MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 20 Oktober 2017 08:25
Hakim Terlibat Narkoba Bakal Dipecat

PROKAL.CO, SAMPIT  –  Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Satreskoba Polres Kotim mendadak menggelar tes urine terhadap seluruh pegawai dan hakim di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Sampit. Tes tersebut digunakan untuk mendeteksi siapa saja yang teridentifikasi narkoba. Jika terbukti, akan diberikan sanksi dan tindakan tegas.

”Hakim harus bebas narkoba. Kalau sampai kena narkoba, akan disanksi berat, karena itu pelanggaran terhadap kode etik. Jadi, tidak bisa main-main soal narkoba ini," kata Ketua Pengadilan Negeri Sampit Buyung Dwikora, Kamis (19/10).

Apabila ada tenaga honor, pegawai, maupun hakim yang positif narkoba, Buyung mempersilakan aparat menindaklanjutinya, termasuk sanksi yang diberikan jika ada yang terbukti positif. ”Sanksi kita lihat dulu apa, sesuai prosedur BNK. Pasti mencari barang buktinya ada atau tidak. Jika ada, silakan proses. Beda hal bila lapor terlebih dahulu untuk lakukan rehabilitasi," tegasnya.

Buyung mendapat giliran pertama tes urine, dilanjutkan hakim yang lain, yang terdiri dari delapan hakim lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan 21 pegawai dan staf, serta 17 tenaga honor pengadilan.

”Tes narkoba sudah menjadi agenda yang akan rutin dilakukan, apalagi saat ini hal tersebut sudah menjadi instruksi Mahkamah Agung,” kata Buyung.

Buyung juga menegaskan, sebelum adanya instruksi surat dari Dirjen Badan Peradilan Umum MA RI Nomor :188/DJU/KP.05.1/7/2017 perihal melaksanakan pemeriksaan narkoba tersebut, mereka sudah memprogramkan kegiatan itu.

”Ini salah satu upaya kami untuk bebas narkoba di internal Pengadilan Negeri Sampit, karena bagaimana pun, dari staf hingga hakim jangan sampai tersentuh dan menyentuh narkoba,” katanya. (ang/ign/KPG)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 08:46

Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan

BANJARMASIN  -  Lima tersangka peredaran gelap narkoba dan obat berbahaya (obaya) hanya bisa…

Kamis, 23 November 2017 08:43

Dua Bulan, 12 Pelaku Diamankan

TANJUNG SELOR  -  Polres Bulungan merilis hasil pengungkapan tindak kriminal yang ditangani…

Kamis, 23 November 2017 08:42

Kejari Panggil Sepuluh Orang

BALIKPAPAN  –  Dugaan penyalahgunaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

Kamis, 23 November 2017 08:41

Kajati Fadil: Kejahatan Korupsi Masih Merajalela

BALIKPAPAN  -  Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak)  Indonesia bertemu Kepala Kejaksaan…

Kamis, 23 November 2017 08:40

43 Orang Terjaring Razia Yustisi

BALIKPAPAN  -  Razia yustisi secara gabungan kembali digelar oleh Satpol PP, TNI dan Polri,…

Kamis, 23 November 2017 08:38

Dihakimi Massa, Dua Pencuri Terkapar

SURABAYA  -  Nasib sial dialami Achmad Irawan Efendi, 34, warga Jalan Bulak Banteng Lor 1,…

Rabu, 22 November 2017 09:13

Tersandung Narkoba, 5 PNS Dipecat

SANGATTA  -  Sedikitnya sudah 5 Pegawai Negri Sipil (PNS) di Pemkab Kutai Timur yang disanksi…

Rabu, 22 November 2017 09:12

Bapak Setubuhi Anak Kandung Hampir Tiap Hari

MALANG KOTA  –  Kelakuan pria berinisial R (35) warga Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota…

Rabu, 22 November 2017 09:11

Gara-Gara Sabu, Deddy Tinggalkan Istri dan Anak

SANGATTA  -  Gara gara terlibat narkoba jenis sabu, Dedy Lumbum Tobing terpaksa harus berpisah…

Rabu, 22 November 2017 09:07

Pemkab Telusuri Dugaan Adanya Korban Pencabulan

NUNUKAN –  Kasus pencabulan yang dilakukan Presiden Green Generation (GG) Indonesia yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .