MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Selasa, 14 November 2017 08:28
Kebutuhan Depo Kontainer Mendesak

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Terbatasnya lapangan penumpukan komersial turun membebani Terminal Petikemas Kariangau yang dikelola PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT). Sebab sebagian besar pengguna jasa masih memanfaatkan lapangan penumpukan miliknya untuk sementara waktu.

 "Di kota-kota lain seperti Makassar atau Jakarta keberadaan perusahaan depo (kontainer) jumlahnya cukup banyak sehingga kontainer yang masuk ke pelabuhan segera menempati depo tempat tanpa berlama-lama di terminal. Namun, di Balikpapan ini hanya ada satu perusahaan depo dan kapasitasnya tidak besar," kata Direktur Utama PT KKT M Basir dijumpai di kantornya, baru-baru ini. Luas lahan satu depo yang dimaksud hanya setengah hektare. Sementara area penumpukan miliknya seluas 6 hektare.

 Dia menjelaskan, sesuai peraturan kepelabuhan, kontainer hanya boleh masuk maksimal lima hari sebelum jadwal kedatangan kapal. Pun begitu sebaliknya.

 Adapun lapangan penumpukan miliknya, bersifat sementara untuk layanan bongkar muat. Itu sebabnya tarif yang dibebankan tidak terlalu mahal. Hanya Rp 16 ribu untuk lima hari pertama. Berikutnya dipatok Rp 16 ribu per hari. Jumlah itu sudah termasuk biaya asuransi jika terjadi kehilangan. Walhasil, dengan banyaknya kontainer yang memanfaatkan lapangan penumpukan, membuat kesan tidak ekonomis.

 Lebih lanjut dia menerangkan, idealnya, jumlah perusahaan depo kontainer di Balikpapan diperbanyak. Apalagi frekuensi kapal yang datang dan berangkat melalui TPK semakin tinggi.

 Selama tiga bulan terakhir sejak Agustus misalnya, produksi handling (troughput)  tumbuh 41 persen menyusul dibukanya pelayaran transhipment rute Jakarta-Surabaya-Balikpapan-Bitung pulang pergi mengangkut barang logistik dengan volume lebih besar. Dari rata-rata 12 ribu box per bulan kini menjadi 17 ribu per bulan. "Ini baru ujicoba. Selanjutnya, volume angkut kapal akan meningkat, bisa 1.500 hingga 2 ribu TEUs (Twenty Foot Equivalent Units, Red)," lanjutnya

 Disebutkan, dalam periode uji coba, volume angkut layanan transhipment sebanyak 1.000 TEUs dari kapasitas angkut 3.500 TEUs. Dengan frekuensi dua kali dalam sepekan. Dari jumlah itu 20 persen di antaranya turun di TPK. Selama ini, kapal yang masuk ke TPK hanya mengangkut 400 hingga 500 TEUs. Paling banyak 900 hingga 1.000 TEUs. Transhipment pun diklaim sukses memberi menekan biaya logistik karena berdaya angkut lebih besar dan frekuensi yang rutin.

 Selain mencatatkan peningkatan produksi, layanan tersebut juga membuka konektivitas ke pelabuhan lain menggunakan kapal feeder. Berupa kapal berukuran kecil yang mengangkut barang dari daerah-daerah menuju pelabuhan utama atau hub yang notabene dilalui kapal berukuran besar atau sebaliknya. Utamanya yang tidak dilalui program transhipment. Seperti ke Banjarmasin, Toli Toli, Makassar, Ambon dan Ternate.

 Walhasil, transhipment kian mengokohkan TPK sebagai pelabuhan utama bagi daerah lain. (dra)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 07:52

Terlilit Utang, Perusahaan Teh Legendaris Sariwangi Dinyatakan Pailit

JAKARTA  -   PT Sariwangi Agricultural Estate Agency telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:50

2019, Pemerintah Usulkan Subsidi Energi Turun Rp 7,6 T

   JAKARTA  -  Panitia kerja (Panja) belanja pemerintah memberikan usulan terhadap…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:49

Soal UMP, Jangan Dipolitisasi Jelang Pemilu

JAKARTA  -  Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional Unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:30

Pertamina Sehati Terminal BBM Balikpapan

UPAYA Terminal BBM Balikpapan, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:29

Skill Contest, Cara AHM Cetak SDM Handal dan Entrepreneur Otomotif

BEKASI -  Untuk kali ke-9 sejak tahun 2010, produsen motor PT Astra Honda Motor membidani lahirnya…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:16

Tiap 5,5 Detik Lahir Satu Unit Motor Honda

BEKASI  -  Sukses menembus pasar ekspor, PT Astra Honda Motor (AHM) justru mengaku kuwalahan…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:14

Pengusaha Butuh Kepastian Pasar

SAMARINDA  -  Program mandatori biodiesel 20 persen (B20)  atau pencampuran minyak kelapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:13

Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA  -  Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus…

Selasa, 16 Oktober 2018 08:14

Harga TBS Sawit Anjlok, Pengaruhi Transaksi di Pegadaian

TANA PASER  –  Pertumbuhan ekonomi yang melambat ditambah anjloknya harga Tandan Buah…

Selasa, 16 Oktober 2018 08:12

Kaltim Kekurangan 27 Tenaga Pendamping Desa

SAMARINDA  -  Jumlah tenaga pendamping desa di Kaltim telah mencapai 448 orang. Namun menurut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .