MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 18 Oktober 2017 08:56
Bayi Dibuang Dalam Kardus
BAYI DIBUANG: Rusmayati kaget saat mengetahui ada seorang bayi di dalam sebuah kardus diletakkan di depan pagar rumahnya, Senin (17/10) sekira pukul 21.00 Wita. Rusmayati pun mengadopsi bayi mungil tersebut.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Rusmayati (53), warga Jalan Siaga, RT 19, Damai, Balikpapan Selatan, terkejut setelah melihat sebuah kardus yang dibuang di depan rumahnya. Ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi yang diperkirakan berusia sebulan. Sontak, warga sekitar langsung heboh mendengar teriakan Rusmayati saat melihat sebuah kardus berisikan bayi mungil tersebut. Dia pun melaporkan kepada seorang polisi yang tinggal di dekat rumahnya.

 Kejadian itu terjadi pada Senin (16/10) sekira pukul 21.00 Wita. Beberapa jam sebelumnya, Rusmayati tengah bersantai di dalam rumahnya. Tak lama ada suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya. Awalnya dia mengira suara motor tersebut adalah teman dari anak perempuannya. Tetapi pikirannya berubah, setelah motor yang di depan rumahnya tersebut pergi begitu cepat. Merasa curiga, dia pun keluar rumah untuk memastikan. Rusmayati pun kaget, melihat sebuah kardus cokelat di depan pagar rumahnya. 

 “Saya pas di dalam rumah, lagi santai-santai, tiba-tiba ada suara motor setop di depan rumah. Kupikir teman kuliah anak saya. Tapi kok cepat betul dia pergi. Jadi saya cek ke depan. Sekalinya ada kardus di depan rumah. Bingung juga saya, soalnya saya lihat sudah enggak ada orang lagi,” katanya saat ditemui di kediamannya, kemarin (17/10).

 Awalnya Rusmayati mengira, kardus tersebut berisikan sampah kado perkawinan seseorang. Sebab saat dia periksa, terdapat kain motif seperti kertas kado. Namun setelah diperiksa lebih teliti, ternyata di balik kain menyerupai kertas kado tersebut, terdapat sosok bayi mungil berjenis kelamin perempuan.

 “Ya, saya kira sampah kado bekas orang kawinan. Soalnya saya lihat ada kain motif-motif kayak kertas kado. Eh, pas saya cek lebih teliti, ternyata saya buka lagi ada anak bayi di dalamnya lengkap dengan bedongnya. Ya, saya kagetlah. Langsung laporkan ke polisi yang tinggal dekat sini,” ujar ibu yang memiliki tiga orang anak ini.

 Bayi mungil yang belum memiliki nama itu diadopsi Rusmayati. Dia mengaku kasihan terhadap bayi lucu yang tak tahu siapa ibunya ini. Sebab, Rusmayati sendiri memang seseorang yang sangat senang dengan anak-anak.

 “Ya, saya mau adopsi aja. Soalnya kasihan kan enggak ada ibunya. Lagian anaknya juga lucu, imut. Anak saya juga senang sama bayi ini. Mungkin ini rezeki bagi kita,” terangnya.

 Meski begitu, dia mengaku masih menunggu orangtua kandung dari bayi malang tersebut. Namun, hal tersebut harus dilengkapi dengan bukti tanda kelahiran serta laporan dari kepolisian. “Ya kalau ada yang ngakuin dia, lapor aja dulu ke polisi biar nanti diuruskan juga. Soalnya saya juga lapor ke polisi mau adopsi ini. Takutnya kan ada yang ngaku-ngaku,” pungkasnya. 

 

POLISI BURU PEMBUANG BAYI

 

Polisi masih memburu si pembuang bayi, meski belum diketahui ciri-cirinya.

 “Setelah mendapat laporan, petugas kami langsung mendatangi TKP dan melakukan identifikasi. Kemudian bayi tersebut dibawa ke RSUD Gunung Malang untuk dilakukan rekam medis,” terang Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Ipda Tri Ekwan DJ, kemarin.

 Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Gunung Malang dan kondisi bayi dinyatakan sehat, bayi tersebut kemudian dibawa ke rumah Rusmayati untuk dirawat sementara. Saat ini pihak kepolisian dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Jatanras Polres Balikpapan Tengah melakukan penyelidikan terkait pembuangan bayi tersebut.

 “Saat ini siapa ibu bayi tersebut masih dalam lidik. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di sekitar TKP, yang mengetahui ibu atau orang yang membawa dan membuang bayi tersebut, dapat memberikan informasi kepada kami,” imbaunya. (yad/pri/war/k1)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:06

Ketua RT Kecam Keras Pelaku

BALIKPAPAN  -  Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis…

Kamis, 23 November 2017 09:03

Wali Kota Diminta Cabut Segudang Penghargaan P

“Saya mohon pengawasan bersama. Tidak hanya dari pemerintah kota, tapi dari semua elemen masyarakat…

Kamis, 23 November 2017 09:01

Hobi Menjadi Malapetaka

BALIKPAPAN  -  Penyesalan selalu datang belakangan. Seperti itulah yang dialami oleh Rudi…

Kamis, 23 November 2017 08:58

Lerai Keributan, Polisi Bonyok Dikeroyok Pemain Futsal

BALIKPAPAN  - Seorang anggota polisi dari Satuan Sabhara Polres Balikpapan terpaksa dilarikan ke…

Kamis, 23 November 2017 08:57

Lapas Baru dalam Pembenahan

BALIKPAPAN  -  Dari 12 kamar sel yang berada di gedung baru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…

Kamis, 23 November 2017 08:57

Jukir Nyambi Kurir Sabu

BALIKPAPAN  -  Merasa tak cukup penghasilannya sebagai tukang parkir, Achmed Chaidir (41)…

Kamis, 23 November 2017 08:55

Tukang Servis Curi Alat Elektronik

BALIKPAPAN  -  Kepandaian membongkar pasang dan memperbaiki peralatan elektronik menghantarkan…

Kamis, 23 November 2017 08:51

Diskusi Para Nenek Pikun

Tiga orang nenek sedang berdiskusi tentang masa tua mereka. Nenek pertama berkata, “Kadang-kadang…

Rabu, 22 November 2017 09:36

P Dicopot sebagai Presiden GGI

BALIKPAPAN  -  Tertangkapnya pelaku kekerasan seksual berinisial P membuat sejumlah pihak…

Rabu, 22 November 2017 09:32

Saat SMP Suka Bergaul sama Wanita

SIAPA   yang tidak kenal P? Alumnus salah satu SMP negeri di Balikpapan ini dikenal paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .