MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

KALTIM

Jumat, 20 Oktober 2017 09:24
Sidak Alat Timbang Pasar Tradisional

Banyak Kecurangan, Perlu Dibentuk UPT Metrologi

SIDAK PASAR: Bupati Yusran Aspar bersama Ketua DPRD H Nanang Ali, Kapolres AKBP Teddy Ristiawan, asisten dan kepala dinas saat sidak di Pasar Baru Nenang. Bupati berdialog dengan pedagang soal harga-harga komoditas pangan.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Menengah, Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) H Rusli mengakui hingga saat ini di Kabupaten PPU belum terbentuk UPT Metrologi yang bertugas secara khusus mengawasi aktivitas perdagangan yang menggunakan alat timbang.

Pihaknya mengatakan, sejauh ini dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional yang menggunakan timbangan belum berjalan maksimal.

“Kita berharap di Kabupaten PPU ini sudah terbentuk UPT Metrologi, sehingga saat melakukan pengawasan di pasar-pasar tradisional, swalayan, supermaket, SPBU-SPBU di wilayah ini bisa melibatkan petugas UPT Metrologi.

Karena petugas UPT Metrologi mempunyai alat tera (alat ukur). Di Balikpapan sudah ada UPT Metrologi, jadi kita minta bantuan petugasnya turun ke Penajam,” ujar Rusli kepada pers di Kantor Bupati, baru-baru ini.

Lebih lanjut Rusli menyebutkan, dalam melakukan pengawasan di sejumlah pasar tradisional wilayah Kecamatan Waru dan Babulu banyak ditemukan pedagang yang menggunakan alat timbangan tidak sesuai ketentuan.

“Saat kami turun pemeriksaan di pasar tradisional di dua wilayah Waru dan Babulu kami temukan ada sekitar 163 pedagang yang pakai alat timbangan tidak sesuai ukuran. Ini jelas nggak boleh, kancurang namanya, karena merugikan konsumen,” tegas Rusli.

Pihaknya menambahkan, pengawasan langsung yang dilakukan itu baru di dua pasar tradisional, Waru dan Babulu, belum menyasar sampai ke Penajam dan Sepaku.

“Rencananya kami sidak sampai pasar-pasar tradisional Penajam dan Sepaku. Kami yakin ada dugaan kecurangan timbangan yang dilakukan pedagang. Cuma kami belum turun, karena kendala anggaran operasional yang terbatas,” tutup Rusli. (pam/rus)       


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:30

Lahan Diserobot Perusahaan, Warga Mengadu ke DPRD

TANA PASER  -  Sengketa lahan antara warga dengan korporasi di Kalimantan Timur (Kaltim) tak…

Kamis, 23 November 2017 09:28

Anggota Satpol PP Jalani Tes Fisik

TANA PASER  -  Untuk meningkatkan kemampuan dan fisik pasukan pengamanan peraturan daerah,…

Kamis, 23 November 2017 09:27

Nelayan Jangan Terlena

TANA PASER  -  Produksi ikan tangkap di Kabupaten Paser cukup rendah dibandingkan produksi…

Kamis, 23 November 2017 09:27

Ribuan Warga Paser Belum Perekaman KTP-el

TANA PASER   -  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Paser masih…

Kamis, 23 November 2017 09:22

Dari Jepang untuk PPU

PENAJAM  -  Pemerintah KabupatenPenajam Paser Utara (PPU) bersama kabupaten/kota lainnya menerima…

Kamis, 23 November 2017 09:20

Kajari Butuh Awak Media

PENAJAM  -  Awak media Grup Kaltim Post (Kaltim Post, Balikpapan Pos, Balikpapan TV (BTV))…

Kamis, 23 November 2017 09:19

Bupati Santuni 101 Yatim dan Fakir Miskin

PENAJAM  -  Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar mengatakan, orang yang mendustakan…

Kamis, 23 November 2017 09:19

Sekkab Sayangkan Belum Ada Desa Laporkan Hasilnya

PENAJAM - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Penajam Paser Utara (PPU) H Tohar menutup kegiatan Bulan Bhakti…

Rabu, 22 November 2017 10:15

Maling Sering Beraksi di Kandilo Plaza

TANA PASER  -   Para pedagang di Kandilo Plaza mulai waswas lagi setelah terjadi pembobolan…

Rabu, 22 November 2017 10:13

Positif Narkoba, Sanksi Menanti

TANA PASER  -  Untuk mengantisipasi dan mendeteksi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .