera akan ditindaklanjuti,” akunya.

 Meski demikian, dirinya pun kembali mengingatkan kepada warga untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas di sungai. Usahakan jangan sendiri saat melaut, minimal ditemani oleh dua orang.

 “Jangan sampai kejadian yang baru-baru saja terjadi di Handil, Kutai Kertanegara, menimpa warga saya. Untuk itu selalu tingkatkan kewaspadaan selama berada di dekat sungai,” pungkas Mansur. (dan/war/k1)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 08:32

Ketua DPRD Jambi Tuding F-PDIP

JAKARTA  -  Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston menuding Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan…

Jumat, 21 September 2018 08:30

SEREMMM..!! Warga Gunung Empat Diteror Kuyang

BALIKPAPAN  -   Sudah lima malam warga kawasan Gunung Empat, Kelurahan Margo Mulyo, Balikpapan…

Jumat, 21 September 2018 08:28

Kuyang Tergolong Ilmu Hitam, Sedot Darah Bayi

KEBERADAAN sosok kuyang di wilayah Gunung Empat, Balikpapan Barat, yang menjadi viral di media sosial…

Jumat, 21 September 2018 08:27

Teller Penilep Uang Nasabah BRI Dicokok

KASNA  Gustianah (26) masih tergolong teller junior di tempat kerjanya, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

Jumat, 21 September 2018 08:25

Blangko SIM Sudah Tersedia

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kalimantan Timur, khususnya warga Balikpapan, tak perlu lagi resah…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Hukuman yang Pantas bagi Predator Anak

Setuju Ngga Nih..?? “Burung” Pandu "Si Penyodomi Bocah" Layak Dikebiri

BALIKPAPAN  -   Rencana banding atas putusan hakim yang memvonis Pandu Dharma Wicaksono kurungan…

Jumat, 21 September 2018 08:21

Asyik Main Bola, Gundul Diciduk Polisi

BALIKPAPAN  -  Unit Opsnal Polsek Balikpapan Barat melakukan penangkapan terhadap Bahar alias…

Kamis, 20 September 2018 08:17

Divonis 12 Tahun Penjara, Terdakwa Pelaku Sodomi Ini Banding

BALIKPAPAN  -   Tokoh pemuda yang namanya sempat harum sampai tingkat nasional, Pandu…

Kamis, 20 September 2018 08:14

La Yappe Bisa Dijerat Pembunuhan Berencana

BALIKPAPAN  -  Penyidik akhirnya melakukan prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .