MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Minggu, 24 September 2017 09:31
Mahasiswa ‘Masih” Kecewa Ombudsman

Ada Dugaan Pelanggaran Kode Etik, Laporkan ke ORI Pusat

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Mangkirnya pihak mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Balikpapan Bebas Banjir atas undangan hearing Ombudsman RI (ORI) Provinsi Kaltimra terkait ricuhnya aksi damai pertama pada Senin (11/9) silam bukannya tanpa alasan.
Terkait hal ini, Wawan Sanjaya selaku Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Uniba yang mendampingi aliansi ini menyatakan mereka kecewa atas cara kerja ORI Kaltim.

Menurutnya, kekecewaan tersebut dikarenakan undangan hearing tersebut rentang waktunya dengan kejadian kericuhan terlalu lama. Ia mengatakan, sebelumnya kepolisian dan pemkot telah lebih dahulu dipanggil, namun tidak ada pemanggilan atas pihak mahasiswa. Saat itu klarifikasi hanya dilakukan oleh pihak tesebut saja, dan tiba-tiba sudah banyak pihak yang mendengar kabarnya.

"Setelah klarifikasi dari pemkot dan kepolisian, Ketua Onbudsman Kaltim juga langsung melakukan konferensi pers yang isinya malah menudutkan mahasiswa. Kalau memang ada konferensi pers, harusnya dilakukan setelah keterangan mahasiswa didengar," ungkap dia kemarin (23/9). Sementara pemanggilan terhadap mahasiswa baru dilakukan pada Jumat (22/9) lalu.

Selain itu, pasca menerima kabar pemanggilan konformasi pihak kepolisian dan pemkot, mahasiswa sudah melayangkan somasi terhadap Ombudman. "Lantaran tidak ada tanggapan, maka pihak kami (mahasiswa) membuat aduan dugaan pelanggaran kode etik insan Ombudsman Kaltimra. Aduan ini kami layangkan pada ORI Pusat," bebernya.

Lebih lanjut, pihaknya sedang menanti proses dan hasil pemeriksaan. Menurut dia, sebelumnya pihak mahasiswa sudah melakukan upaya membangun komunikasi baik, namun tidak ada respon. Pengaduan kepada ORI Pusat atas dugaan pelanggaran ORI Kaltim adalah langkah terakhir yang diambil.

Ia melanjutkan, apabila Ombudsman ingin fokus pada pemenuhan hak masyarakat, harusnya masih ada lagi hal lain yang lebih penting dilakukan. Ia mencontohkan, baiknya ORI melakukan pemanggilan terhadap pemkot atas terjadinya banjir. "Harusnya ini bisa dilakukan oemanggilan erhadap pemkot, apakah ada yang salah dalam administrasi dan kebijakan sampai terjadi banjir," ungkap dia.

Pemanggilan berkaitan dengan kericuhan dalam aksi yang terjadi beberapa waktu lalu justru dianggap terlalu penting. "Kemana Ombudsman saat banjir, kenapa misal ada kesalahan tertentu bukan malah dilakukan pemanggilan, kan disitu ranah kerja mereka. Kok malah masuk dalam masalah aksi ricuh, kan ada pekerjaan lain yang kebih penting," ujarnya.

Sementara menurutnya, berkaitan dengan proses hukum pemukulan mahasiswa oleh oknum polisi sudah dilaporkan pada Propam Polda Kaltim. Hingga saat ini sedang dilakukan proses pemeriksaan terhadap oknum tersebut. Pihak mahasiswa mengaku menghormati proses hukum yang berlaku.

"Katanya sedang proses pemeriksaan erhadap oknum anggota Sabhara yang terlibat tindak kekerasan. Intinya kami menghormati proses hukum yang berlaku," jelas dia. Sampai kini pun, menurutnya aksi damai kedua telah berjalan sebagaimana mestinya dan hubungan antara mahasiswa dan polisi sudah berkjalan baik.

Sementara Rinto, Humas aksi damai mengatakan bahwa memang pengaduan sudah dilayangkan. Sejauh ini komunikasi dengan pihak Propam Polda Kaltim pun bisa berjalan baik dan tebuka. "Kami lihat kalau dnega. Kepolisian setelah ini tidak perlu bersikap tidak harmonis hanya saja jika ada yang perlu diperbaiki dan ditegakkan maka harus dilakukan," terang dia.

Laporan kepada Propam dianggap sah saja karena hukum di negara yang berlaku. Namun, hubungan baik mahasiswa dengan kepolisian akan tetap terjalin tanpa menghilangkan proses hukum. "Hubungan baik tidak menghilangkan proses hukum. Jika memang salah maka kebenaran harus ditegakkan," tandasnya.

Sebelumnya Ombudsman RI Provinsi Kaltimra mengundang mahasiswa untuk melaksanakan hearing terkait dugaan maladministrasi terkait penanganan pihak kepolisian terhadap mahasiswa yang sedang melaksanakan aksi damai beberapa waktu lalu.

Kendati begitu, rupanya sampai waktu yang telah ditentukan, tidak tampak satu mahasiswa pun untuk menghadiri kegiatan tersebut. Menurutnya, undangan hearing ini dilaksanakan karena ORI perlu mendengar persoalan ini dari versi mahasiswa setelah sebelumnya melakukan hal serupa pada kepolisian. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:11

TATA DRAINASE BURUK

Hujan deras yang mengguyur sebagian Kota Balikpapan kemarin (20/2), kembali menggenangi sejumlah jalan…

Rabu, 21 Februari 2018 10:09

Pos PMK Diselidiki Polisi

BALIKPAPAN  -  Polemik proyek pembangunan pos pemadam kebakaran (PMK) di Km 11, Karang Joang,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:09

Kepentingan Masyarakat Lebih Utama daripada Membangun Gedung Baru

BALIKPAPAN  -   Proyek pembangunan gedung baru DPRD setinggi lima lantai resmi dibatalkan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:05

Dua Jam, 730 Tabung Elpiji Ludes

TANA PASER  -  Operasi pasar (OP) gas elpiji yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:04

Banyak Objek Wisata, Kunjungan Perjalanan Digoyang Jalan Rusak

KURANG  afdal bila berkunjung ke objek wisata air terjun belum basah kuyup. Mandi menjadi impian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:58

PDAM Merugi, Kaji Kenaikan Tarif

PENAJAM  -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka tengah mempertimbangkan kenaikan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:57

Setahun Bagikan 300 APAR

BALIKPAPAN  -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan kian serius dalam upaya…

Selasa, 20 Februari 2018 10:50

Tembinus, Air Terjun Penggoda Hati

Semerbak bau khas dedaunan di tengah rimba belantara dan riuh simfoni air terjun menyambut langkah para…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

DKK Temukan Kasus Gizi Buruk

BALIKPAPAN  -  Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan tengah fokus memantau perkembangan kesehatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:45

BPBD Bantah Mangkrak, Dewan Panggil OPD

BALIKPAPAN  -  Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan membantah jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .