MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 20 Oktober 2017 09:01
25 Pengembang Belum Serahkan Dokumen Bozem

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pemkot terus melakukan pengawasan terhadap 25 pengembang yang dianggap masih melanggar prosedur dalam membangun perumahan.

 Pengembang tersebut ditengarai sebagai salah satu penyumbang banjir, lantaran tidak membangun bozem ataupun memiliki bozem tapi tidak sesuai dengan prosedur.

 “Pemkot terus pantau pengembang yang tidak membuat bozem. Pengembang yang kami tegur itu ada 25 pengembang dengan 31 lokasi. Jadi, ada beberapa pengembang yang membangun perumahan lebih dari satu lokasi,” ujar Asisten I Sekdakot Balikpapan Syaiful Bahri di ruang kerjanya, kemarin.

 Pihaknya, kata dia, semakin gencar mengawasi pengembang tersebut setelah ditemukan pelanggaran dalam membangun perumahan. Pemkot telah membentuk tim khusus untuk mengawasi pengembang nakal tersebut.

 “Teguran sudah kami sampaikan ke pengembang. Tim pengawasan ini ada dari Dinas Perumahan dan Permukiman selaku instansi yang mengeluarkan izin siteplan, sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari sisi lingkungannya. Jadi, fokus kami untuk memfungsikan bozem,” ucapnya.

 Syaiful meyakini, masalah banjir di Balikpapan bisa teratasi jika semua pengembang menyediakan bozem sesuai prosedur. 

 “Banjir bisa dikendalikan kalau seluruh pengembang membangun bozem dengan baik. Sebenarnya ada yang sudah membangun bozem, tapi tidak sesuai prosedur teknis,” ungkapnya.

 Oleh sebab itu, dia meminta 25 pengembang itu agar secepatnya membangun bozem dengan benar.

 “Kalau sudah membuat bozem sesuai prosedur, serahkan kepada kami supaya kami punya kewenangan untuk melakukan perawatan. Sementara ini belum ada yang menyerahkan,” ungkap Syaiful.

 Ditegaskan, selama dokumen pembangunan bozem tersebut belum diserahkan ke pemkot, maka seluruh risiko menjadi tanggung jawab pengembang. Pemkot memiliki kewajiban merawat dan memelihara seluruh bozem jika sudah dibangun sesuai prosedur.

 “Kami sudah bentuk tim khusus untuk menangani seluruh bozem. Kami beri waktu hingga Desember 2017 ini, seluruh pengembang sudah membangun bozem sesuai prosedur. Kalau lewat waktu itu, maka sanksi tegas berupa pencabutan izin.” (tur/rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 09:00

Banjir Masih “Menghantui” Kota Minyak

BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menilai, banjir…

Minggu, 16 Desember 2018 08:55

20 Persen APBD Kaltim 2019 untuk Pengembangan SDM

BALIKPAPAN - APBD Kaltim 2019 telah disahkan sebesar Rp 10,53…

Minggu, 16 Desember 2018 08:52

Pemilih Muda Capai 40 Persen

BALIKPAPAN - Sidang pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan 2…

Minggu, 16 Desember 2018 08:50

TNI-Polri Olahraga Bersama di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi, Kodim 0905…

Minggu, 16 Desember 2018 08:47

Isran Ajak Jaga Kelestarian Kawasan Pesisir

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta lingkungan perairan maupun…

Minggu, 16 Desember 2018 08:44

GIMANA MAU KAPOK..!! Buang Sampah, Sanksi Cuma Begini...

BALIKPAPAN - Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan Nomor 13…

Minggu, 16 Desember 2018 08:42

Aplikasi Smart City Belum Terintegrasi dengan Baik

BALIKPAPAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan mengakui, aplikasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .