MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 12 Oktober 2017 08:43
Acuh TA, 115 WP Terancam Disandera

Tertinggi di Balikpapan, DJP Kaltimra Tunggu Laporan Harta

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Berakhirnya program pengampunan pajak, Tax Amnesty menandai dimulainya tindakan tegas bagi wajib pajak (WP) yang sengaja acuh. Tak main-main, berdasarkan hasil pemetaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah (Kanwil) Kaltim dan Kaltara (Kaltimra) ada 115 WP belum melaporkan kekayaan. Dengan total nilai Rp 229,1 miliar.

Dari jumlah itu, sebagian besar merupakan WP dari Kota Minyak yakni 60 dengan nilai harta Rp 118,3 miliar. Yang sudah terbit lembar pengawasan sebanyak 24 WP. Nominal yang ditindaklanjuti Rp 63,3 miliar sedangkan yang tidak ditindaklanjuti sekira Rp 15,3 miliar.

“Tidak dilanjuti, dalam arti hartanya sudah dijual, namun belum balik nama dan lainnya. Dari data awal masih ada 36 WP yang belum diterbitkan lembar pengawasannya," jelas Kepala Kanwil Samon Jaya di kantornya, Rabu (11/10).

Samarinda kota tertinggi berikutnya yang belum mengikuti tax amnesty. Yakni sebanyak 33 WP dengan perkiraan nilai harta Rp 72,2 miliar. Sudah diterbitkan lembar pengawasannya sebanyak 12 WP dengan nilai harta yang ditindaklanjuti Rp 19,5 miliar dan Rp 1,3 miliar yang tidak ditindaklanjuti.

Dijelaskan, tidak mudah memetakan WP yang dimaksud. Bahkan untuk memastikan nilai harta yang bisa ditindaklanjuti dipenuhi permasalahan yang cukup kompleks. Penyesuaian data pun tidak sembarangan. Sebagai contoh, harta tanah, pegawai pajak yang menangani harus melakukan pengecekan terlebih dahulu ke Badan Pertanahan Negara. Belum lagi jika namanya tidak sama.

Kalau sudah begitu, seluruh WP tersebut harus bersiap dengan tarif tebusan normal. Jika tidak, harta 115 WP tersebut akan disita bahkan berujung sandra karena tergolong penunggak pajak. Tapi itu merupakan tindakan terakhir karena DJP akan menyurati terlebih dahulu. Jika tidak juga mengindahkan, barulah tindakan penyitaan dan penahanan akan ditempuh.

“Sekarang, tarif sudah jauh berbeda. Untuk tarif badan usaha 25 persen, orang pribadi 30 persen, dan WP tertentu (badan dan orang pribadi) 12,5 persen. Ya jika mereka memiliki nilai harta Rp 100 juta mereka harus menebus 15-30 persennya,” sebutnya.

Padahal saat tax amnesty berlaku, tarif tebusan yang dibebankan cukup rendah dari nilai hartanya. Periode pertama hanya dua persen dari nilai harta yang dilaporkan. Periode kedua, hanya tiga persen dan lima persen tarif tebusan yang dibebakan periode 3 yang berakhir Maret lalu.

"Penyesalan memang selalu datang di belakang. Tarif saat tax amnesty sudah sudah rendah, setidaknya segera mungkin memperbaiki laporan pajaknya karena semakin ditunda, maka semakin berat pula beban pajak yang dibayar," pungkasnya. (dra)

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 08:23

Dolar AS Menguat, Untungkan Industri Berbasis SDA

JAKARTA   -  Belakangan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terus menghantam rupiah. Akibatnya…

Senin, 16 Juli 2018 08:19

OJK Tanggapi Bisnis Fintech Ancam Kredit Bank

SEMARANG   - Perusahaan financial technology (fintech) jumlahnya terus bertambah. Kemudahan akses…

Senin, 16 Juli 2018 08:19

Sejumlah Komoditas Perlahan Turun Harga

BALIKPAPAN   -  Kecuali ayam potong, telur ayam dan kangkung, sejumlah bahan makanan…

Senin, 16 Juli 2018 08:17

Angkasa Pura I dan GMF Jalin Kerja Sama

JAKARTA   -   PT Angkasa Pura I bersama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) menandatangani…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:51

Pacu Penerimaan Pajak

BALIKPAPAN  -  Guna memacu penerimaan pajak, Bupati Kabupaten Paser H Yusriansyah Syarkawi…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:49

Harga Telur Mahal, Mendag Kumpulkan Pelaku Usaha

JAKARTA   - Harga telur di pasaran saat ini sudah menyentuh angka Rp 29.000/ kg. Merespons hal…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:48

Dastor Optimis Kuasai 50 Persen Properti Elit

BALIKPAPAN  -  Didorong tingginya permintaan masyarakat Balikpapan terhadap interior premium…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:47

Tahun Ajaran Baru, Kiriman Motor Makin Kencang

BALIKPAPAN  -Tahun ajaran baru masuk sekolah berkontribusi positif terhadap pendapatan PT Pos Indonesia…

Jumat, 13 Juli 2018 08:26

Sarung Samarinda Tampil di SBC 2018

SAMARINDA  –  Sarung Samarinda dipamerkan dalam Solo Batik Carnival (SBC), 11 hingga…

Jumat, 13 Juli 2018 08:24

Dastor, Optimis Kuasai 50 Persen Properti Elit

BALIKPAPAN  -  Didorong tingginya permintaan masyarakat Balikpapan terhadap interior premium…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .