MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 11 Oktober 2017 08:28
PKT Gandakan Stok Pupuk Bersubsidi

Antisipasi Kebutuhan Musim Panen, Oktober-Maret

PABRIK : Area Pabrik PKT di Bontang

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Memasuki musim panen, PT Pupuk Indonesia (Persero) yakni PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggandakan stok pupuk urea dan NPK bersubsidi menyusul tingginya permintaan . "Sejak awal Oktober (permintaan) sudah meningkat," kata Superintendent Publikasi dan Dokumentasi Sugeng Suedi dijumpai di sela aktivitasnya, Selasa (10/10). Adapun musim panen mulai Oktober hingga Maret mendatang. Ditandai dengan masuknya musim penghujan.

Disebutkan, untuk pupuk jenis urea subsidi ia menyediakan 1.524 ton dari ketentuan 605 ton yang disiapkan rata-rata per bulan sesuai alokasi SK Menteri Pertanian. Sedangkan NPK bersubsidi, sebanyak 2.348 ton dari 1.123 ton yang disiapkan rata-rata per bulan sesuai alokasi SK Menteri Pertanian. Itu untuk kebutuhan dua pekan ke depan di Kaltim. "Kalau ternyata permintaan melampui, stok akan kami tambah," sambungnya.

Pun begitu periode November hingga Maret mendatang, pasokan akan ditambah dan disesuaikan kebutuhan. Urea bersubsidi mayoritas dimanfaatkan untuk persawahan, harga dibandrol Rp1.800 per kg sementara NPK bersubsidi merupakan pupuk untuk kebutuhan perkebunan dibandrol Rp2.300 per kg.

Berdasarkan data yang dilansir, hingga 2 Oktober di area Indonesia Timur, PKT telah menggelontorkan 1 juta ton pupuk urea bersubsidi atau 93 persen dari alokasi SK Mentan. Sedangkan penyaluran NPK bersubsidi sebanyak 144 ribu ton atau 111 persen dari alokasi SK Mentan

Dalam mengamankan distribusi pupuk subsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran, PKT telah meningkatkan stok di daerah melebihi dari ketentuan yang berlaku. Total urea subsidi total sebesar 221 ribu ton, dengan rincian stok urea subsidi di lini I atau gudang pabrik sebesar 7.204 ton, stok urea subsidi lini II atau gudang provinsi sebesar 40 ribu ton dan stok urea subsidi di lini III atau gudang kabupaten sebesar 173 ribu ton.

Setali tiga uang, total stok NPK subsidi yang disiapkan 29 ribu ton, dengan rincian stok lini I sebesar 6.105 ton dan stok di lini III atau di gudang kabupaten sebesar 24 ribu ton. Adapun serapan urea subsidi tertinggi di Jawa Timur sebesar 481 ribu ton, sedangkan serapan NPK subsidi tertinggi di Kalbar sebesar 52 ribu ton.

Khusus di Kaltim, hingga awal Oktober PKT menyalurkan urea subsidi 12 ribu ton atau sebesar 97 persen dari alokasi SK Mentan dan NPK subsidi sebesar 22 ribu ton atau 94 persen dari alokasi SK Mentan.

Masih dalam rangka menjaga stok agar tetap aman sesuai ketentuan, pengadaan pupuk bersubsidi juga akan dipasok dari beberapa Distribution Center (DC) yang tersebar di Surabaya, Banyuwangi, Semarang dan Makassar selain dari pusat produksi di Bontang.

Proses pendistribusian menggunakan pola tertutup dengan sistem distribusi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga untuk memperoleh pupuk, petani diwajibkan menyusun RDKK.

Kegiatan antisipatif lainnya yakni meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning Control System (DPCS). Selain itu, PKT juga menyediakan jaringan bebas pulsa untuk petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisir adanya permasalahan yang timbul terkait penyaluran pupuk. (dra)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 07:34

Fashion Piala Dunia Diburu Pencinta Sepak Bola

BALIKPAPAN  -   Pesta sepak bola terbesar Piala Dunia baru saja bergulir. Itu artinya kesempatan…

Selasa, 19 Juni 2018 07:32

Ramadan Penjualan Rumah "Jokowi" Melejit

BALIKPAPAN  -  Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadan tahun ini merupakan momentum…

Selasa, 19 Juni 2018 07:30

Pedagang Sebut Omzet Penjualan Mainan Turun 50 Persen

JAKARTA   -   Jumlah pengunjung Pasar Gembrong, Jakarta Timur pada Lebaran kali ini tak seramai…

Senin, 18 Juni 2018 08:07

Pedagang HP di Toko Mulai Kehilangan Pembeli

JAKARTA   -  Penjualan handphone pada 2018 ini tampak lesu dibanding tahun-tahun sebelumnya.…

Senin, 18 Juni 2018 08:06

Dana Nganggur Pemda Capai Rp 212 Triliun

JAKARTA   -  Pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD)…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

Lebaran Tak Signifikan Dongkrak Ekonomi RI

JAKARTA   -  Perayaan Idul Fitri tahun ini diiringi dengan libur panjang serta tambahan…

Senin, 18 Juni 2018 08:04

Harga Cabai Diprediksi Stabil Tiga Minggu Lagi

JAKARTA   -  Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan hingga Rp 60.000 per kilogram (kg)…

Senin, 18 Juni 2018 08:03

Bandara Ngurah Rai Bali, Paling Ramai Saat Mudik Lebaran

JAKARTA   -  Trafik penumpang dan pesawat pada masa arus mudik Lebaran 2018 meningkat dibandingkan…

Rabu, 13 Juni 2018 07:57

Dorong Perputaran Ekonomi Daerah

JAKARTA   –  Ramadan dan Lebaran menjadi masa panen bagi pelaku usaha di berbagai…

Rabu, 13 Juni 2018 07:54

Nest Promo untuk Calon Pengantin

KPFM BALIKPAPAN  -  Nest Family Reflexology & Spa Balikpapan selama Ramadan ini hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .