MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

UTAMA

Rabu, 08 November 2017 08:43
Direktur Reskrimum Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri
DIDUGA MELANGGAR PROSEDUR: Kuasa hukum Laparinta menunjukkan salinan surat aduan yang ditujukan ke presiden terkait dugaan pelanggaran prosedur yang dilakukan Ditreskrimum Polda Kaltim. Laparinta saat berada di dalam sel tahanan Mapolda Kaltim.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri lantaran diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam proses penanganan perkara pertanahan. Hal itu menyusul kasus yang tengah ditangani Ditreskrimum Polda Kaltim terkait penetapan tersangka kepada Laparinta, yang disangkakan melakukan penyerobotan tanah seluas 27.700 meter persegi yang terletak di Jalan Syarifuddin Yoes, RT 45, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan; dan melakukan pemalsuan surat.

 Kuasa hukum tersangka, Akhmad Aldrino Linkoln SH mengungkapkan, tindakan yang dilakukan penyidik dianggap melampaui batas kewenangannya. Di mana, hal itu masih dalam proses gugatan perdata di Pengadilan Negeri Balikpapan.

 “Untuk membuktikan kepemilikan tanah klien kami, melalui saya selaku kuasa hukumnya mengajukan gugatan ke PN Balikpapan dengan nomor register 76/Pdt.G/2017/PN.Bpp dengan tergugat Sohet Chairil yang mengaku memiliki sertifikat hak guna bangunan tahun 2001. Padahal, klien kami memiliki segel tahun 1994 dan menempati tanah tersebut sejak lama,” ungkapnya.

 Dia menegaskan, sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1956, seharusnya penyidik tidak melakukan penahanan. Tetapi, menunggu putusan inkrah dari putusan pengadilan perdata.

 “Selain itu, juga sesuai dengan surat Kejaksaan Agung RI kepada seluruh kepala kejaksaan tinggi nomor B-230/E/Ejp/01/2013 perihal penanganan perkara tindak pidana umum yang objeknya berupa tanah, mengharuskan putusan pengadilan perdata tentang kepemilikan terlebih dahulu‎. Namun faktanya, Polda Kaltim menetapkan status tersangka kepada klien kami atas laporan dari Sohet Chairil tentang pemalsuan,” bebernya.

 Menurutnya, penetapan kliennya sebagai tersangka, Polda Kaltim telah menabrak aturan-aturan hukum yang seharusnya dipegang teguh kepolisian dalam penanganan perkara. 

 “Saya berkeyakinan bahwa terjadi kesalahan prosedur dalam perkara yang menyangkut klien kami. Maka kesempatan pertama, saya akan laporkan Direktur Reskrimum Polda Kaltim ke Divisi Propam Mabes Polri untuk diuji, apakah benar ada salah dalam prosedur penanganan. Jadi keyakinan saya sebagai advokat,” akunya.

 Yang juga membuat Aldrino geleng-geleng kepala, kliennya tengah menderita sakit infeksi paru yang sudah dibuktikan dari rekam medis dokter yang perlu mendapatkan perawatan. “Saya selaku kuasa hukumnya sudah menjelaskan berkali-kali kepada penyidik bahwa klien kami menderita sakit infeksi paru. Nah, kan seharusnya juga dijadikan dasar pertimbangan. Seorang tersangka dalam keadaan sakit tidak boleh ditahan, kan harus mendapat hak-haknya dengan wajar seperti pengobatan,” paparnya.

 Selain itu, pihaknya juga mengadukan Polda Kaltim kepada Presiden Joko Widodo yang dianggap melindungi praktik mafia tanah di Balikpapan.

 Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui duduk permasalahan kasus tersebut. Namun demikian, pihaknya akan melakukan koordinasi kepada Ditreskrimum.

 “Saya sedang tidak di kantor. Besok (hari ini, Red) saja, biar saya cek update dari penyidik,” timpalnya. (pri/cal/k1)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:06

Ketua RT Kecam Keras Pelaku

BALIKPAPAN  -  Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis…

Kamis, 23 November 2017 09:03

Wali Kota Diminta Cabut Segudang Penghargaan P

“Saya mohon pengawasan bersama. Tidak hanya dari pemerintah kota, tapi dari semua elemen masyarakat…

Kamis, 23 November 2017 09:01

Hobi Menjadi Malapetaka

BALIKPAPAN  -  Penyesalan selalu datang belakangan. Seperti itulah yang dialami oleh Rudi…

Kamis, 23 November 2017 08:58

Lerai Keributan, Polisi Bonyok Dikeroyok Pemain Futsal

BALIKPAPAN  - Seorang anggota polisi dari Satuan Sabhara Polres Balikpapan terpaksa dilarikan ke…

Kamis, 23 November 2017 08:57

Lapas Baru dalam Pembenahan

BALIKPAPAN  -  Dari 12 kamar sel yang berada di gedung baru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)…

Kamis, 23 November 2017 08:57

Jukir Nyambi Kurir Sabu

BALIKPAPAN  -  Merasa tak cukup penghasilannya sebagai tukang parkir, Achmed Chaidir (41)…

Kamis, 23 November 2017 08:55

Tukang Servis Curi Alat Elektronik

BALIKPAPAN  -  Kepandaian membongkar pasang dan memperbaiki peralatan elektronik menghantarkan…

Kamis, 23 November 2017 08:51

Diskusi Para Nenek Pikun

Tiga orang nenek sedang berdiskusi tentang masa tua mereka. Nenek pertama berkata, “Kadang-kadang…

Rabu, 22 November 2017 09:36

P Dicopot sebagai Presiden GGI

BALIKPAPAN  -  Tertangkapnya pelaku kekerasan seksual berinisial P membuat sejumlah pihak…

Rabu, 22 November 2017 09:32

Saat SMP Suka Bergaul sama Wanita

SIAPA   yang tidak kenal P? Alumnus salah satu SMP negeri di Balikpapan ini dikenal paling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .