MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 14 November 2017 08:37
Sebarkan Video Berbau SARA di Grup WA, Sakim Dipolisikan

PROKAL.CO, PALEMBANG  -  Sakim Nanda Budi Setiawan dilaporkan ke aparat kepolisian karena menyebarkan video yang berisi konten SARA di sebuah grup WhatsApp. Pelapor adalah Forum Masyarakat Sumatera Selatan dan Suara Wong Kito.

Dalam laporan polisi tertanggal 13 November 2017 tersebut, para pelapor melaporkan terkait pesan berantai yang dikirim Sakim di grup WhatsApp tanpa memberikan keterangan sedikit pun pada Sabtu (11/11).

Dalam pesan itu, Sakim mengirim video yang membandingkan video cara mendidik yang ada di luar negeri dengan cara mendidik umat Islam.

"Dalam beberapa grup, terlapor mengirimkan video yang membandingkan cara mendidik umat Islam dengan yang ada di luar negeri. Di video itu, terlapor seolah membandingkan cara mendidik umat Islam yang tidak sesuai dan membuat resah masyarakat," kata Ketua Masika Ikatan Cendekiawan Muda Indonesia Kota Palembang Aji Donny Meilano kepada wartawan setelah membuat laporan di SPKT Polda Sumsel, Senin (13/11).

Menurut Aji, ada semacam perbuatan yang dilakukan terlapor dan membuat situasi tidak nyaman di Sumsel, terutama cara mendidik umat Islam yang di-share. Para pelapor merasa dirugikan dan menganggap perbuatan terlapor adalah penistaan agama serta melanggar Pasal 28 ayat 2 dan/atau Pasal 45 UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Padahal cara-cara membandingkan seperti itu tidak sepatutnya dilakukan, karena akan membuat kegaduhan dengan beredarnya video tersebut dan belum tentu kebenarannya seperti itu cara umat Islam mendidik," sambungnya.

Sementara itu, Deni Cikarif Tegar selaku koordinator pelapor yang tergabung dari Forum Masyarakat Sumatera Selatan dan Forum Wong Kito mengatakan pesan berantai yang dikirim oleh terlapor sangat merugikan umat Islam dan masyarakat Sumsel yang telah lama hidup dengan kedamaian.

"Kami minta Polda Sumsel melakukan tindakan untuk penegakan hukum. Kami kasih waktu tujuh hari untuk memproses, karena ini sangat meresahkan. Terlapor ini juga mantan anggota DPRD, seharusnya paham. Tapi jika itu tidak dilakukan, kami akan melakukan aksi besar-besaran di Sumsel," sambungnya.

Saat dimintai konfirmasi detikcom, Sakim mengaku sudah meminta maaf di dua grup yang dikirimi video, yakni grup Forum Masyarakat Sumatera Selatan dan Suara Wong Kito. Selain itu, dia mengaku tidak ada niat apa pun karena hanya ingin berbagi informasi.

"Kalau mereka sudah lapor, ya kita ikuti saja prosesnya. Menurut saya, itu hanya berbagi informasi di grup (grup WhatsApp). Saya sudah sampaikan permintaan maaf, dianggap tidak tepat dan saya dikeluarkan dari grup," ujar Sakim menanggapi laporan tersebut.

"Saya itu dapat dari grup lain dan saya bagikan ke grup (Forum Masyarakat Sumsel dan Suara Wong Kito), bukan saya yang edit video itu. Akan tetapi saya serahkan saja mekanisme kepada hukum, tidak ada tendensius apa-apa. Kalau mereka mau laporkan, saya kan tidak bisa larang," tutupnya.(dtc/vie)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:39

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

JAKARTA   -   Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:38

Tunggu Langganan, Ojol Ditikam

PALEMBANG  –  Kriminalitas terhadap ojek online (ojol) terjadi di Jl…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:37

Jelang Natal, 329 Orang Diringkus Polisi

PALU  -  Pelaksanaan operasi pekat Tinombala II 2018, Satgas Polda…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:36

Ditabrak Truk Fuso, Mahasiswa Meregang Nyawa

SENGETI  –  Seorang mahasiswa meregang nyawa usai kecelakaan di Jalan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:53

Mulut Berbuih, Mahasiswi Akper Tewas

BANJARMASIN   –   Via Febrianti terlihat pucat. Mahasiswi semester 1…

Jumat, 14 Desember 2018 07:51

Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

MUARATEBO   -   Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, akhirnya…

Jumat, 14 Desember 2018 07:50

Tiga Pengeroyok Anggota TNI Diringkus

JAKARTA   –   Polisi fokus mengejar pengeroyok anggota TNI-AL Kapten…

Jumat, 14 Desember 2018 07:49

Cindi Terbujur Kaku di Sofa Kafe

PALEMBANG   -  Seorang cewek bernama Cindi Sandora (25) ditemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:56

Mayat Bayi dalam Kardus

PONTIANAK  -   Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:54

Perintah Pungli Lewat Kertas Sakti

MATARAM   -   Mantan Kadis Pendidikan Kota Mataram  Sudenom menjalani sidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .