MANAGED BY:
SELASA
24 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Sabtu, 23 September 2017 07:42
BI Lanjutkan Relaksasi Moneter

Dorong Pertumbuhan Lewat Kredit dan Konsumsi

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan. Rapat Dewan Gubernur BI kemarin (22/9) memutuskan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) turun 25 basis points (bps) ke level 4,25 persen.

Suku bunga deposit facility dan lending facility juga turun masing-masing 25 bps. Dengan demikian, suku bunga deposit facility menjadi 3,5 persen dan lending facility menjadi 5 persen. Penurunan suku bunga acuan tersebut mempertimbangkan prospek ekonomi global yang diperkirakan akan membaik, terutama di AS dan Eropa.

Di sisi lain, BI mempertimbangkan sikap Bank Sentral AS (The Federal Reserve System) yang dinilai dovish karena pasar memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed akan terjadi pada akhir tahun. Kesempatan tersebut digunakan BI untuk segera menurunkan suku bunga BI-7DRRR. ”Kami melihat kemungkinan realisasi untuk itu (kenaikan suku bunga The Fed pada akhir 2017, Red) semakin besar,” ujar Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo di kantornya kemarin.

Dari dalam negeri, inflasi juga diperkirakan terkendali. Suku bunga kredit sepanjang tahun berjalan telah turun 115 bps. Meski demikian, pertumbuhan kredit masih berada di level 8,2 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit tahun ini 8–10 persen. ”Masih ada ruang untuk pelonggaran bunga kredit. Dengan turunnya suku bunga, kami harapkan pertumbuhan kredit (perbankan) dapat lebih baik,” ujar Dody.

Sementara itu, pengamat ekonomi INDEF Bhima Yudhistira menilai, penurunan suku bunga acuan dilakukan bank sentral untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan. Jika kredit tumbuh lebih dari 9,5 persen, sektor yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi seperti konstruksi, properti, perdagangan, dan manufaktur akan tumbuh lebih cepat.

Namun, Bhima menekankan bahwa yang menjadi persoalan adalah transmisi penurunan suku bunga kredit bisa lebih dari enam bulan. ”Artinya, kebijakan pelonggaran moneter BI baru dirasakan awal 2018,” katanya.

Selain itu, lanjut Bhima, ada permasalahan struktural yang dihadapi bank dalam menurunkan bunga kredit. Salah satunya margin bunga bersih (nett interest margin/NIM) perbankan masih cukup gemuk. Rata-rata lebih dari 5,3 persen. ”Dari sisi permintaan, risiko dunia usaha cukup besar. Rasio kredit bermasalah bank umum masih di atas 3 persen. Bank juga lebih menahan diri untuk ekspansi kredit tahun ini,” jelasnya.

Analis senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, keputusan BI untuk menurunkan suku bunga acuan mampu menjadi katalis bagi pasar ekuitas. Di sisi lain, pergerakan pasar valas, terutama nilai tukar rupiah, belum tentu akan ikut menguat.

Reza memprediksi, penurunan suku bunga acuan dilakukan untuk mengakomodasi kondisi makroekonomi saat ini. ”Saat ini memang dibutuhkan stimulus moneter untuk dapat menjaga pertumbuhan, terutama tingkat konsumsi masyarakat,” paparnya. (rin/ken/c21/noe/jpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 08:23

BRI Serahkan Satu Unit Ambulance ke Uniba

BALIKPAPAN    -   PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyerahkan bantuan 1 unit…

Senin, 23 Juli 2018 08:21

Jumlah Penduduk Miskin Turun 1,8 juta Jiwa

KEDIRI   -   Jumlah penduduk miskin di Indonesia turun 1,8 juta jiwa dalam kurun…

Senin, 23 Juli 2018 08:18

Harga Sembako di Pasar Tradisional Relatif Normal

BALIKPAPAN  -  Harga sembako di pasar tradisional relatif normal. Namn ada beberapa yang mengalami…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:59

Selama Sembilan Hari, Lion Tambah Penerbangan ke Tarakan

BALIKPAPAN  -   Menyusul digelarnya Indonesia City Expo 2018 dan Rapat Kerja Nasional Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:58

Kenaikan Harga Empat Komoditas Awet

BALIKPAPAN   -   Setelah sempat mendekati harga normal, Jumat (20/7), harga tomat…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:57

Penjualan Aset Tak Selesaikan Masalah Keuangan Pertamina

JAKARTA  - Seribuan pekerja PT Pertamina (Persero) yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:56

Musim Haji, Operator Seluler Beri Kemudahan

BALIKPAPAN  -   Seperti tahun-tahun sebelumnya, sejumlah operator berlomba menawarkan…

Jumat, 20 Juli 2018 08:12

Katrol Kinerja, Pertamina Siap Lepas Aset Strategis

JAKARTA  –  PT Pertamina (Persero) berencana melepas beberapa aset guna meningkatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 08:11

Tahun Depan Tambah 10 Ribu Sambungan

BALIKPAPAN  -  Penetrasi jaringan gas untuk rumah tangga kian meluas. Setelah menjangkau 3.849…

Jumat, 20 Juli 2018 08:10

Ikan Asin Mengalami Kenaikan Harga

BALIKPAPAN  –  Kenaikan harga bahan bakar belakangan ini berdampak pada kenaikan komuditi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .