MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Selasa, 14 November 2017 09:16
Sempat Sembuh dan Bersekolah, Kini Kembali Kritis

Dicha Larasati Putri, Bocah Malang Penderita Hemofilia

ALAMI KOMA: Dicha kembali terbaring di ruang PICU-NICU RSKD dan mengalami koma selama enam hari.

PROKAL.CO, Kabar kurang baik kembali menghampiri Dicha Larasati Putri. Bocah malang penderita hemofilia ini kembali harus terbaring di Rumah Sakit dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Masuk rumah sakit sejak 11 hari lalu, enam hari terakhir Dicha mengalami koma. Kini Dicha dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit and Pediatric Intensive Care Unit (PICU-NICU).

 DICHA  seakan tak berdaya melawan penyakitnya. Dia tak mampu mengeluarkan sepatah katapun. Dicha kini mengalami koma. 

 Terbaring di atas kasur berwarna hijau muda dengan selang dalam mulutnya, Dicha tak sekalipun membuka matanya. Sang ibunda, Nurlina mengaku pasrah dan berharap anaknya segera diberi kesembuhan. Dia ingin melihat Dicha menjalani aktivitas layaknya anak-anak seusianya.

 Dari penuturan Nurlina, saat ini Dicha membutuhkan bantuan dana untuk membiayai pengobatannya. Biaya yang dibutuhkan untuk keperluan membeli obat, yakni sebesar Rp 2,3 juta. Nurlina yang hanya seorang janda dan penjual kue keliling, tak mampu membiayai keperluan obat anaknya tersebut. 

 “Saya tidak tahu lagi, Mas. Masalah biaya saya juga belum tahu. Saya hanya bisa berharap anak saya segera sadar dari komanya dan bisa segera sembuh. Saat ini dokter masih mengusahakan agar Dicha bisa segera sadar dari komanya,” katanya.

 Sebelum mengalami koma, Dicha sempat berkomunikasi dengan ibunya. Tepat satu jam sebelum Dicha mengalami koma, bocah tujuh tahun ini mengatakan kepada ibunya bahwa dirinya harus menjadi anak yang kuat dan mampu melawan penyakitnya. Tak hanya itu, Dicha juga mempunyai keinginan untuk membelikan ibunya kado saat hari ulang tahunnya pada tanggal 28 November ini. Tak ayal, mendengar niat tulus anaknya itu, Nurlina tak dapat membendung air matanya.

 “Satu jam sebelum koma itu, dia masih cerita-cerita sama saya. Katanya dia harus jadi anak yang kuat. Dia juga cerita kalau dia sudah nabungin uang Rp 30 ribu, mau beliin saya kado ulang tahun,” ungkapnya.

 Kini Nurlina hanya bisa berharap anaknya sembuh. Niat anaknya untuk membelikannya kado pada hari ulang tahunnya itu pun di luar pengetahuannya. Dia mengaku kaget setelah mendengar langsung niat anaknya itu.

 “Saya nggak ingin kado apa-apa dari dia, Mas. Saya hanya ingin dia bangun dari tidur panjangnya. Saya ingin dia sembuh, saya ingin dia sehat seperti anak lainnya,” ujarnya.

 Kabar kondisi Dicha yang terbaring koma di rumah sakit dan membutuhkan biaya untuk keperluan obat tersebut juga tersebar di media sosial. Berbagai komunitas dan masyarakat merespons baik dengan memberikan bantuan donasi untuk perawatan Dicha. 

 Sebelum kembali terbaring di RSKD, kondisi serupa juga pernah dialami Dicha. Anak perempuan yang didiagnosis mempunyai penyakit hemofilia itu harus kembali masuk ke RSKD, antaran mengalami infeksi pendarahan di lambungnya. Kejadian itu terjadi pada pertengahan April lalu. Kala itu Dicha mendapat perawatan di ruang NICU PICU selama empat hari. Dia dilarikan ke rumah sakit pada 13 April. Malam hari sebelum dirawat di RS, kondisi badan dan wajahnya pucat pasi. Dia juga mengalami muntah biasa hingga muntah darah dengan demam tinggi.

Namun, seiring tingginya kepedulian warga kota, Dicha akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Sardjito Jogjakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Setelah berhasil dibawa ke Jogjakarta, Dicha berhasil sembuh dan kembali ke Balikpapan. Bahkan bukan hanya sembuh dan beraktivitas seperti biasa, Dicha kembali bersekolah bersama teman-temannya.

Bagi warga yang ingin mendonasikan sebagian rezekinya untuk membantu biaya pengobatan Dicha dapat melalui transfer ke nomor rekening Mandiri 1490006141925 atas nama Nurlina, nomor handphone 085822229525, atau menyerahkan langsung bantuannya kepada ibunda Dicha dengan datang ke ruang PICU-NICU RSKD Balikpapan. Semoga lekas sembuh Dicha! (yad/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:11

TATA DRAINASE BURUK

Hujan deras yang mengguyur sebagian Kota Balikpapan kemarin (20/2), kembali menggenangi sejumlah jalan…

Rabu, 21 Februari 2018 10:09

Pos PMK Diselidiki Polisi

BALIKPAPAN  -  Polemik proyek pembangunan pos pemadam kebakaran (PMK) di Km 11, Karang Joang,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:09

Kepentingan Masyarakat Lebih Utama daripada Membangun Gedung Baru

BALIKPAPAN  -   Proyek pembangunan gedung baru DPRD setinggi lima lantai resmi dibatalkan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:05

Dua Jam, 730 Tabung Elpiji Ludes

TANA PASER  -  Operasi pasar (OP) gas elpiji yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:04

Banyak Objek Wisata, Kunjungan Perjalanan Digoyang Jalan Rusak

KURANG  afdal bila berkunjung ke objek wisata air terjun belum basah kuyup. Mandi menjadi impian…

Rabu, 21 Februari 2018 09:58

PDAM Merugi, Kaji Kenaikan Tarif

PENAJAM  -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka tengah mempertimbangkan kenaikan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:57

Setahun Bagikan 300 APAR

BALIKPAPAN  -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan kian serius dalam upaya…

Selasa, 20 Februari 2018 10:50

Tembinus, Air Terjun Penggoda Hati

Semerbak bau khas dedaunan di tengah rimba belantara dan riuh simfoni air terjun menyambut langkah para…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

DKK Temukan Kasus Gizi Buruk

BALIKPAPAN  -  Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan tengah fokus memantau perkembangan kesehatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:45

BPBD Bantah Mangkrak, Dewan Panggil OPD

BALIKPAPAN  -  Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan membantah jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .