MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 18 Oktober 2017 09:38
Gara-Gara Hal Ini, Emak-Emak Ngluruk ke Dewan

Dukung Angkutan Berbasis Aplikasi Online

THE POWER EMAK: Perempuan Balikpapan Bersatu saat menyampaikan aspirasinya di gedung wakil rakyat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Aksi protes para driver angkutan berbasis online mendapat dukungan kalangan emak-emak yang tergabung dalam Perempuan Balikpapan Bersatu. Selasa (17/10) kemarin, mereka mendatangi gedung wakil rakyat guna menyuarakan aspirasinya.

Para peserta aksi kompak mengenakan pakaian bernuansa hijau, lengkap dengan atribut perkakas dapur seperti wajan dan panci. Mereka terdiri dari para pengguna transportasi online, pelaku usaha kuliner, dan pengusaha fashion online.

Pengemudi transportasi online di Balikpapan turut menyampaikan suara dalam aksi solidaritas Perempuan Balikpapan Bersatu, mendukung tetap beroperasinya transportasi online.

Pengguna jasa transportasi online, Yati didampingi kerabatnya bernama Mulyana, warga Sumber Rejo Balikpapan Tengah mengaku cukup terbantu dengan adanya aplikasi online untuk jasa mengantar dan menjemput anaknya sekolah. 

“Selain lebih ekonomis, dipilihnya jasa ini karena pengalaman tidak mengenakkan ketika anak saya menumpang angkutan konvensional,” beber Yati, kemarin.

Nunuk, pengemudi transportasi online mengaku baru saja membeli mobil dan mendaftar sebagai pengemudi Grab. Uang yang dia peroleh sebagai driver, ditambah dengan melayani penumpang tanpa aplikasi alias offline, digunakan untuk membayar cicilan mobil tersebut. “Sebelumnya saya sebagai pengemudi Go-Jek selama dua tahun, dan mencoba tambah penghasilan dengan beralih ke Grab,” ucap Nunuk.

Sejak otoritas Bandara Sepinggan melarang transportasi online masuk ke bandara, Nunuk mengaku mengalami penurunan omzet. Sementara setiap bulan, cicilan mobil dan keperluan rumah tangganya tetap harus dipenuhi.

Adapun rata-rata pendapatan Nunuk ketika membuka aplikasi dari pukul lima hingga pukul 10 malam, berada di kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu.

Sementara itu, Rika Sartika, pengemudi Go-Jek mengaku dirinya korban pemutusan hubungan kerja (PHK) maskapai penerbangan Batavia Air. Dua tahun sebelum adanya Go-Jek, Rika mengadu nasib sebagai pekerja katering. Kini di usianya yang memasuki 37 tahun, Rika mengaku akan kesulitan untuk mencari pekerjaan lain. Apalagi jika pemerintah menutup transportasi online.

“Saat ini Go-Jek adalah pekerjaan utama saya untuk menghidupi orangtua dan sebagian disisihkan untuk membiayai sekolah adik-adik saya,” akunya.

Sementara itu, DPRD Balikpapan menyatakan siap memperjuangkan keinginan sejumlah masyarakat, yang menuntut agar angkutan berbasis aplikasi online dapat diizinkan beroperasi kembali di Balikpapan.

Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Faisal Tola mengapresiasi para wanita yang melakukan aksi solidaritas tersebut. Dia meminta agar masyarakat bersabar, sambil menunggu adanya ketetapan hukum mengenai angkutan konvensional dan angkutan berbasis aplikasi online.

Menurut Faisal Tola, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membuat keputusan, karena itu sepenuhnya merupakan wewenang dari pemerintah provinsi.

“Kami akan menyampaikan seluruh tuntutan masyarakat ke pemerintah provinsi sebagai bahan pertimbangan terkait izin pengoperasian angkutan online,” ujar Faisal.

Seperti diketahui, sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Timur menutup paksa kantor operasional angkutan online, setelah adanya desakan dari sejumlah perwakilan pengemudi angkutan kota dan taksi konvensional.

Kebijakan penutupan itu menimbulkan reaksi dari sejumlah lapisan masyarakat, karena dinilai dilakukan sebelah pihak. Wali Kota Rizal Effendi mengingatkan para pengemudi angkutan, baik itu konvensional maupun online, untuk tidak anarkis terkait perselisihan tersebut. Hal ini diutarakan Rizal, menanggapi adanya aduan pengemudi transportasi online yang mendapat intimidasi dari pihak tertentu ketika menurunkan penumpangnya.

Rizal mengatakan, Polres Balikpapan siap mengambil langkah hukum jika terjadi adu fisik antara sesama pengemudi angkutan umum. Pasalnya, hal itu masuk kategori pidana.

Dalam kesempatan itu, Rizal mengungkapkan, kewenangan mengenai operasional transportasi online ada pada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu keputusan final. Saya berharap agar keputusan yang ada, merupakan keputusan yang terbaik bagi kedua belah pihak,” katanya. (tur/yud/k1)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 08:06

WISATA LEBARAN

Wahana permainan air di Caribbean Island Waterpark di Perumahan Balikpapan Regency menjadi pilihan warga…

Selasa, 19 Juni 2018 08:04

Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik

JAKARTA  -  Hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Pemerintah telah melakukan beberapa…

Selasa, 19 Juni 2018 08:03

Tiga Hari Tembus 32 Ribu Orang

BALIKPAPAN   -  Libur panjang Lebaran dan anak sekolah berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung…

Selasa, 19 Juni 2018 07:59

Ritel Penyeimbang Harga Pasar Tradisional

BALIKPAPAN  -  Harga daging sapi yang naik sejak sebelum Hari Raya Idulfitri, mencapai Rp…

Selasa, 19 Juni 2018 07:58

Pengamanan Dibagi Tiga Ring

PENAJAM   -  Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU)…

Selasa, 19 Juni 2018 07:57

Pungut Biaya, Guru Diancam Sanksi

PENAJAM   -  Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2018/2019 tak lama lagi dibuka. Pendaftaran…

Senin, 18 Juni 2018 08:56

Volume Sampah Naik, DLH Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Petugas kebersihan atau pasukan kuning harus bekerja ekstra untuk membersihkan…

Senin, 18 Juni 2018 08:55

ASN Siap-Siap Disanksi

BALIKPAPAN   -   Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Balikpapan dituntut tepat waktu…

Senin, 18 Juni 2018 08:54

Klaim Jumlah Pendatang di Balikpapan Menurun

BALIKPAPAN  -   Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Balikpapan memprediksi…

Senin, 18 Juni 2018 08:53

KPU Balikpapan Tetapkan 423.127 Pemilih

BALIKPAPAN  -  Meskipun masih dalam suasana cuti bersama Idulfitri 1439 H,  Komisi Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .