MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Jumat, 13 Oktober 2017 09:07
Tangani Banjir, Kucurkan Rp 72 Miliar

PRIORITAS

-

PROKAL.CO, SAMARINDA  –   Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Samarinda mendapat Rp 72 miliar dari alokasi anggaran daerah. Namun, itu hanya untuk menjalankan program pengendalian banjir berupa pembangunan drainase. Alokasi anggaran untuk melanjutkan sejumlah proyek mangkrak tidak tersedia.

 Rencananya, proyek-proyek yang tidak terselesaikan itu baru diakomodasi lewat anggaran murni tahun depan. Itu bisa dipastikan menjadi prioritas. Sebab, sudah jadi komitmen Komisi III DPRD Samarinda yang membidangi infrastruktur. “Kami ingin semua dituntaskan. Jangan membuat masyarakat bertanya dan terus menilai kinerja pemkot lambat,” jelas anggota Komisi III Jasno.

 Kepala DPUPR Samarinda Hero Mardanus membenarkan bahwa pemkot dan DPRD telah sepakat memprioritaskan proyek tersebut pada penganggaran tahun depan. Kesepakatan lisan itu tercapai dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama legislatif, beberapa waktu lalu. Proyek tak berjalan, lanjut dia, lantaran pembiayaan yang tidak memadai.

Terdapat proyek yang pengerjaannya jalan di tempat. Di antaranya, pembangunan SD 5 di Loa Janan Ilir; Jembatan Bungkuk di Jalan Adi Sucipto, Palaran; Jembatan Muang, Samarinda Utara; Puskesmas Temindung di Sungai Pinang; dan Pasar Baqa, Samarinda Seberang. Menurut kalkulasi, penyelesaian seluruh anggaran tersebut membutuhkan Rp 25 miliar. Proyek yang menyedot anggaran itu adalah Jembatan Bungkuk dan Muang yang totalnya mencapai Rp 18 miliar.

 “Itu masih prediksi. Soalnya tiga jembatan harus diselesaikan. Satu lagi di Gunung Lingai,” tutur dia. Jembatan yang dimaksud yakni yang menghubungkan kawasan permukiman di sekitar Griya Mukti Sejahtera. Pada medio April, jembatan kayu itu ambrol tersapu luapan air Sungai Karang Mumus (SKM).

 Sedangkan untuk puskesmas, karena tinggal penyelesaian tahap akhir, takkan memakan biaya banyak. Berbeda dengan pembangunan SD 5 Palaran yang masih membutuhkan Rp 4 miliar. “Kan baru tahap pemancangan yang tuntas,” ungkapnya.

 Dia menjelaskan, masih banyak proyek lain yang terkendala. Seperti jalan-jalan di permukiman dan gedung-gedung kelurahan. “Tetapi untuk sekarang kami masih fokus ke pengendalian banjir,” ucap mantan kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan itu.

 Sejatinya, pihak mereka mengajukan anggaran untuk kelanjutan proyek tersebut setiap tahun. Karena itu pula, mereka sampai menahan diri dengan tidak mengajukan proyek baru. “Kecuali ada anggaran lebih atau ada usulan mendesak yang tak bisa ditunda,” jelasnya. Dia pun pasrah dengan nasib usulan tersebut, lantaran semua ada di tangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Mau tidak mau harus ikut keputusan,” ungkapnya.

 Dalam setahun, pihaknya mengajukan anggaran sedikitnya Rp 1 triliun. Namun, yang terealisasi tak pernah sesuai ekspektasi. “Bergantung TAPD dan kemampuan keuangan. Berapa yang dialokasikan itu yang digunakan,” pungkasnya.

 Sebelumnya, Koordinator TAPD Sugeng Chairuddin mengatakan, keinginan melanjutkan proyek mangkrak itu bergantung pembicaraan dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda. “Kalau arahnya mendukung, akan diakomodasi,” ujarnya.

 Pihaknya tinggal menunggu kesepakatan bersama. Namun, tetap harus menyesuaikan program prioritas tahun depan. “Silakan saja diangkat, kalau kata dewan itu harus dilaksanakan, akan kami pertimbangkan,” ungkap dia.

 Akan tetapi, semua kegiatan tersebut bergantung pada ketersediaan anggaran. Hingga kini, nilainya masih menjadi tanda tanya. “Harus disesuaikan dulu, tidak bisa disimpulkan sekarang. Idealnya yang sesuai dengan kegiatan program kepala daerah,” bebernya.

 Meski begitu, dia memastikan, proyek berkaitan pendidikan, jembatan, dan pelayanan masuk prioritas. “Memang hajat orang banyak. Tapi bergantung anggaran lah. Tidak bisa dipaksakan,” papar sekretaris kota itu. (*/dq/kpg/rus)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 09:05

MENGANCAM NYAWA:

Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) duduk di atas bak truk saat melintas di Jalan Mulawarman,…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:03

Wali Kota Disandera Puluhan Teroris

BALIKPAPAN  -  Sejumlah pejabat Pemkot Balikpapan, termasuk Wali Kota Rizal Effendi, menjadi…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:02

Beri Penghargaan kepada Jurnalis sebagai Sahabat ORI

Tiga jurnalis, dua di antaranya di bawah naungan Kaltim Post Group, Ahmad Riyadi dari Balikpapan Pos…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:01

25 Pengembang Belum Serahkan Dokumen Bozem

BALIKPAPAN  -  Pemkot terus melakukan pengawasan terhadap 25 pengembang yang dianggap masih…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:00

Sopir Angkot-Taksi Sepakat Jaga Kondusivitas Kota

BALIKPAPAN   -  Situasi panas yang terjadi antara transportasi online dengan konvensional…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:59

Isran-Yusran Berebut PAN

MANTAN  bupati Kutai Timur (Kutim) dan bupati Penajam Paser Utara (PPU) saling bersaing untuk mendapatkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:58

Luncurkan Inovasi Lagu Asyik dan Senandung Sajak

BALIKPAPAN  -  Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan meluncurkan dua program inovasi sekaligus,…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:58

Balikpapan Perlu Perda Kepemudaan

PERINGATAN  Hari Sumpah Pemuda (HSP) 28 Oktober akan menjadi tonggak kedewasaan pemuda dalam berinovasi…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:45

Kodim Jadi Pusat Wisata Teritorial

KODIM 0905 Balikpapan terus menanamkan wawasan kebangsaan kepada kalangan masyarakat, khususnya anak…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:42

Bursa Kerja Abal-Abal Dibubarkan

BALIKPAPAN  -  Pemkot melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menghentikan pelaksanaan bursa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .