MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 22 September 2017 08:25
Bos PT JMBI Ditetapkan Tersangka

Kasus Tisa Travel Dipastikan Berlanjut

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Proses hukum terhadap Timur Sarana (Tisa) Tour and Travel di Kaltim menemui titik terang. Diketahui, Tisa Travel gagal memberangkatkan calon jamaah umrah periode Desember 2015 hingga April 2016. Padahal, calon jamaah sudah melunasi pembayaran. Termasuk merampungkan kegiatan manasik umrah di Asrama Haji Batakan, Balikpapan.

Peristiwa gagal berangkat ala Tisa Travel ini mengakibatkan ribuan orang calon jamaah ibadah umrah gigit jari. Khusus di Balikpapan, korbannya mencapai 1.300 orang dengan nilai kerugian puluhan miliar rupiah. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim Kombes Pol Hilman didampingi Wakil Direktur Reskrimum AKBP Budi Santoso menuturkan, penyidik telah menetapkan tersangka.

Tersangka bernama Nur Hasanah. Bos PT Jaya Mandiri Bersama Indonesia (JMBI). Dari penyelidikan polisi, PT JMBI diketahui berinduk pada Tisa Tour and Travel. Subdit Kejahatan Kekerasan Ditreskrimum Polda Kaltim telah menerima 11 laporan dari kasus Tisa sepanjang 2015 hingga Desember 2016. Masing-masing laporan mewakili ratusan korban yang mencapai total 500 orang.

Hilman mengungkapkan, dugaan penipuan dengan modus pemberangkatan umrah murah itu dilakukan Nur—sapaan Nur Hasanah di Tangerang, Banten. Bahkan, perempuan 53 tahun itu lebih dulu ditangkap polisi dari Polda Banten. ”Dia (Nur) divonis 4 tahun oleh pengadilan.

Saat ini masih menjalani tahanan,” terangnya. Karena sedang menjalani proses hukum di Rutan Klas I Tangerang, penyidik Subdit Jatanras Polda Kaltim Ipda Rustam bertolak ke sana untuk memeriksa Nur.

”Penahanannya di Kaltim setelah selesai di Banten. Nanti kami jemput,” imbuhnya. Hilman berharap, korban Tisa yang belum melapor bisa datang ke Polda Kaltim.

Dia menuturkan, Nur terlibat karena setelah ditelusuri, dana milik calon jamaah umrah disetor ke Tisa. PT JMBI disebut-sebut sebagai perantara. Di Balikpapan, sebutnya, Nur membuka agen perjalanan sekaligus tempat tinggal di kawasan Perumnas Batu Ampar, Balikpapan Utara. Saat ini, rumah dan kantornya sudah diisi penyewa lain.

“Data yang kami dapat, Nur juga dilaporkan korban Tisa di kota asalnya di Banyuwangi,” ungkap Hilman. Kanit I Subdit Jatanras Polda Kaltim Kompol Wiyanto menambahkan, modus yang dilakukan PT JMBI, menawarkan umrah dengan biaya cukup murah. Yakni, antara Rp 10–15 juta per orang.

Padahal, untuk biaya umrah normal Rp 20–25 juta. Dengan waktu dua tahun setelah mendaftar dan lunas, calon jamaah bisa diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun, pada akhir 2015, pemberangkatan umrah dari PT JMBI tersendat. “Akhirnya, jamaah gagal berangkat. Tapi, ada yang sempat diberangkatkan,” jelas Wiyanto.

Nurjanah pun sudah menjalankan bisnis umrah di Balikpapan sejak 2012. Para korban penipuan mayoritas yang mendaftar pada 2014 untuk diberangkatkan pada 2015–2016. Sedangkan dari 2012–2014 berhasil diberangkatkan. (aim/riz/k18/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:32

Buruh Sawit Edarkan Sabu

SANGATTA  –  Anggota opsnal Polsek Rantau Pulung mengamankan tiga orang yang diduga…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:30

Tukang Cukur Cabuli Pelajar

GOWA  -   Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Seorang oknum tukang…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:29

500 Lembar Uang Palsu Beredar

BALIKPAPAN  -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Balikpapan mencatat, jumlah peredaran…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:28

Rumah Terbakar, Satu Penghuni Tewas

SURABAYA  –  Nasib nahas dialami Matali, 87, warga Jalan Petemon Kuburan Nomor 40 RT…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:26

Polisi Akan Libas Seluruh Pemicu Kriminalitas

NUNUKAN  –  Sepertinya polisi tidak main-main dalam pemberantasan minuman keras (miras),…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:25

Hakim Terlibat Narkoba Bakal Dipecat

SAMPIT  –  Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Satreskoba Polres Kotim mendadak menggelar…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:32

Jual Miras, PKL Digelandang ke Polres

NUNUKAN  –  Minuman keras (miras) yang masih dijual bebas masih menjadi perhatian khusus…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:31

Bawa Sabu 4,5 Kg, Dihukum 17 Tahun Penjara

PALU   - Tuntutan hingga putusan pidana yang diganjarkan kepada terdakwa Syamsul Rizal alias Ijal…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30

Tewas Ditikam Usai Pesta Miras

MAROS  -  Sebuah pesta miras berujung maut terjadi di di Dusun Panagi, Desa Cenrana, Kecamatan…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30

Sesal JM, Diciduk, Istri Menanti Persalinan

SANGATTA  –  Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika jenis sabu untuk memperkuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .