MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 12 Oktober 2017 08:54
Pembunuh Anak Diganjar 20 Tahun

Vonis Sesuai dengan Tuntutan Jaksa

TERBUKTI BERSALAH: Fardi Sahli berjalan keluar PN Sangatta dengan dikawal seorang petugas Kejari Sangatta.

PROKAL.CO, BONTANG  –  Wajah datar ditunjukkan Fardi Sahli (20) selepas sidang putusan di Pengadilan Negeri Bontang kemarin (11/10). Terdakwa pembunuh Navita Ariyanti (3) ini juga terlihat tenang ketika dikeler ke mobil tahanan.

Dalam sidang yang dipimpin Nyoto Hindaryanto, dibantu hakim anggota Parlin Mangatas Bona Tua dan Octo Bermantiko Dwi Laksono, Fardi dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Dia juga dikenakan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Putusan itu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Di mana terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 80 Ayat 3 dan 4 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Baik JPU maupun Fardi menerima putusan tersebut.

Octo menerangkan, hal yang memberatkan adalah terdakwa merupakan ayah tiri korban. Di mana seharusnya bertugas untuk melindungi. Perbuatan Fardi juga dinilai sadis dan tidak manusiawi. “Tidak ada yang meringankan,” tegasnya.

Hukuman maksimal itu diberikan untuk menjadi efek jera. Diharapkan tidak terulang kasus serupa. Terlebih kepada anak sendiri. “Jangan lagi ada yang mengulangi karena hukumannya seperti ini,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Plt Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Agus Kurniawan.  Menurut dia, hakim sudah menerapkan putusan dengan mempertimbangkan tuntutan jaksa, fakta persidangan, serta alat bukti.

“Undang-undang peradilan dan perlindungan anak secara maksimal telah diterapkan sebagai mana mestinya. Jaksa merasakan ada rasa keadilan dalam penegakan hukum terkait putusan hakim Pengadilan Negeri Bontang,” katanya.

Sebelumnya, Navita meregang nyawa setelah disiksa oleh Fardi dalam perjalanan dari Kutai Barat (Kubar) menuju Bontang, 30 April lalu. Bocah mungil itu diinjak, dipukul, dan dibuang ke bak truk oleh ayah tirinya tersebut hanya karena buang air saat duduk di perut Fardi. Padahal, saat itu korban menggunakan popok bayi.

Belakangan diketahui, motif sebenarnya adalah ketidaksukaan Fardi karena Reni Chandra (18), istrinya, terlalu dekat dengan Navita. Saat anaknya disiksa, Reni yang telah ditetapkan sebagai tersangka, mengaku tidak bisa berbuat banyak karena ketakutan.

 Ketika nyawa Navita tidak tertolong, keduanya menguburnya di daerah Marangkayu, Kukar. Sewaktu kembali ke Bontang, mereka mengaku bahwa Navita menjadi korban tabrak lari. Beruntung, polisi mencium kejanggalan dan akhirnya menangkap Fardi. (edw/kri/k9/KPG)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:32

Buruh Sawit Edarkan Sabu

SANGATTA  –  Anggota opsnal Polsek Rantau Pulung mengamankan tiga orang yang diduga…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:30

Tukang Cukur Cabuli Pelajar

GOWA  -   Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Seorang oknum tukang…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:29

500 Lembar Uang Palsu Beredar

BALIKPAPAN  -  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Balikpapan mencatat, jumlah peredaran…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:28

Rumah Terbakar, Satu Penghuni Tewas

SURABAYA  –  Nasib nahas dialami Matali, 87, warga Jalan Petemon Kuburan Nomor 40 RT…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:26

Polisi Akan Libas Seluruh Pemicu Kriminalitas

NUNUKAN  –  Sepertinya polisi tidak main-main dalam pemberantasan minuman keras (miras),…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:25

Hakim Terlibat Narkoba Bakal Dipecat

SAMPIT  –  Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Satreskoba Polres Kotim mendadak menggelar…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:32

Jual Miras, PKL Digelandang ke Polres

NUNUKAN  –  Minuman keras (miras) yang masih dijual bebas masih menjadi perhatian khusus…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:31

Bawa Sabu 4,5 Kg, Dihukum 17 Tahun Penjara

PALU   - Tuntutan hingga putusan pidana yang diganjarkan kepada terdakwa Syamsul Rizal alias Ijal…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30

Tewas Ditikam Usai Pesta Miras

MAROS  -  Sebuah pesta miras berujung maut terjadi di di Dusun Panagi, Desa Cenrana, Kecamatan…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30

Sesal JM, Diciduk, Istri Menanti Persalinan

SANGATTA  –  Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika jenis sabu untuk memperkuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .