MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30
Sesal JM, Diciduk, Istri Menanti Persalinan

PROKAL.CO, SANGATTA  –  Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika jenis sabu untuk memperkuat diri kerap jadi dalih para penggunanya. Seperti pria berinisal JM (32), dia merupakan pengguna sekaligus pengedar. Tersangka merupakan pekerja di perusahaan kontraktor alat berat besar di Kutim.

Diketahui, JM merupakan satu dari lima tersangka pemain narkoba yang berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Kutim pada Minggu (15/10).

Gajinya sebagai operator di sebuah perusahaan pertambangan ternama di Sangatta sebesar Rp 9 juta per bulan itu tak membuatnya puas. Ayah dari tiga anak itu mengaku terlibat menggunakan sabu agar lebih stamina saat bekerja. Pria kelahiran Sangkulirang, 2 Februari 1985 itu diciduk bersama bandar.

Dia mengaku menyesali perbuatannya. Apalagi, istrinya sedang menunggu hari untuk persalinan. Belum lagi, tiga anaknya masih kecil.

Menurut Kapolres Kutim AKBP Rino Eko bersama Kasat Reskrim Iptu Abdul Rauf dan Kanit I Resnarkoba, JM diamankan karena diketahui sebagai pembeli sabu dari pria berinisal AS. “Warga Perumahan Munte Kelurahan Teluk Lingga Sangatta Utara itu diamankan bersama barang bukti utama, yakni tiga poket sabu yang baru dibeli dari AS,” terang Kapolres.

Menjawab pertanyaan media ini, JM mengakui, di lingkungan kerjanya banyak karyawan menggunakan sabu saat hendak bekerja. Namun, dia membantah turut serta sebagai pengedar di lingkungan kerjanya. "Saya gunakan untuk diri sendiri agar stamina saat kerja terutama kerja malam,” kata warga Jalan Pergam itu.

Meski demikian, dia tidak membantah ada karyawan lain menggunakan sabu termasuk pekerja di luar perusahaannya tempat bekerja.

Kini, JM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, hukuman penjara menanti di depan mata. Pahitnya lagi, dia kehilangan pekerjaan yang sudah digeluti lebih enam tahun.

Kasat Resnarkoba Polres Kutim Iptu Abdul Rauf mengatakan, pihaknya mengusulkan tes urine untuk para karyawan di perusahaan tersebut dan perusahaan lain. Ini untuk mengurangi angka peredaran narkotika di Kutim. (mon/her/k11/KPG)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 08:46

Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan

BANJARMASIN  -  Lima tersangka peredaran gelap narkoba dan obat berbahaya (obaya) hanya bisa…

Kamis, 23 November 2017 08:43

Dua Bulan, 12 Pelaku Diamankan

TANJUNG SELOR  -  Polres Bulungan merilis hasil pengungkapan tindak kriminal yang ditangani…

Kamis, 23 November 2017 08:42

Kejari Panggil Sepuluh Orang

BALIKPAPAN  –  Dugaan penyalahgunaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

Kamis, 23 November 2017 08:41

Kajati Fadil: Kejahatan Korupsi Masih Merajalela

BALIKPAPAN  -  Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak)  Indonesia bertemu Kepala Kejaksaan…

Kamis, 23 November 2017 08:40

43 Orang Terjaring Razia Yustisi

BALIKPAPAN  -  Razia yustisi secara gabungan kembali digelar oleh Satpol PP, TNI dan Polri,…

Kamis, 23 November 2017 08:38

Dihakimi Massa, Dua Pencuri Terkapar

SURABAYA  -  Nasib sial dialami Achmad Irawan Efendi, 34, warga Jalan Bulak Banteng Lor 1,…

Rabu, 22 November 2017 09:13

Tersandung Narkoba, 5 PNS Dipecat

SANGATTA  -  Sedikitnya sudah 5 Pegawai Negri Sipil (PNS) di Pemkab Kutai Timur yang disanksi…

Rabu, 22 November 2017 09:12

Bapak Setubuhi Anak Kandung Hampir Tiap Hari

MALANG KOTA  –  Kelakuan pria berinisial R (35) warga Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota…

Rabu, 22 November 2017 09:11

Gara-Gara Sabu, Deddy Tinggalkan Istri dan Anak

SANGATTA  -  Gara gara terlibat narkoba jenis sabu, Dedy Lumbum Tobing terpaksa harus berpisah…

Rabu, 22 November 2017 09:07

Pemkab Telusuri Dugaan Adanya Korban Pencabulan

NUNUKAN –  Kasus pencabulan yang dilakukan Presiden Green Generation (GG) Indonesia yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .