MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 19 Oktober 2017 08:30
Sesal JM, Diciduk, Istri Menanti Persalinan

PROKAL.CO, SANGATTA  –  Sudah bukan rahasia, menggunakan narkotika jenis sabu untuk memperkuat diri kerap jadi dalih para penggunanya. Seperti pria berinisal JM (32), dia merupakan pengguna sekaligus pengedar. Tersangka merupakan pekerja di perusahaan kontraktor alat berat besar di Kutim.

Diketahui, JM merupakan satu dari lima tersangka pemain narkoba yang berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Kutim pada Minggu (15/10).

Gajinya sebagai operator di sebuah perusahaan pertambangan ternama di Sangatta sebesar Rp 9 juta per bulan itu tak membuatnya puas. Ayah dari tiga anak itu mengaku terlibat menggunakan sabu agar lebih stamina saat bekerja. Pria kelahiran Sangkulirang, 2 Februari 1985 itu diciduk bersama bandar.

Dia mengaku menyesali perbuatannya. Apalagi, istrinya sedang menunggu hari untuk persalinan. Belum lagi, tiga anaknya masih kecil.

Menurut Kapolres Kutim AKBP Rino Eko bersama Kasat Reskrim Iptu Abdul Rauf dan Kanit I Resnarkoba, JM diamankan karena diketahui sebagai pembeli sabu dari pria berinisal AS. “Warga Perumahan Munte Kelurahan Teluk Lingga Sangatta Utara itu diamankan bersama barang bukti utama, yakni tiga poket sabu yang baru dibeli dari AS,” terang Kapolres.

Menjawab pertanyaan media ini, JM mengakui, di lingkungan kerjanya banyak karyawan menggunakan sabu saat hendak bekerja. Namun, dia membantah turut serta sebagai pengedar di lingkungan kerjanya. "Saya gunakan untuk diri sendiri agar stamina saat kerja terutama kerja malam,” kata warga Jalan Pergam itu.

Meski demikian, dia tidak membantah ada karyawan lain menggunakan sabu termasuk pekerja di luar perusahaannya tempat bekerja.

Kini, JM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, hukuman penjara menanti di depan mata. Pahitnya lagi, dia kehilangan pekerjaan yang sudah digeluti lebih enam tahun.

Kasat Resnarkoba Polres Kutim Iptu Abdul Rauf mengatakan, pihaknya mengusulkan tes urine untuk para karyawan di perusahaan tersebut dan perusahaan lain. Ini untuk mengurangi angka peredaran narkotika di Kutim. (mon/her/k11/KPG)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:21

Sakit Hati, Teman Kerja Dibunuh

PELAIHARI   -  Mulutmu adalah harimaumu,  menjadi peribahasa yang melatarbelakangi…

Senin, 20 Agustus 2018 08:19

WNA Mencuri Berbekal Alumunium Foil

SURABAYA   -  Dua warga negara asing (WNA) asal Aljazair masih menjalani proses penyidikan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:18

Buronan Tembak Polisi

ACEH UTARA   -   Johansyah (32) tersangka penembakan rumah warga Lhoksukon, Aceh Utara,…

Senin, 20 Agustus 2018 08:16

Pria Beristri Perkosa Siswi SMA

KUALA PEMBUANG  -  Bahtera rumah tangga yang baru dijalani dua bulan ternyata tidak memuaskan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:15

Penggelapan Sepeda Motor, Karyawan Swasta Diamankan

JAMBI  -  Anggota Unit Reskrim Polsek Pasar Jambi, meringkus seorang pria yang merupakan karyawan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:47

Ganja Diselundupkan Lewat Bandara

JAMBI   –   Petugas Avsec Cargo Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, berhasil…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:46

Napi Korupsi Dapat Remisi

MATARAM  -   Kemenkumham memberi remisi atau pemotongan masa hukuman terhadap 1.389 orang…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:44

Pengedar di Bawah Umur Dibekuk

SANGATTA  - Kepolisian kembali menggagalkan rencana transaksi pengedaran narkoba di Jalan Diponegoro…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:43

Napi Rayakan Kemerdekaan

MARABAHAN  -  Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Marabahan tampak tak seperti…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:43

Awas, Pelaku Hipnotis Berkeliaran di ATM

JAKARTA   -   Belakangan ini marak aksi hipnotis di ATM yang ada di Jakarta Timur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .