MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Kamis, 12 Oktober 2017 09:48
PKS Nilai Pemkot “Galau”

Pembangunan Gedung DPRD Dilakukan Dua Tahap

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Polemik rencana pembangunan gedung DPRD Balikpapan akhirnya terjawab. Kemungkinan, tujuh fraksi partai politik (parpol) di DPRD Balikpapan akan menyetujui apa yang menjadi keinginan pemkot.

 Namun, Fraksi PKS menilai, terjadinya polemik pembangunan gedung dengan delapan lantai itu disebabkan sikap kegalauan pemkot.

 “Setelah kami melihat situasi ini, pemkot sepertinya bolak-balik. Semacam ada kegalauan. Kami (DPRD) disuruh memilih dan sebagainya, namun tiba-tiba diubah lagi,” ujar Ketua Fraksi PKS Balikpapan, Syukri Wahid kepada Balikpapan Pos, Selasa (10/10).

 Syukri yang juga anggota Komisi III DPRD Balikpapan ini menjelaskan, polemik yang terjadi selama ini sebenarnya disebabkan dua substansi.

 Pertama, apakah rencana pembangunan gedung tersebut dilakukan pemangkasan ketinggiannya dari delapan lantai menjadi lima lantai. Kedua, apakah dipangkas penganggarannya dari Rp 250 miliar menjadi Rp 180 miliar.

“Namun, keinginan pemkot sekarang kan penganggarannya hanya minta dilakukan dua tahap. Bukan memangkas lantainya. Jadi bagi fraksi kami enggak ada masalah. Selesai kan urusan,” terangnya.

 Menurutnya, permintaan pemkot tersebut tidak mengurangi daripada kepentingan DPRD dalam hal pembangunan gedung yang baru. Di mana pada saat paripurna Januari lalu, ketujuh fraksi DPRD Balikpapan menyetujui skema anggaran rencana pembangunan gedung dewan sebesar Rp 250 miliar.

 “Saya mau klarifikasi. Anggarannya bukan Rp 250 miliar, tapi Rp 231 miliar waktu paripurna itu. Jadi, jangan dipelintir angkanya jadi Rp 250 miliar itu,” sebutnya.

 Jika melihat isi surat penegasan wali kota Balikpapan yang dilayangkan pada Senin (9/10) lalu, kata Syukri, pihaknya memastikan sepakat dengan keinginan pemkot yang mengurangi dana anggaran pembangunan gedung DPRD itu, dengan alasan kondisi keuangan pemkot saat ini.

 “Apa yang dijawab wali kota, pilihan kepada kami (fraksi) sepertinya akan setuju semua. Jadi tetap enggak ada yang terkorbankan, tetap dibangun delapan lantai walaupun dilakukan dua tahap. Saya rasa cara seperti ini menjadikan win-win solution dan ini memang domainnya wali kota,” jelasnya.

 Meski terjadi polemik, kata Syukri, namun Fraksi PKS tidak terjebak dengan hal yang bersifat teknis.

 “Fraksi PKS tidak akan pernah memberikan surat rekomendasi dalam bentuk tertulis, karena itu bukan domain dari parpol. Jangan membawa parpol ke ranah RKA. Itu sudah masuk domain dapurnya pemkot,” ungkapnya.


“Saya tidak mau berbicara fraksi parpol lainnya. Yang jelas, PKS tidak akan pernah masuk dalam ranah polemik yang sifatnya mengeluarkan surat itu. Kami concern bahwa domain pembangunan gedung DPRD itu ada dalam dapur,” sambungnya.

 Pihaknya, kata Syukri, juga sudah mengetahui skema yang disodorkan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi untuk perubahan anggaran pembangunan gedung DPRD. 

 “Skema yang disodorkan wali kota sebesar Rp 180 miliar dari jumlah Rp 231 miliar. Dalam APBD 2017 sebesar Rp 25 miliar, APBD 2018 Rp 67 miliar,  APBD 2019 Rp 50 miliar, dan APBD 2020 Rp 30 miliar. Itu permintaan pemkot. Berarti berkurang sekira Rp 50 miliar. Sisanya, untuk tiga lantainya lagi akan dibangun pasca kepala daerah usai,” ucapnya.

 Yang tidak diinginkan pihaknya dan fraksi parpol lainnya, menurut Syukri, jika perubahan rencana pembangunan gedung DPRD itu dengan mengurangi ketinggian.

 “Kalau sampai mengurangi lantai, dampaknya berisiko besar. Karena DED (detailed engineering design) sudah dibuat delapan lantai, lalu tiba-tiba ingin diulang lagi DED-nya, berarti harus di desain ulang dan harus mengeluarkan biaya lagi,” paparnya.

 Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Balikpapan Danang Eko juga angkat bicara. 

“Kalau kami dari awal setuju dengan pembangunan gedung itu. Dan apa yang menjadi keputusan pemkot juga kami setuju,” singkat Danang. (tur/rus/k1)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 09:05

MENGANCAM NYAWA:

Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) duduk di atas bak truk saat melintas di Jalan Mulawarman,…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:03

Wali Kota Disandera Puluhan Teroris

BALIKPAPAN  -  Sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan, termasuk Wali Kota Rizal Effendi, menjadi…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:02

Beri Penghargaan kepada Jurnalis sebagai Sahabat ORI

Tiga jurnalis, dua di antaranya di bawah naungan Kaltim Post Group, Ahmad Riyadi dari Balikpapan Pos…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:01

25 Pengembang Belum Serahkan Dokumen Bozem

BALIKPAPAN  -  Pemkot terus melakukan pengawasan terhadap 25 pengembang yang dianggap masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:00

Sopir Angkot-Taksi Sepakat Jaga Kondusivitas Kota

BALIKPAPAN   -  Situasi panas yang terjadi antara transportasi online dengan konvensional…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:59

Isran-Yusran Berebut PAN

MANTAN  bupati Kutai Timur (Kutim) dan bupati Penajam Paser Utara (PPU) saling bersaing untuk mendapatkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:58

Luncurkan Inovasi Lagu Asyik dan Senandung Sajak

BALIKPAPAN  -  Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan meluncurkan dua program inovasi sekaligus,…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:58

Balikpapan Perlu Perda Kepemudaan

PERINGATAN  Hari Sumpah Pemuda (HSP) 28 Oktober akan menjadi tonggak kedewasaan pemuda dalam berinovasi…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:45

Kodim Jadi Pusat Wisata Teritorial

KODIM 0905 Balikpapan terus menanamkan wawasan kebangsaan kepada kalangan masyarakat, khususnya anak…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:42

Bursa Kerja Abal-Abal Dibubarkan

BALIKPAPAN  -  Pemkot melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menghentikan pelaksanaan bursa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .