MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:56
Bayi Dibuang Dalam Kardus
BAYI DIBUANG: Rusmayati kaget saat mengetahui ada seorang bayi di dalam sebuah kardus diletakkan di depan pagar rumahnya, Senin (17/10) sekira pukul 21.00 Wita. Rusmayati pun mengadopsi bayi mungil tersebut.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Rusmayati (53), warga Jalan Siaga, RT 19, Damai, Balikpapan Selatan, terkejut setelah melihat sebuah kardus yang dibuang di depan rumahnya. Ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi yang diperkirakan berusia sebulan. Sontak, warga sekitar langsung heboh mendengar teriakan Rusmayati saat melihat sebuah kardus berisikan bayi mungil tersebut. Dia pun melaporkan kepada seorang polisi yang tinggal di dekat rumahnya.

 Kejadian itu terjadi pada Senin (16/10) sekira pukul 21.00 Wita. Beberapa jam sebelumnya, Rusmayati tengah bersantai di dalam rumahnya. Tak lama ada suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya. Awalnya dia mengira suara motor tersebut adalah teman dari anak perempuannya. Tetapi pikirannya berubah, setelah motor yang di depan rumahnya tersebut pergi begitu cepat. Merasa curiga, dia pun keluar rumah untuk memastikan. Rusmayati pun kaget, melihat sebuah kardus cokelat di depan pagar rumahnya. 

 “Saya pas di dalam rumah, lagi santai-santai, tiba-tiba ada suara motor setop di depan rumah. Kupikir teman kuliah anak saya. Tapi kok cepat betul dia pergi. Jadi saya cek ke depan. Sekalinya ada kardus di depan rumah. Bingung juga saya, soalnya saya lihat sudah enggak ada orang lagi,” katanya saat ditemui di kediamannya, kemarin (17/10).

 Awalnya Rusmayati mengira, kardus tersebut berisikan sampah kado perkawinan seseorang. Sebab saat dia periksa, terdapat kain motif seperti kertas kado. Namun setelah diperiksa lebih teliti, ternyata di balik kain menyerupai kertas kado tersebut, terdapat sosok bayi mungil berjenis kelamin perempuan.

 “Ya, saya kira sampah kado bekas orang kawinan. Soalnya saya lihat ada kain motif-motif kayak kertas kado. Eh, pas saya cek lebih teliti, ternyata saya buka lagi ada anak bayi di dalamnya lengkap dengan bedongnya. Ya, saya kagetlah. Langsung laporkan ke polisi yang tinggal dekat sini,” ujar ibu yang memiliki tiga orang anak ini.

 Bayi mungil yang belum memiliki nama itu diadopsi Rusmayati. Dia mengaku kasihan terhadap bayi lucu yang tak tahu siapa ibunya ini. Sebab, Rusmayati sendiri memang seseorang yang sangat senang dengan anak-anak.

 “Ya, saya mau adopsi aja. Soalnya kasihan kan enggak ada ibunya. Lagian anaknya juga lucu, imut. Anak saya juga senang sama bayi ini. Mungkin ini rezeki bagi kita,” terangnya.

 Meski begitu, dia mengaku masih menunggu orangtua kandung dari bayi malang tersebut. Namun, hal tersebut harus dilengkapi dengan bukti tanda kelahiran serta laporan dari kepolisian. “Ya kalau ada yang ngakuin dia, lapor aja dulu ke polisi biar nanti diuruskan juga. Soalnya saya juga lapor ke polisi mau adopsi ini. Takutnya kan ada yang ngaku-ngaku,” pungkasnya. 

 

POLISI BURU PEMBUANG BAYI

 

Polisi masih memburu si pembuang bayi, meski belum diketahui ciri-cirinya.

 “Setelah mendapat laporan, petugas kami langsung mendatangi TKP dan melakukan identifikasi. Kemudian bayi tersebut dibawa ke RSUD Gunung Malang untuk dilakukan rekam medis,” terang Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Ipda Tri Ekwan DJ, kemarin.

 Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Gunung Malang dan kondisi bayi dinyatakan sehat, bayi tersebut kemudian dibawa ke rumah Rusmayati untuk dirawat sementara. Saat ini pihak kepolisian dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Jatanras Polres Balikpapan Tengah melakukan penyelidikan terkait pembuangan bayi tersebut.

 “Saat ini siapa ibu bayi tersebut masih dalam lidik. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitar TKP, yang mengetahui ibu atau orang yang membawa dan membuang bayi tersebut, dapat memberikan informasi kepada kami,” imbaunya. (yad/pri/war/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 08:32

Ketua DPRD Jambi Tuding F-PDIP

JAKARTA  -  Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston menuding Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan…

Jumat, 21 September 2018 08:30

SEREMMM..!! Warga Gunung Empat Diteror Kuyang

BALIKPAPAN  -   Sudah lima malam warga kawasan Gunung Empat, Kelurahan Margo Mulyo, Balikpapan…

Jumat, 21 September 2018 08:28

Kuyang Tergolong Ilmu Hitam, Sedot Darah Bayi

KEBERADAAN sosok kuyang di wilayah Gunung Empat, Balikpapan Barat, yang menjadi viral di media sosial…

Jumat, 21 September 2018 08:27

Teller Penilep Uang Nasabah BRI Dicokok

KASNA  Gustianah (26) masih tergolong teller junior di tempat kerjanya, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

Jumat, 21 September 2018 08:25

Blangko SIM Sudah Tersedia

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kalimantan Timur, khususnya warga Balikpapan, tak perlu lagi resah…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Hukuman yang Pantas bagi Predator Anak

Setuju Ngga Nih..?? “Burung” Pandu "Si Penyodomi Bocah" Layak Dikebiri

BALIKPAPAN  -   Rencana banding atas putusan hakim yang memvonis Pandu Dharma Wicaksono kurungan…

Jumat, 21 September 2018 08:21

Asyik Main Bola, Gundul Diciduk Polisi

BALIKPAPAN  -  Unit Opsnal Polsek Balikpapan Barat melakukan penangkapan terhadap Bahar alias…

Kamis, 20 September 2018 08:17

Divonis 12 Tahun Penjara, Terdakwa Pelaku Sodomi Ini Banding

BALIKPAPAN  -   Tokoh pemuda yang namanya sempat harum sampai tingkat nasional, Pandu…

Kamis, 20 September 2018 08:14

La Yappe Bisa Dijerat Pembunuhan Berencana

BALIKPAPAN  -  Penyidik akhirnya melakukan prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .