MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

SPECIAL

Rabu, 11 Oktober 2017 08:06
Bagaimana Menjadi Janda Terhormat..?
ilustrasi

PROKAL.CO, HIDUP  tidak bisa ditebak. Tak ada pasangan yang benar-benar menginginkan perceraian. Tapi ketika konflik rumah tangga tak menemui titik damai, jalan perceraian terpaksa Anda tempuh. Kandasnya hubungan pernikahan bukan akhir kehidupan. Meski sempat terpuruk dengan emosi tak menentu, Anda harus bangkit dan melanjutkan hidup.

Dalam perceraian, biasanya kaum pria tidak begitu mendapat perhatian di masyarakat, berbeda dengan perempuan. Hal ini mungkin terjadi karena masyarakat terlebih yang berada di daerah-daerah, masih memiliki kultur lama yang menganggap bahwa keutuhan keluarga sebagai kesatuan terkecil sosial harus selalu dijaga.

Masyarakat lebih cenderung membebankan kegagalan berumah tangga pada perempuan. Sering kita dengar dalam istilah Jawa “wong wadon iku panggone salah lan kalah”, yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia artinya “perempuan itu tempat salah dan kalah.” Namun, sebagai individu yang bebas seharusnya perempuan-perempuan yang  akan maupun yang sudah menyandang status janda tidak terbelenggu pada stigma tersebut. Karena, setiap perempuan berhak membuat perubahan untuk kebaikan dalam hidupnya.  

Anggaplah jodoh, rejeki dan maut sudah diatur oleh Sang Pencipta, yang perlu dilakukan adalah bagaimana menyikapi yang terjadi sebaik mungkin. Fakta memperlihatkan, ketika seorang wanita mendapati dirinya tak bersuami lagi, dia tidak tahu apa yang harus diharapkan. Dunia seperti berubah dan bahkan runtuh. Apakah itu karena perceraian atau karena ditinggal mati suami, seorang wanita akan merasa bagaikan sebuah pohon yang tercabut akarnya. Perubahan internal ini sudah cukup membebani pikiran, tetapi tekanan eksternal juga semakin memperparah keadaan pikiran seorang janda. Ada yang pernah mengatakan bahwa menjadi seorang janda di masyarakat umum adalah seperti berjalan dengan satu sepatu, tidak nyaman dan dicibir semua orang.

Anda perlu belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan-perubahan dalam kehidupan. Jangan khawatir, Anda masih muda. Anda akan menemukan penggantinya. Siapa yang ingin segera menikah kembali setelah ditinggal mati suami tercinta? Apalagi setelah terpaksa memutuskan untuk hidup menjanda karena perceraian. Teman-teman Anda akan sangat ingin menghibur Anda, tetapi mereka juga takut tidak sengaja menyinggung perasaan Anda, misalnya dengan membicarakan tentang hal-hal atau peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan kehidupan Anda sebelum menjanda. Pada awalnya mereka hanya tidak tahu bagaimana cara menghibur Anda. Namun, ingatlah bahwa ini hanyalah sementara. Teman-teman sejati akan segera kembali kepada Anda.

Anda akan tertawa lebih banyak. Anda akan berkenalan dengan lebih banyak orang. Bagi yang belum pernah bekerja, Anda akan menikmati dunia pekerja dan bertumbuh di dalamnya. Anda akan lebih rendah hati dan tidak menghakimi situasi orang lain karena Anda sendiri pernah mengalami dunia Anda dijungkirbalikkan oleh hal-hal di luar kendali Anda. Anda akan lebih menyayangi diri Anda sendiri dan orang-orang terdekat Anda yang selama ini selalu berada di sisi Anda. Dan terutama, Anda akan semakin mendekat kepada Sang Pencipta. Kehidupan Anda mengalami perubahan besar dan ini akan sangat memengaruhi cara pandang Anda dalam menjalani kehidupan. Mudah-mudahan Anda akan menjadi lebih bijaksana dan lebih peduli terhadap sesama alih-alih menjadi beban dan selalu menyalahkan orang lain.

Masih banyak hal lainnya yang harus Anda ingat ketika Anda hidup menjanda, misalnya bagaimana mulai membuka diri kepada pria atau menentukan kualitas apa dari seorang pria yang layak menjadi pasangan hidup Anda. Atau bagaimana cara meningkatkan kualitas hidup Anda sebagai seorang janda, misalnya dengan berkuliah kembali atau mengambil kursus-kursus keterampilan. Jadi, ada begitu banyak hal di luar sana yang dapat Anda lakukan untuk secara perlahan tapi pasti melupakan kesedihan Anda serta untuk bertahan hidup dan bertumbuh di masyarakat. (net)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 07:48

Awas! Flusher WC Terpapar Ribuan Jenis Bakteri

SETELAH   buang air besar atau kecil, pasti Anda harus membersihkan WC agar tidak menyisakan bekas.…

Jumat, 20 Oktober 2017 07:46

Manfaat Doyan Sarapan Telur bagi Kesehatan

 ADA  kabar gembira bagi penyuka telur, apalagi kalau mengonsumsinya setiap hari. Ada banyak…

Jumat, 20 Oktober 2017 07:45

Konsumsi Brokoli Cegah Osteoporosis hingga Kanker

BROKOLI, mungkin sebagian orang tidak suka mengonsumsi sayuran ini. Padahal, ada banyak kerugian jika…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:11

Gejala Kanker Serviks

JAKARTA  -  Kanker adalah salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang karena bisa menimpa…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:09

Pastikan Berat Badan Ideal

  JAKARTA  -   Ajakan berlari di kantor yang pernah digaungkan Wagub DKI Jakarta Sandiaga…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:08

Si Biru Cantik Bunga Telang

Tak hanya bunga rosella, belakangan bunga atau kembang telang (Clitoria Ternatea) menjadi tanaman yang…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:06

Makanan yang Bikin Lancar BAB

BUANG air besar harus menjadi perhatian khusus agar tidak memicu gangguan pencernaan. Anda harus memperhatikan…

Rabu, 18 Oktober 2017 07:48

Choirul Huda Meninggal Akibat Trauma Bagian Kepala dan Leher

JAKARTA  -  Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia di tengah pertandingan dengan…

Rabu, 18 Oktober 2017 07:45

Bisa Berujung Kematian

JAKARTA  -  Jangan main-main dan coba-coba dengan leher. Sebab di leher terdapat organ penting.…

Rabu, 18 Oktober 2017 07:44

Kenali Ciri Infeksi

Keputihan merupakan hal yang umum terjadi pada kaum wanita. Tetapi, hati-hati, keputihan abnormal yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .