MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

BISNIS

Sabtu, 23 September 2017 07:42
BI Lanjutkan Relaksasi Moneter

Dorong Pertumbuhan Lewat Kredit dan Konsumsi

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan. Rapat Dewan Gubernur BI kemarin (22/9) memutuskan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) turun 25 basis points (bps) ke level 4,25 persen.

Suku bunga deposit facility dan lending facility juga turun masing-masing 25 bps. Dengan demikian, suku bunga deposit facility menjadi 3,5 persen dan lending facility menjadi 5 persen. Penurunan suku bunga acuan tersebut mempertimbangkan prospek ekonomi global yang diperkirakan akan membaik, terutama di AS dan Eropa.

Di sisi lain, BI mempertimbangkan sikap Bank Sentral AS (The Federal Reserve System) yang dinilai dovish karena pasar memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed akan terjadi pada akhir tahun. Kesempatan tersebut digunakan BI untuk segera menurunkan suku bunga BI-7DRRR. ”Kami melihat kemungkinan realisasi untuk itu (kenaikan suku bunga The Fed pada akhir 2017, Red) semakin besar,” ujar Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo di kantornya kemarin.

Dari dalam negeri, inflasi juga diperkirakan terkendali. Suku bunga kredit sepanjang tahun berjalan telah turun 115 bps. Meski demikian, pertumbuhan kredit masih berada di level 8,2 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit tahun ini 8–10 persen. ”Masih ada ruang untuk pelonggaran bunga kredit. Dengan turunnya suku bunga, kami harapkan pertumbuhan kredit (perbankan) dapat lebih baik,” ujar Dody.

Sementara itu, pengamat ekonomi INDEF Bhima Yudhistira menilai, penurunan suku bunga acuan dilakukan bank sentral untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan. Jika kredit tumbuh lebih dari 9,5 persen, sektor yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi seperti konstruksi, properti, perdagangan, dan manufaktur akan tumbuh lebih cepat.

Namun, Bhima menekankan bahwa yang menjadi persoalan adalah transmisi penurunan suku bunga kredit bisa lebih dari enam bulan. ”Artinya, kebijakan pelonggaran moneter BI baru dirasakan awal 2018,” katanya.

Selain itu, lanjut Bhima, ada permasalahan struktural yang dihadapi bank dalam menurunkan bunga kredit. Salah satunya margin bunga bersih (nett interest margin/NIM) perbankan masih cukup gemuk. Rata-rata lebih dari 5,3 persen. ”Dari sisi permintaan, risiko dunia usaha cukup besar. Rasio kredit bermasalah bank umum masih di atas 3 persen. Bank juga lebih menahan diri untuk ekspansi kredit tahun ini,” jelasnya.

Analis senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan, keputusan BI untuk menurunkan suku bunga acuan mampu menjadi katalis bagi pasar ekuitas. Di sisi lain, pergerakan pasar valas, terutama nilai tukar rupiah, belum tentu akan ikut menguat.

Reza memprediksi, penurunan suku bunga acuan dilakukan untuk mengakomodasi kondisi makroekonomi saat ini. ”Saat ini memang dibutuhkan stimulus moneter untuk dapat menjaga pertumbuhan, terutama tingkat konsumsi masyarakat,” paparnya. (rin/ken/c21/noe/jpg/cal)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:20

Volume Kiriman Barang Menebal 15 Persen

BALIKPAPAN   -  PT Pos Indonesia (Persero) cabang Balikpapan tak kalah antusias dengan…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:16

Kapasitas Dibatasi 20 Ribu Penonton

Demi  keamanan dan kenyamanan menyusul belum tersedianya fasilitas pendukung di lantai 2 Stadion…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:15

Gubernur BI Ingatkan Masyarakat Hati-hati dengan Bitcoin

JAKARTA   -  Bitcoin atau crypto currency saat ini sedang mengalami peningkatan harga yang…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:27

Lion Air Group Pastikan Buka Rute

BALIKPAPAN  - Terkait rencana operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:24

Permudah Operasional Tambang

BALIKPAPAN   -  Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mensinergikan…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:24

Warga Balikpapan Dapat Kesempatan Langka

BALIKPAPAN  -  Sejak Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan CBR 250 RR Limited Edition beberapa…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:32

Jaga Volume Penumpang, Angkasa Pura Pacu Sinergi dengan Pemda

BALIKPAPAN   -  Rencana operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:28

Tahun Depan, Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Pemerintah  berencana menurunkan tingkat bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 7 persen di tahun…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:27

Kemenkop UKM Bubarkan 40 Ribu Koperasi Sakit

Kementerian Koperasi dan UKM memiliki tiga program yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:40

Transformasi menjadi Bankaltimtara dan Perseroan Terbatas

BALIKPAPAN  -  Sabtu (14/10) lalu BPD Kaltim yang juga dikenal dengan nama Bankaltim genap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .