MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30
Sesal JM, Diciduk, Istri Menanti Persalinan

PROKAL.CO, SANGATTA  –  Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika jenis sabu untuk memperkuat diri kerap jadi dalih para penggunanya. Seperti pria berinisal JM (32), dia merupakan pengguna sekaligus pengedar. Tersangka merupakan pekerja di perusahaan kontraktor alat berat besar di Kutim.

Diketahui, JM merupakan satu dari lima tersangka pemain narkoba yang berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Kutim pada Minggu (15/10).

Gajinya sebagai operator di sebuah perusahaan pertambangan ternama di Sangatta sebesar Rp 9 juta per bulan itu tak membuatnya puas. Ayah dari tiga anak itu mengaku terlibat menggunakan sabu agar lebih stamina saat bekerja. Pria kelahiran Sangkulirang, 2 Februari 1985 itu diciduk bersama bandar.

Dia mengaku menyesali perbuatannya. Apalagi, istrinya sedang menunggu hari untuk persalinan. Belum lagi, tiga anaknya masih kecil.

Menurut Kapolres Kutim AKBP Rino Eko bersama Kasat Reskrim Iptu Abdul Rauf dan Kanit I Resnarkoba, JM diamankan karena diketahui sebagai pembeli sabu dari pria berinisal AS. “Warga Perumahan Munte Kelurahan Teluk Lingga Sangatta Utara itu diamankan bersama barang bukti utama, yakni tiga poket sabu yang baru dibeli dari AS,” terang Kapolres.

Menjawab pertanyaan media ini, JM mengakui, di lingkungan kerjanya banyak karyawan menggunakan sabu saat hendak bekerja. Namun, dia membantah turut serta sebagai pengedar di lingkungan kerjanya. "Saya gunakan untuk diri sendiri agar stamina saat kerja terutama kerja malam,” kata warga Jalan Pergam itu.

Meski demikian, dia tidak membantah ada karyawan lain menggunakan sabu termasuk pekerja di luar perusahaannya tempat bekerja.

Kini, JM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, hukuman penjara menanti di depan mata. Pahitnya lagi, dia kehilangan pekerjaan yang sudah digeluti lebih enam tahun.

Kasat Resnarkoba Polres Kutim Iptu Abdul Rauf mengatakan, pihaknya mengusulkan tes urine untuk para karyawan di perusahaan tersebut dan perusahaan lain. Ini untuk mengurangi angka peredaran narkotika di Kutim. (mon/her/k11/KPG)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 10:02

Personel Patroli Ditambah

BALIKPAPAN - Untuk mengantisipasi maraknya aksi penjambretan di Kota Balikpapan,…

Selasa, 20 November 2018 10:02

Putusan Pelanggar Lalin Meningkat

BALIKPAPAN - Pasca operasi Zebra Mahakam, putusan terhadap pengendara yang…

Senin, 19 November 2018 09:48

Teken Petisi, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Terancam Buyar

JAKARTA – Dukungan terhadap Baiq Nuril Maknun terus mengalir. Minggu…

Senin, 19 November 2018 09:48

Istri Gubernur NTB Siap Jadi Penjamin Nuril

MATARAM - Surat panggilan pelaksanaan eksekusi direspons tim penasihat hukum…

Senin, 19 November 2018 09:45

Pemberkasan Penyelundup Kokain Dimulai

JAMBI – Penyidik Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi,…

Senin, 19 November 2018 09:44

Waspadalah! Penipuan Sasar Korban Curanmor

BALIKPAPAN - Modus penipuan telekomunikasi berbagai cara, mulai dari mama…

Sabtu, 17 November 2018 00:54

Duda Tewas Terseruduk Tangki

BANYUWANGI  –   Malang benar nasib Saiful Bahri (48) warga Dusun…

Sabtu, 17 November 2018 00:53

Tahanan Lapas Meninggal Tak Wajar

PALEMBANG   - Yuhendri Kusnandi (39), tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara…

Sabtu, 17 November 2018 00:52

Bakar Sampah, Merembet ke Semak Belukar

BALIKPAPAN  -  Semak belukar yang berada di sebelah pembuangan sampah…

Sabtu, 17 November 2018 00:51

Terhimpit Utang, Aniaya Wanita Paru Baya

BUNTOK  -  Gara-gara terhimpit utang, seketika pikiran jahat Panjul muncul.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .