MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 12 Oktober 2017 09:48
PKS Nilai Pemkot “Galau”

Pembangunan Gedung DPRD Dilakukan Dua Tahap

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Polemik rencana pembangunan gedung DPRD Balikpapan akhirnya terjawab. Kemungkinan, tujuh fraksi partai politik (parpol) di DPRD Balikpapan akan menyetujui apa yang menjadi keinginan pemkot.

 Namun, Fraksi PKS menilai, terjadinya polemik pembangunan gedung dengan delapan lantai itu disebabkan sikap kegalauan pemkot.

 “Setelah kami melihat situasi ini, pemkot sepertinya bolak-balik. Semacam ada kegalauan. Kami (DPRD) disuruh memilih dan sebagainya, namun tiba-tiba diubah lagi,” ujar Ketua Fraksi PKS Balikpapan, Syukri Wahid kepada Balikpapan Pos, Selasa (10/10).

 Syukri yang juga anggota Komisi III DPRD Balikpapan ini menjelaskan, polemik yang terjadi selama ini sebenarnya disebabkan dua substansi.

 Pertama, apakah rencana pembangunan gedung tersebut dilakukan pemangkasan ketinggiannya dari delapan lantai menjadi lima lantai. Kedua, apakah dipangkas penganggarannya dari Rp 250 miliar menjadi Rp 180 miliar.

“Namun, keinginan pemkot sekarang kan penganggarannya hanya minta dilakukan dua tahap. Bukan memangkas lantainya. Jadi bagi fraksi kami enggak ada masalah. Selesai kan urusan,” terangnya.

 Menurutnya, permintaan pemkot tersebut tidak mengurangi daripada kepentingan DPRD dalam hal pembangunan gedung yang baru. Di mana pada saat paripurna Januari lalu, ketujuh fraksi DPRD Balikpapan menyetujui skema anggaran rencana pembangunan gedung dewan sebesar Rp 250 miliar.

 “Saya mau klarifikasi. Anggarannya bukan Rp 250 miliar, tapi Rp 231 miliar waktu paripurna itu. Jadi, jangan dipelintir angkanya jadi Rp 250 miliar itu,” sebutnya.

 Jika melihat isi surat penegasan wali kota Balikpapan yang dilayangkan pada Senin (9/10) lalu, kata Syukri, pihaknya memastikan sepakat dengan keinginan pemkot yang mengurangi dana anggaran pembangunan gedung DPRD itu, dengan alasan kondisi keuangan pemkot saat ini.

 “Apa yang dijawab wali kota, pilihan kepada kami (fraksi) sepertinya akan setuju semua. Jadi tetap enggak ada yang terkorbankan, tetap dibangun delapan lantai walaupun dilakukan dua tahap. Saya rasa cara seperti ini menjadikan win-win solution dan ini memang domainnya wali kota,” jelasnya.

 Meski terjadi polemik, kata Syukri, namun Fraksi PKS tidak terjebak dengan hal yang bersifat teknis.

 “Fraksi PKS tidak akan pernah memberikan surat rekomendasi dalam bentuk tertulis, karena itu bukan domain dari parpol. Jangan membawa parpol ke ranah RKA. Itu sudah masuk domain dapurnya pemkot,” ungkapnya.


“Saya tidak mau berbicara fraksi parpol lainnya. Yang jelas, PKS tidak akan pernah masuk dalam ranah polemik yang sifatnya mengeluarkan surat itu. Kami concern bahwa domain pembangunan gedung DPRD itu ada dalam dapur,” sambungnya.

 Pihaknya, kata Syukri, juga sudah mengetahui skema yang disodorkan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi untuk perubahan anggaran pembangunan gedung DPRD. 

 “Skema yang disodorkan wali kota sebesar Rp 180 miliar dari jumlah Rp 231 miliar. Dalam APBD 2017 sebesar Rp 25 miliar, APBD 2018 Rp 67 miliar,  APBD 2019 Rp 50 miliar, dan APBD 2020 Rp 30 miliar. Itu permintaan pemkot. Berarti berkurang sekira Rp 50 miliar. Sisanya, untuk tiga lantainya lagi akan dibangun pasca kepala daerah usai,” ucapnya.

 Yang tidak diinginkan pihaknya dan fraksi parpol lainnya, menurut Syukri, jika perubahan rencana pembangunan gedung DPRD itu dengan mengurangi ketinggian.

 “Kalau sampai mengurangi lantai, dampaknya berisiko besar. Karena DED (detailed engineering design) sudah dibuat delapan lantai, lalu tiba-tiba ingin diulang lagi DED-nya, berarti harus di desain ulang dan harus mengeluarkan biaya lagi,” paparnya.

 Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Balikpapan Danang Eko juga angkat bicara. 

“Kalau kami dari awal setuju dengan pembangunan gedung itu. Dan apa yang menjadi keputusan pemkot juga kami setuju,” singkat Danang. (tur/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 07:58

Pengurus Masjid At-Taqwa Dinilai Arogan

BALIKPAPAN  -   Berbagai kebijakan pengurus Masjid Agung At-Taqwa periode 2018-2023 mendapat…

Jumat, 21 September 2018 07:56

Uji Publik Standar Pelayanan Izin Pendirian PAUD

BALIKPAPAN  -   Pada hari Kamis (20/8) bertempat di lantai III Kantor Dinas Penanaman…

Jumat, 21 September 2018 07:55

Perbaikan Lantai Dua Pasar Pandansari Baru 20 Persen

BALIKPAPAN  -   Perbaikan Pasar Pandansari yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK)…

Jumat, 21 September 2018 07:53

450 Jemaah Haji Tiba di Balikpapan

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 450 jemaah dari Kloter 10 Embarkasi Haji Batakan tiba di tanah air,…

Jumat, 21 September 2018 07:51

DP3AKB Gelar Sosialisasi SRA di 50 Sekolah

BALIKPAPAN  -  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB)…

Jumat, 21 September 2018 07:50

Triwulan Kedua 2018, 10 Penderita HIV/AIDS Meninggal Dunia

BALIKPAPAN  -  Hingga triwulan kedua tahun 2018, laporan kasus HIV/AIDS di Balikpapan mencapai…

Kamis, 20 September 2018 08:38

BUNTU

Drainase di kawasan stasiun pengisian bahan bakar umum Karang Anyar, Kelurahan Karang Jati, Balikpapan…

Kamis, 20 September 2018 08:37

26 Puskesmas di Balikpapan Telah Terakreditasi

BALIKPAPAN  -  Seluruh puskesmas di Kota Balikpapan telah mendapatkan akreditasi. Sebanyak…

Kamis, 20 September 2018 08:29

DPT Ganda Terbanyak di Balsel

BALIKPAPAN   -   Berdasarkan analisis Bawaslu RI, daftar pemilih tetap (DPT) di Balikpapan…

Kamis, 20 September 2018 08:29

DPT Ganda Terbanyak di Balsel

BALIKPAPAN   -   Berdasarkan analisis Bawaslu RI, daftar pemilih tetap (DPT) di Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .