MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 18 Oktober 2017 09:38
Gara-Gara Hal Ini, Emak-Emak Ngluruk ke Dewan

Dukung Angkutan Berbasis Aplikasi Online

THE POWER EMAK: Perempuan Balikpapan Bersatu saat menyampaikan aspirasinya di gedung wakil rakyat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Aksi protes para driver angkutan berbasis online mendapat dukungan kalangan emak-emak yang tergabung dalam Perempuan Balikpapan Bersatu. Selasa (17/10) kemarin, mereka mendatangi gedung wakil rakyat guna menyuarakan aspirasinya.

Para peserta aksi kompak mengenakan pakaian bernuansa hijau, lengkap dengan atribut perkakas dapur seperti wajan dan panci. Mereka terdiri dari para pengguna transportasi online, pelaku usaha kuliner, dan pengusaha fashion online.

Pengemudi transportasi online di Balikpapan turut menyampaikan suara dalam aksi solidaritas Perempuan Balikpapan Bersatu, mendukung tetap beroperasinya transportasi online.

Pengguna jasa transportasi online, Yati didampingi kerabatnya bernama Mulyana, warga Sumber Rejo Balikpapan Tengah mengaku cukup terbantu dengan adanya aplikasi online untuk jasa mengantar dan menjemput anaknya sekolah. 

“Selain lebih ekonomis, dipilihnya jasa ini karena pengalaman tidak mengenakkan ketika anak saya menumpang angkutan konvensional,” beber Yati, kemarin.

Nunuk, pengemudi transportasi online mengaku baru saja membeli mobil dan mendaftar sebagai pengemudi Grab. Uang yang dia peroleh sebagai driver, ditambah dengan melayani penumpang tanpa aplikasi alias offline, digunakan untuk membayar cicilan mobil tersebut. “Sebelumnya saya sebagai pengemudi Go-Jek selama dua tahun, dan mencoba tambah penghasilan dengan beralih ke Grab,” ucap Nunuk.

Sejak otoritas Bandara Sepinggan melarang transportasi online masuk ke bandara, Nunuk mengaku mengalami penurunan omzet. Sementara setiap bulan, cicilan mobil dan keperluan rumah tangganya tetap harus dipenuhi.

Adapun rata-rata pendapatan Nunuk ketika membuka aplikasi dari pukul lima hingga pukul 10 malam, berada di kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu.

Sementara itu, Rika Sartika, pengemudi Go-Jek mengaku dirinya korban pemutusan hubungan kerja (PHK) maskapai penerbangan Batavia Air. Dua tahun sebelum adanya Go-Jek, Rika mengadu nasib sebagai pekerja katering. Kini di usianya yang memasuki 37 tahun, Rika mengaku akan kesulitan untuk mencari pekerjaan lain. Apalagi jika pemerintah menutup transportasi online.

“Saat ini Go-Jek adalah pekerjaan utama saya untuk menghidupi orangtua dan sebagian disisihkan untuk membiayai sekolah adik-adik saya,” akunya.

Sementara itu, DPRD Balikpapan menyatakan siap memperjuangkan keinginan sejumlah masyarakat, yang menuntut agar angkutan berbasis aplikasi online dapat diizinkan beroperasi kembali di Balikpapan.

Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Faisal Tola mengapresiasi para wanita yang melakukan aksi solidaritas tersebut. Dia meminta agar masyarakat bersabar, sambil menunggu adanya ketetapan hukum mengenai angkutan konvensional dan angkutan berbasis aplikasi online.

Menurut Faisal Tola, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membuat keputusan, karena itu sepenuhnya merupakan wewenang dari pemerintah provinsi.

“Kami akan menyampaikan seluruh tuntutan masyarakat ke pemerintah provinsi sebagai bahan pertimbangan terkait izin pengoperasian angkutan online,” ujar Faisal.

Seperti diketahui, sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur menutup paksa kantor operasional angkutan online, setelah adanya desakan dari sejumlah perwakilan pengemudi angkutan kota dan taksi konvensional.

Kebijakan penutupan itu menimbulkan reaksi dari sejumlah lapisan masyarakat, karena dinilai dilakukan sebelah pihak. Wali Kota Rizal Effendi mengingatkan para pengemudi angkutan, baik itu konvensional maupun online, untuk tidak anarkis terkait perselisihan tersebut. Hal ini diutarakan Rizal, menanggapi adanya aduan pengemudi transportasi online yang mendapat intimidasi dari pihak tertentu ketika menurunkan penumpangnya.

Rizal mengatakan, Polres Balikpapan siap mengambil langkah hukum jika terjadi adu fisik antara sesama pengemudi angkutan umum. Pasalnya, hal itu masuk kategori pidana.

Dalam kesempatan itu, Rizal mengungkapkan, kewenangan mengenai operasional transportasi online ada pada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu keputusan final. Saya berharap agar keputusan yang ada, merupakan keputusan yang terbaik bagi kedua belah pihak,” katanya. (tur/yud/k1)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 08:55

20 Persen APBD Kaltim 2019 untuk Pengembangan SDM

BALIKPAPAN - APBD Kaltim 2019 telah disahkan sebesar Rp 10,53…

Minggu, 16 Desember 2018 08:52

Pemilih Muda Capai 40 Persen

BALIKPAPAN - Sidang pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan 2…

Minggu, 16 Desember 2018 08:50

TNI-Polri Olahraga Bersama di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi, Kodim 0905…

Minggu, 16 Desember 2018 08:47

Isran Ajak Jaga Kelestarian Kawasan Pesisir

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta lingkungan perairan maupun…

Minggu, 16 Desember 2018 08:44

GIMANA MAU KAPOK..!! Buang Sampah, Sanksi Cuma Begini...

BALIKPAPAN - Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan Nomor 13…

Minggu, 16 Desember 2018 08:42

Aplikasi Smart City Belum Terintegrasi dengan Baik

BALIKPAPAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan mengakui, aplikasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:51

PHKT Beri Edukasi dan Kampanye HIV/AIDS ke Pelajar

BALIKPAPAN  -   Memperingati Hari AIDS Sedunia, PT Pertamina Hulu Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .