MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

OLAHRAGA

Senin, 09 Oktober 2017 08:35
Degradasi Bukan Mimpi

(3) Bhayangkara vs Persiba (2)

MAKIN BERAT: Dua gol Anmar Almubaraki ke gawang Bhayangkara FC belum cukup bagi Beruang Madu untuk menambah pundi-pundi poinnya.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Asa Persiba Balikpapan untuk bertahan di Liga 1 2017 mulai tertutup. Ketika dituntut meraih kemenangan untuk memangkas ketinggalan poin dari para pesaing, kemarin (8/10), tim berjuluk Beruang Madu ini justru meraih hasil minor yang otomatis makin mendekatkannya dengan degradasi. Menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Bryan Cesar cs menyerah 2-3.

Hasil buruk ini akibat permainan Beruang Madu yang lambat panas. Akibatnya, lawan dengan mudah unggul besar 3-0 hanya dalam kurun 30 menit. Gol pertama anak asuh Simon McMenemy dicetak oleh Paulo Sergio menit 10 memanfaatkan umpan Dendi Sulistyawan. Keduanya kembali menjadi kreator gol kedua.

Kali ini giliran Dedi yang mengoyak jala Kurniawan Kartika Ajie dengan kaki kanan, setelah meneruskan umpan Sergio. Sementara gol ketiga Bhayangkara dicetak bomber yang baru didatangkan jeda paruh musim, Ilija Spasojevic (30’). Mantan bomber Putra Samarinda (Pusam) ini menjebol gawang Ajie dengan sepakan terarah menuntaskan umpan Evan Dimas Darmono.

Setelah tertinggal tiga gol, penggawa Beruang Madu baru merespon. Mereka mulai meladeni permainan terbuka lawan dengan kecepatan para penyerang, Anmar Almubaraki, Maldini Pali, dan Sunarto. Ketiganya silih berganti mengandalkan skill masing-masing untuk mengelabui pemain bertahan lawan saat melancarkan serangan balik cepat.

Upaya ini berhasil. Menit 36 aksi solo run Anmar berbuah penalti. Sukses mengelabui pemain bertahan lawan, pria berpaspor Irak ini one on one dengan kiper, Awan Setho. Namun sebelum mengeksekusi peluang yang didapat, dia lebih dulu dijatuhkan di kotak terlarang, hingga berbuah penalti. Anmar yang mengambil sendiri tugas tersebut, sukses mengeksekusi sepakan 12 pas dengan baik.

Gol tersebut semakin melecut semangat rekan-rekannya. Jelang masuk ruang ganti, Persiba kembali menipiskan margin gol. Lagi-lagi lewat aksi individu Anmar. Kali ini, dia mengawali golnya dengan melewati tiga pemain bertahan lawan. Sebelum akhirnya melepas plessing ke pojok kiri.

Di paruh kedua, Persiba berusaha menggempur pertahanan lawan dengan berbagai cara. Salah satunya tendangan bebas Srdan Lopicic menit 66. Namun eksekusinya masih jauh dari harapan. Pergantian pemain yang dilakukan juga tdiak memberikan dampak positif. Masuknya Siswanto (63’) dan Bijahil Chalwa (80’) tidak mampu mengubah papan skor.

Dengan hasil ini, Persiba kian tertinggal dari para pesaing. Mengoleksi 20 angka, Persiba masih tertahan di peringkat 17. Terpaut lima poin dari Perseru Serui (16), sembilan poin dari Semen Padang (15) atau batas akhir zona aman, serta 12 angka dari PS TNI.

Memang, dengan enam laga sisa, Persiba masih bisa melampaui torehan ketiga tim tersebut andai memenangi semua laga. Dan pastinya tim lain selalu kalah. Tapi, tugas tersebut dipastikan tidak mudah. Di kandang, Persiba masih harus menjamu tim papan atas Bali United Pusam (16/10) dan Madura United (29/10). Di luar kandang tak kalah berat, karena harus menantang PSM Makassar (24/10) dan Persela Lamongan (5/11).

“Cuaca yang panas membuat kami lambat panas. Kami belum pernah main jam tiga sore. Itu benar-benar mempengaruhi. Di menit 30 ke atas, kami baru bsia menemukan permainan terbaik,” kata Pelatih Persiba, haryadi kemarin.

Tidak hadirnya striker, Marlon da Silva juga memberi andil hasil minor tersebut. Absennya pria asal Brasil ini membuat tim menyisakan satu pemain dengan posisi asli sebagai ujung tombak, Bijahil Chalwa. Sisanya para gelandang yang dipaksa bermain lebih ke depan. Termasuk Anmar.

“Ini memang sebuah kerugian. Makanya saya berjudi dengan memasang Anmar. Tapi Alhamdulillah, dia bisa menjalankan tugas dengan baik. Dia mampu mencetak dua gol,” tuturnya. Di enam laga sisa, dia meminta Marlon untuk fit setiap laga. “Tenaganya sangat kami butuhkan. Jadi sudah meminta dia untuk benar-benar menyembuhkan lututnya supaya bisa main sampai akhir musim,” sambungnya.

Meski tertinggal jauh dari para pesaing, Haryadi menegaskan bahwa timnya belum lempar handuk. Dia dan para pemain tetap akan berjuang maksimal sampai pertandingan terakhir. “Di laga home saya meminta para pemain untuk memenangkan setiap pertandingan apa pun kondisinya. Saya masih optimistis. Begitu juga pemain. Tidak boleh pesimistis, itu kuncinya,” tegasnya.

Gelandang bertahan Persiba Bryan Cesar menilai, permainan timnya wajib meningkat di enam laga sisa. Salah satunya mengurangi kesalahan sendiri, seperti yang tersaji di laga kemarin. “Gol-gol lawan lahir karena kesalahan kami. Ini tidak boleh lagi terjadi di laga berikutnya,” terangnya.

Sementara itu, Simon McMenemy menuturkan, pertandingan kemarin membuat dirinya frustasi. Pada rentan  25 menit awal, anak asuhnya tampil sangat baik dan berbahaya. Namun selang beberapa menit, menurun karena para pemain meremehkan lawan. “Saya tidak suka permainan seperti itu. Ini benar-benar mengagetkan dan saya tidak percaya terjadi,” ungkapnya.

Dia juga mengapresiasi permainan Persiba yang luar biasa. Mampu melakukan pressing apik dan mencuri dua gol dari timnya. “Mereka bekerja sangat keras dan baik. Tim ini sangaat bagus, saya berharap mereka bisa keluar dari zona degradasi,” tuntasnya. (ndu/kpg/san)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:14

Pemain Dituntut Improvisasi

BALIKPAPAN  –   Barito Putera bisa menjadi ancaman besar bagi upaya Persiba Balikpapan…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:11

Inginkan PSSI Ambil Jatah Di FIFA Matchday

JAKARTA   -   Rencana PSSI untuk tidak mengambil jatah FIFA matchday di November…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:10

Anggaran Langsung ke Cabor

JAKARTA   -  Tugas satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) akhirnya rampung.…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:09

Madura United Imbangi Persib

SOREANG  -  Tak ada pemenang dan juga tak ada gol ketika pertandingan Liga 1 2017 antara Persib…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:08

Faktor Keberuntungan Pengaruhi Babak 8 Besar

PEKANBARU (RP)   -  Kapten tim PSPS, Dzumafo Efandi Herman menilai peluang klub-klub…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:07

Operator Suka Format Home And Away

JAKARTA   -  Rencana PSSI untuk menggelar babak 8 besar Liga 2 di zona netral, ternyata masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:06

Selangkah Menuju “The Greatest”

TEXAS   -  Status sebagai pembalap Inggris paling sukses di dunia sudah disandang Lewis Hamilton…

Jumat, 20 Oktober 2017 07:59

Indonesia Kirim 16 Karateka ke Spanyol

JAKARTA   -  Sebanyak 16 karateka Indonesia terdiri dari 11 putra dan 5 putri akan diterjunkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 07:58

Tanpa Wakil di Tunggal Putra

JOGJAKARTA   –   Peluang tuan rumah untuk meraih gelar juara dari tunggal putra resmi…

Jumat, 20 Oktober 2017 07:57

Incar Hattrick Indonesia Open

JAKARTA   -  Pegolf  Bintang asal India Gaganjeet Bhullar  mengincar hattrick turnamen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .