MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 12 Oktober 2017 08:54
Pembunuh Anak Diganjar 20 Tahun

Vonis Sesuai dengan Tuntutan Jaksa

TERBUKTI BERSALAH: Fardi Sahli berjalan keluar PN Sangatta dengan dikawal seorang petugas Kejari Sangatta.

PROKAL.CO, BONTANG  –  Wajah datar ditunjukkan Fardi Sahli (20) selepas sidang putusan di Pengadilan Negeri Bontang kemarin (11/10). Terdakwa pembunuh Navita Ariyanti (3) ini juga terlihat tenang ketika dikeler ke mobil tahanan.

Dalam sidang yang dipimpin Nyoto Hindaryanto, dibantu hakim anggota Parlin Mangatas Bona Tua dan Octo Bermantiko Dwi Laksono, Fardi dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Dia juga dikenakan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Putusan itu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Di mana terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 80 Ayat 3 dan 4 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Baik JPU maupun Fardi menerima putusan tersebut.

Octo menerangkan, hal yang memberatkan adalah terdakwa merupakan ayah tiri korban. Di mana seharusnya bertugas untuk melindungi. Perbuatan Fardi juga dinilai sadis dan tidak manusiawi. “Tidak ada yang meringankan,” tegasnya.

Hukuman maksimal itu diberikan untuk menjadi efek jera. Diharapkan tidak terulang kasus serupa. Terlebih kepada anak sendiri. “Jangan lagi ada yang mengulangi karena hukumannya seperti ini,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Plt Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Agus Kurniawan.  Menurut dia, hakim sudah menerapkan putusan dengan mempertimbangkan tuntutan jaksa, fakta persidangan, serta alat bukti.

“Undang-undang peradilan dan perlindungan anak secara maksimal telah diterapkan sebagai mana mestinya. Jaksa merasakan ada rasa keadilan dalam penegakan hukum terkait putusan hakim Pengadilan Negeri Bontang,” katanya.

Sebelumnya, Navita meregang nyawa setelah disiksa oleh Fardi dalam perjalanan dari Kutai Barat (Kubar) menuju Bontang, 30 April lalu. Bocah mungil itu diinjak, dipukul, dan dibuang ke bak truk oleh ayah tirinya tersebut hanya karena buang air saat duduk di perut Fardi. Padahal, saat itu korban menggunakan popok bayi.

Belakangan diketahui, motif sebenarnya adalah ketidaksukaan Fardi karena Reni Chandra (18), istrinya, terlalu dekat dengan Navita. Saat anaknya disiksa, Reni yang telah ditetapkan sebagai tersangka, mengaku tidak bisa berbuat banyak karena ketakutan.

 Ketika nyawa Navita tidak tertolong, keduanya menguburnya di daerah Marangkayu, Kukar. Sewaktu kembali ke Bontang, mereka mengaku bahwa Navita menjadi korban tabrak lari. Beruntung, polisi mencium kejanggalan dan akhirnya menangkap Fardi. (edw/kri/k9/KPG)

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 08:32

Maling Ditangkap Saudara Sendiri

SAMARINDA   –  Langkah kaki Herli Febrianto berjalan pelan sembari berjinjit, memasuki…

Senin, 16 Juli 2018 08:30

Danramil dan Kapolsek Gelar Warga Nobar

BALIKPAPAN  -  Final piala dunia 2018 yang berlangsung pada Minggu (15/7) malam antara Prancis…

Senin, 16 Juli 2018 08:27

Kasus Narkoba di Sulteng Naik

PALU   -  Tindak pidana narkoba yang terhitung dari Januari sampai Juni 2018, Polda Sulteng…

Senin, 16 Juli 2018 08:26

Tidak Ada Tanda Trauma

PENAJAM   -  Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih terus melakukan pengawasan…

Senin, 16 Juli 2018 08:23

Cabuli Adik Ipar Berkali-kali

JAMBI   –  Seorang pria berinisial KM (26/70 diringkus polisi. Warga Desa Tinting,…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:57

Ibu Satu Anak Nyaris Lompat dari Suramadu

SURABAYA  –  Fani, 38, warga Wonosari Gang Jambu No.19, Semampir, Surabaya nekat akan…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:54

Polisi Pukul Perempuan Bukan karena Ponsel

APAKAH  seharian kemarin grup WhatsApp Anda mendapat kiriman video tentang polisi yang menganiaya…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:53

KPK OTT Waka Komisi VII DPR

Jakarta  - Wakil Ketua (Waka) Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dijerat KPK melalui operasi tangkap…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:52

Pasutri Pencongkel Jok Motor Dicokok

KOTA   - Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pekalongan Kota pada Kamis…

Sabtu, 14 Juli 2018 07:51

Hantam Kontainer, Sopir Colt Tewas

MADIUN  – Lelap tidur warga Gunungsari, Madiun, terbangunkan kerasnya dentuman kecelakaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .