MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Rabu, 18 Oktober 2017 09:29
Penggunaan TPE Diyakini Bakal Tingkatkan PAD

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pengadaan terminal parkir elektronik (TPE) di tujuh titik di Balikpapan, disebutkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Haris, sangat baik untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dia mengaku optimis jika pengaturan parkir mengadopsi sistem online, maka dapat mendatangkan PAD dan membawa pengaruh positif bagi Kota Balikpapan.

Berkaca dari Jakarta, dia mencontohkan, pasca pemanfaatan TPE dalam sistem parkir, pemasukan yang biasanya Rp 30 miliar mengalami kenaikan dan bahkan mencapai Rp 60 miliar.

 

“Di Jakarta dilaksanakan. Artinya uang bisa langsung masuk. Lebih simpel, namun pendapatan lebih jelas,” ujarnya ditemui di ruang Komisi III DPRD Balikpapan, Senin (16/10).

Kendati menggunakan sistem parkir online, namun tetap tenaga petugas atau juru parkir yang ada digunakan. Petugas yang ada menerima sosialisasi cara penggunaan agar dapat mengoperasikan.

Termasuk, menyampaikan pada pengendara yang hendak parkir. Petugas tersebut juga yang bakal mengawasi TPE tersebut.


“Kata kadishub, nanti untuk parkir pengendara perlu memiliki kartu seperti di jalan tol. Seperti e-money, masyarakat pengguna kendaraan mengambil kartu dan sistemnya diisi ulang seperti mengisi pulsa. Ada empat bank yang akan mengeluarkan kartu: BNI, BCA, Bank Mandiri, dan BRI,” jelasnya.


Sejauh ini sudah dua mal menggunakan sistem tersebut, yakni Balikpapan Super Block dan Plaza Balikpapan. Selanjutnya sistem juga digunakan di Bandara SAMS Sepinggan. Sementara bagi pemilik kendaraan yang belum memiliki kartu dapat membayar ke petugas, kemudian petugas menggunakan kartu yang dia bawa sekaligus menyosialisasikan kepada pengendara.


Haris melanjutkan, jika sejumlah TPE yang berada di tujuh titik tersebut juga sudah beroperasi, maka PAD dari sektor retribusi parkir dipastikan bakal mengalami peningkatan. Salah satu titik tersebut adalah Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menjelaskan, TPE yang telah terpasang belum dapat beroperasi karena masih proses input data dan pemrograman. 

“Kemungkinan November pemrograman selesai, sekaligus dapat dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sementara pengoperasian secara efektif diperkirakan pada awal tahun mendatang,” jelasnya.

 
Pengadaan alat seharga Rp 125 juta per unit ini sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2016 silam. Rencananya, awal 2017 lalu TPE sudah bisa dapat terpasang, sehingga pertengahan tahun ini ditarget sudah dapat beroperasi. Hanya saja, lantaran adanya pergeseran pos anggaran pada APBD, pengadaan TPE yang dilakukan melalui e-katalog ini baru bisa terealisasi pada triwulan akhir tahun 2017. (cha/rus/k1)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:48

Pemkot Bebaskan Retribusi

BALIKPAPAN   -  Beroperasinya Pasar Rakyat Karang Joang di Km 12, Kelurahan Karang Joang,…

Kamis, 23 November 2017 09:46

Kasus DBD Turun Drastis

BALIKPAPAN  -  Memasuki pekan keempat pada bulan November, tidak ada penambahan angka kematian…

Kamis, 23 November 2017 09:45

Komisi IV DPRD Sidak PMI

BALIKPAPAN  -  Adanya laporan kekurangan stok darah hingga sulitnya mendapatkan darah untuk…

Kamis, 23 November 2017 09:44

Pastikan Selektif Beri Izin

BALIKPAPAN  -  Pengawasan terhadap pohon-pohon pelindung di Kota Balikpapan merupakan wewenang…

Kamis, 23 November 2017 09:43

Tegaskan Golkar Tetap Solid

KETUA  Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Johny NG menegaskan, jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai…

Kamis, 23 November 2017 09:42

Evaluasi Studi Kelayakan Sudah Final

SEMPAT molor dari target, proyek penyulingan air laut atau desalinasi dipastikan segera terealisasi.…

Kamis, 23 November 2017 09:42

Perspektif Pembangunan Kilang Minyak

PENGELOLAAN minyak dan gas bumi (migas) dalam sudut pandang hukum memiliki ruang untuk diperdebatkan.…

Kamis, 23 November 2017 09:41

Harga Naik Satu Persen, Bisa Akibatkan 120 Ribu Warga Jadi Miskin

Inflasi menjadi salah satu faktor penyebab turunnya nilai mata uang. Ini karena meningkatnya harga-harga…

Rabu, 22 November 2017 09:46

BAHAYA:

 Jalan ambles di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan…

Rabu, 22 November 2017 09:44

Bandel, Pimpinan PT MBS Tak Mau Temui Pemkot

BALIKPAPAN  -  Pemkot kesulitan menemui pimpinan Perusda Kaltim, PT Melati Bhakti Satya (MBS),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .