MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 08 November 2017 08:43
Direktur Reskrimum Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri
DIDUGA MELANGGAR PROSEDUR: Kuasa hukum Laparinta menunjukkan salinan surat aduan yang ditujukan ke presiden terkait dugaan pelanggaran prosedur yang dilakukan Ditreskrimum Polda Kaltim. Laparinta saat berada di dalam sel tahanan Mapolda Kaltim.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -   Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Kaltim, Kombes Pol Hilman dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri lantaran diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam proses penanganan perkara pertanahan. Hal itu menyusul kasus yang tengah ditangani Ditreskrimum Polda Kaltim terkait penetapan tersangka kepada Laparinta, yang disangkakan melakukan penyerobotan tanah seluas 27.700 meter persegi yang terletak di Jalan Syarifuddin Yoes, RT 45, Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan; dan melakukan pemalsuan surat.

 Kuasa hukum tersangka, Akhmad Aldrino Linkoln SH mengungkapkan, tindakan yang dilakukan penyidik dianggap melampaui batas kewenangannya. Di mana, hal itu masih dalam proses gugatan perdata di Pengadilan Negeri Balikpapan.

 “Untuk membuktikan kepemilikan tanah klien kami, melalui saya selaku kuasa hukumnya mengajukan gugatan ke PN Balikpapan dengan nomor register 76/Pdt.G/2017/PN.Bpp dengan tergugat Sohet Chairil yang mengaku memiliki sertifikat hak guna bangunan tahun 2001. Padahal, klien kami memiliki segel tahun 1994 dan menempati tanah tersebut sejak lama,” ungkapnya.

 Dia menegaskan, sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1956, seharusnya penyidik tidak melakukan penahanan. Tetapi, menunggu putusan inkrah dari putusan pengadilan perdata.

 “Selain itu, juga sesuai dengan surat Kejaksaan Agung RI kepada seluruh kepala kejaksaan tinggi nomor B-230/E/Ejp/01/2013 perihal penanganan perkara tindak pidana umum yang objeknya berupa tanah, mengharuskan putusan pengadilan perdata tentang kepemilikan terlebih dahulu‎. Namun faktanya, Polda Kaltim menetapkan status tersangka kepada klien kami atas laporan dari Sohet Chairil tentang pemalsuan,” bebernya.

 Menurutnya, penetapan kliennya sebagai tersangka, Polda Kaltim telah menabrak aturan-aturan hukum yang seharusnya dipegang teguh kepolisian dalam penanganan perkara. 

 “Saya berkeyakinan bahwa terjadi kesalahan prosedur dalam perkara yang menyangkut klien kami. Maka kesempatan pertama, saya akan laporkan Direktur Reskrimum Polda Kaltim ke Divisi Propam Mabes Polri untuk diuji, apakah benar ada salah dalam prosedur penanganan. Jadi keyakinan saya sebagai advokat,” akunya.

 Yang juga membuat Aldrino geleng-geleng kepala, kliennya tengah menderita sakit infeksi paru yang sudah dibuktikan dari rekam medis dokter yang perlu mendapatkan perawatan. “Saya selaku kuasa hukumnya sudah menjelaskan berkali-kali kepada penyidik bahwa klien kami menderita sakit infeksi paru. Nah, kan seharusnya juga dijadikan dasar pertimbangan. Seorang tersangka dalam keadaan sakit tidak boleh ditahan, kan harus mendapat hak-haknya dengan wajar seperti pengobatan,” paparnya.

 Selain itu, pihaknya juga mengadukan Polda Kaltim kepada Presiden Joko Widodo yang dianggap melindungi praktik mafia tanah di Balikpapan.

 Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui duduk permasalahan kasus tersebut. Namun demikian, pihaknya akan melakukan koordinasi kepada Ditreskrimum.

 “Saya sedang tidak di kantor. Besok (hari ini, Red) saja, biar saya cek update dari penyidik,” timpalnya. (pri/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 22 Juli 2018 09:22

Sanksi Telah Menanti

BALIKPAPAN - Pencemaran minyak di perairan belakang proyek pembangunan dermaga Pangkalan TNI AL atau…

Minggu, 22 Juli 2018 09:19

Bawa Senjata Api Rakitan, Oknum ASN Diciduk

SANGATTA - FW (35), warga Jalan APT Pranoto, Gang Etam, RT 35, Desa Sangatta Utara, terpaksa berurusan…

Minggu, 22 Juli 2018 09:13

Satu Keluarga Terlibat Lakalantas

BALIKPAPAN - Ini menjadi peringatan bagi para pengendara maupun yang dibonceng agar memperhatikan betul…

Minggu, 22 Juli 2018 09:06

Fadli 10 Hari Menghilang

BALIKPAPAN - Keluarga mana yang tak kepikiran bila ada sanak keluarga yang pergi tanpa izin dan tak…

Minggu, 22 Juli 2018 09:03

Pelaku Teror Tidak Ditahan

BALIKPAPAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Muhaimin angkat bicara soal teror bom…

Minggu, 22 Juli 2018 09:02

Bocah Tewas Tersambar Petir

SAMARINDA - Hujan deras disertai kilat dan gemuruh guntur berujung meregangnya nyawa bocah berusia 12…

Sabtu, 21 Juli 2018 01:16

Kepsek Diteror Siswa yang Ngaku ISIS

BALIKPAPAN  -  Wajah Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Muhammadiyah 2, Khairil sempat pucat setelah…

Sabtu, 21 Juli 2018 01:12

JAWAB KRITIKAN

BALIKAPAN   -   Menjamu Persegres Gresik United di Stadion Batakan pada Jumat (20/7)…

Sabtu, 21 Juli 2018 01:11

Dua Kurir Ekstasi Ditangkap

BALIKPAPAN  -  Peredaran narkotika memang menjadi ancaman bagi kota besar di Kaltim. Sehingga…

Sabtu, 21 Juli 2018 01:10

Ceceran Minyak Kembali Cemari Pantai Balikpapan

BALIKPAPAN  -  Pencemaran minyak di perairan Kota Minyak kembali terjadi. Masyarakat dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .