MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Jumat, 13 Oktober 2017 09:38
Sungai Meluap, 57 Rumah Tergenang
MUSIBAH: Sebanyak 57 rumah di 3 RTyang ada di Kelurahan Lawe-Lawe terendam banjir luapan air sungai.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Luapan air Sungai Lawe-Lawe merendam puluhan rumah di tiga RT di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Berdasarkan keterangan warga setempat, hujan deras melanda PPU pada Kamis (12/10) dini hari. Saat itu air Sungai Lawe-Lawe tidak langsung meluap. Namun, baru sekira pukul 08.00 Wita, warga dikagetkan luapan air sungai yang muncul secara tiba-tiba.

Ketinggian air pun antara 30-130 cm. Imbasnya, sekira 57 unit rumah yang dihuni 135 jiwa, tergenang banjir. Ke-57 rumah yang terdampak tersebut meliputi 22 unit di RT 1, lima unit di RT 4, dan 30 unit rumah di RT 5.

Warga tidak menyangka air sungai meluap, karena pagi itu hujan tidak turun lagi di wilayah Lawe-Lawe. “Tadi malam (kemarin, Red) memang hujan deras. Tapi subuh hujannya sudah berhenti. Kira-kira pukul 8 pagi air langsung naik. Bahkan airnya sudah sampai ke lantai rumah. Padahal, jarak lantai ke tanah itu lebih satu meter (rumah kolong, Red),” kata Maslia, korban banjir di RT 5 Kelurahan Lawe-Lawe.

Maslia hanya memandangi kediamannya terendam banjir dari luar. Dia mengaku tidak bisa lagi beraktivitas di dalam rumahnya. Pasalnya, rumahnya yang berada dekat bantaran sungai tersebut telah terendam, terutama di bagian dapur.

“Barang-barang yang ada dalam rumah sudah basah semua. Termasuk peralatan dapur. Jadi, kita tidak bisa memasak dalam rumah,” keluhnya.

Pergerakan luapan air yang begitu cepat, membuat Maslia tidak sempat mengamankan barang-barangnya ke tempat yang lebih tinggi. “Beberapa sak semen juga terendam. Tidak bisa diamankan, karena airnya cepat naik,” ungkapnya.

Juli lalu, daerah ini sempat dilanda banjir. Namun tidak terlalu parah dibandingkan banjir kali ini. “Banjir paling parah seperti hari ini (kemarin, Red) pernah terjadi 10 tahun lalu,” tutur Maslia.

Dia mengaku belum memutuskan untuk mengungsi ke rumah keluarganya. Dengan alasan, keamanan barang-barang di dalam rumahnya. “Di sini saja, sambil jagain rumah,” ucapnya.

Pemerintah Kelurahan Lawe-Lawe dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan pendataan dan penanganan korban banjir. Hingga sore kemarin, banjir tak kunjung surut. Sehingga BPBD membangun posko pengungsian dan dapur darurat di halaman Masjid Darul Jannah. “Pihak kelurahan sendiri sementara melakukan pendataan dan evakuasi. Kita juga memantau perkembangan luapan air. Kalau memang dibutuhkan evakuasi secara menyeluruh, BPBD sudah siap. Tapi, untuk sementara ini masih banyak korban banjir ada di dalam rumah,” ungkap Lurah Lawe-Lawe, Mardhani.

BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) masih melakukan deteksi terkait penyebab utama meluapnya air Sungai Lawe-Lawe tersebut. Mengingat, di hulu terdapat proyek pembangunan Bendungan Sungai Lawe-Lawe. “Penyebabnya masih dikoordinasikan pihak BPBD dengan Dinas Pekerjaan Umum. Kita juga belum tahu secara pasti penyebabnya, apakah itu dari bendungan atau air dari tambang,” ujar Mardhani.

Sementara itu, Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Nurlaila menerangkan, penyebab utama luapan air sungai tersebut masih dalam proses identifikasi. “Kita belum menyimpulkan penyebab utamanya, karena masih akan diidentifikasi dan dibahas bersama PU (Dinas Pekerjaan Umum),” pungkasnya. (kad/cal/k1)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 09:34

Pelajar Tewas di Jalan Negara Km 60

TANA PASER  -  Seorang pengendara sepeda motor tergeletak tak bernyawa di jalan negara Km…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:31

Kontribusi CSR Perusahaan Minim

TANA PASER  -  Ketua Tim Fasilitasi Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Paser,…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:30

2018, 54 RT di Tanah Grogot Gelar Pilkate Serentak

TANA PASER  -  Sebanyak 54 RT di Kelurahan Tanah Grogot akan menggelar pemilihan ketua RT…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:29

DPKPP Monitoring Proyek Program Kotaku Rp 2,8 M

TANA PASER  -  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Paser…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:29

Seminar Menyongsong Pemilu 2019 Minim Peserta

TANA PASER  -  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser, Eka Yusda Indrawan menyayangkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:24

Sidak Alat Timbang Pasar Tradisional

PENAJAM  -  Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Menengah, Mikro,…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:15

Bendera Raksasa Bakal Pecahkan Rekor Muri

PENAJAM  -  Bendera merah putih raksasa 1.000 meter persegi akan dikibarkan di Pantai Corong,…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:14

Diskominfo Kembangkan Silayan Adu

PENAJAM  -  Penilaian desa dan kelurahan cerdas serta pengenalan aplikasi yang disebut Silayan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:13

Korban Diterkam Buaya Berhasil Ditemukan

PENAJAM  –  Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR, BPBD, Dinas Kominfo dan kepolisian…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:06

KPU Terima Dokumen 14 Parpol

PENAJAM  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi menerima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .