MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

METROPOLIS

Selasa, 14 November 2017 09:16
Sempat Sembuh dan Bersekolah, Kini Kembali Kritis

Dicha Larasati Putri, Bocah Malang Penderita Hemofilia

ALAMI KOMA: Dicha kembali terbaring di ruang PICU-NICU RSKD dan mengalami koma selama enam hari.

PROKAL.CO, Kabar kurang baik kembali menghampiri Dicha Larasati Putri. Bocah malang penderita hemofilia ini kembali harus terbaring di Rumah Sakit dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Masuk rumah sakit sejak 11 hari lalu, enam hari terakhir Dicha mengalami koma. Kini Dicha dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit and Pediatric Intensive Care Unit (PICU-NICU).

 DICHA  seakan tak berdaya melawan penyakitnya. Dia tak mampu mengeluarkan sepatah katapun. Dicha kini mengalami koma. 

 Terbaring di atas kasur berwarna hijau muda dengan selang dalam mulutnya, Dicha tak sekalipun membuka matanya. Sang ibunda, Nurlina mengaku pasrah dan berharap anaknya segera diberi kesembuhan. Dia ingin melihat Dicha menjalani aktivitas layaknya anak-anak seusianya.

 Dari penuturan Nurlina, saat ini Dicha membutuhkan bantuan dana untuk membiayai pengobatannya. Biaya yang dibutuhkan untuk keperluan membeli obat, yakni sebesar Rp 2,3 juta. Nurlina yang hanya seorang janda dan penjual kue keliling, tak mampu membiayai keperluan obat anaknya tersebut. 

 “Saya tidak tahu lagi, Mas. Masalah biaya saya juga belum tahu. Saya hanya bisa berharap anak saya segera sadar dari komanya dan bisa segera sembuh. Saat ini dokter masih mengusahakan agar Dicha bisa segera sadar dari komanya,” katanya.

 Sebelum mengalami koma, Dicha sempat berkomunikasi dengan ibunya. Tepat satu jam sebelum Dicha mengalami koma, bocah tujuh tahun ini mengatakan kepada ibunya bahwa dirinya harus menjadi anak yang kuat dan mampu melawan penyakitnya. Tak hanya itu, Dicha juga mempunyai keinginan untuk membelikan ibunya kado saat hari ulang tahunnya pada tanggal 28 November ini. Tak ayal, mendengar niat tulus anaknya itu, Nurlina tak dapat membendung air matanya.

 “Satu jam sebelum koma itu, dia masih cerita-cerita sama saya. Katanya dia harus jadi anak yang kuat. Dia juga cerita kalau dia sudah nabungin uang Rp 30 ribu, mau beliin saya kado ulang tahun,” ungkapnya.

 Kini Nurlina hanya bisa berharap anaknya sembuh. Niat anaknya untuk membelikannya kado pada hari ulang tahunnya itu pun di luar pengetahuannya. Dia mengaku kaget setelah mendengar langsung niat anaknya itu.

 “Saya nggak ingin kado apa-apa dari dia, Mas. Saya hanya ingin dia bangun dari tidur panjangnya. Saya ingin dia sembuh, saya ingin dia sehat seperti anak lainnya,” ujarnya.

 Kabar kondisi Dicha yang terbaring koma di rumah sakit dan membutuhkan biaya untuk keperluan obat tersebut juga tersebar di media sosial. Berbagai komunitas dan masyarakat merespons baik dengan memberikan bantuan donasi untuk perawatan Dicha. 

 Sebelum kembali terbaring di RSKD, kondisi serupa juga pernah dialami Dicha. Anak perempuan yang didiagnosis mempunyai penyakit hemofilia itu harus kembali masuk ke RSKD, antaran mengalami infeksi pendarahan di lambungnya. Kejadian itu terjadi pada pertengahan April lalu. Kala itu Dicha mendapat perawatan di ruang NICU PICU selama empat hari. Dia dilarikan ke rumah sakit pada 13 April. Malam hari sebelum dirawat di RS, kondisi badan dan wajahnya pucat pasi. Dia juga mengalami muntah biasa hingga muntah darah dengan demam tinggi.

Namun, seiring tingginya kepedulian warga kota, Dicha akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Sardjito Jogjakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Setelah berhasil dibawa ke Jogjakarta, Dicha berhasil sembuh dan kembali ke Balikpapan. Bahkan bukan hanya sembuh dan beraktivitas seperti biasa, Dicha kembali bersekolah bersama teman-temannya.

Bagi warga yang ingin mendonasikan sebagian rezekinya untuk membantu biaya pengobatan Dicha dapat melalui transfer ke nomor rekening Mandiri 1490006141925 atas nama Nurlina, nomor handphone 085822229525, atau menyerahkan langsung bantuannya kepada ibunda Dicha dengan datang ke ruang PICU-NICU RSKD Balikpapan. Semoga lekas sembuh Dicha! (yad/rus/k1)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:48

Pemkot Bebaskan Retribusi

BALIKPAPAN   -  Beroperasinya Pasar Rakyat Karang Joang di Km 12, Kelurahan Karang Joang,…

Kamis, 23 November 2017 09:46

Kasus DBD Turun Drastis

BALIKPAPAN  -  Memasuki pekan keempat pada bulan November, tidak ada penambahan angka kematian…

Kamis, 23 November 2017 09:45

Komisi IV DPRD Sidak PMI

BALIKPAPAN  -  Adanya laporan kekurangan stok darah hingga sulitnya mendapatkan darah untuk…

Kamis, 23 November 2017 09:44

Pastikan Selektif Beri Izin

BALIKPAPAN  -  Pengawasan terhadap pohon-pohon pelindung di Kota Balikpapan merupakan wewenang…

Kamis, 23 November 2017 09:43

Tegaskan Golkar Tetap Solid

KETUA  Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Johny NG menegaskan, jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai…

Kamis, 23 November 2017 09:42

Evaluasi Studi Kelayakan Sudah Final

SEMPAT molor dari target, proyek penyulingan air laut atau desalinasi dipastikan segera terealisasi.…

Kamis, 23 November 2017 09:42

Perspektif Pembangunan Kilang Minyak

PENGELOLAAN minyak dan gas bumi (migas) dalam sudut pandang hukum memiliki ruang untuk diperdebatkan.…

Kamis, 23 November 2017 09:41

Harga Naik Satu Persen, Bisa Akibatkan 120 Ribu Warga Jadi Miskin

Inflasi menjadi salah satu faktor penyebab turunnya nilai mata uang. Ini karena meningkatnya harga-harga…

Rabu, 22 November 2017 09:46

BAHAYA:

 Jalan ambles di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan…

Rabu, 22 November 2017 09:44

Bandel, Pimpinan PT MBS Tak Mau Temui Pemkot

BALIKPAPAN  -  Pemkot kesulitan menemui pimpinan Perusda Kaltim, PT Melati Bhakti Satya (MBS),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .