MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | METROPOLIS | HUKUM DAN KRIMINAL | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | KECAMATAN

RUBRIK

Selasa, 14 November 2017 09:42
Ke Eropa lewat Program Pertukaran Pelajar

PROKAL.CO, Menimba ilmu di luar negeri jadi dambaan hampir setiap pelajar SMA. Sayangnya, impian tersebut sering terbentur kendala finansial. Namun demikian, bukan berarti tidak ada jalan keluar untuk menuntut ilmu hingga ke negeri orang. Program pertukaran pelajar pun bisa jadi solusi.

 

FREDY JANU

 

Hal inilah yang di rasakan Aisyah Az Zahra (16). Dalam waktu dekat ini ia akan berangkat ke luar negeri mengikuti program pertukaran pelajar.  Dijadwalkan bulan Desember 2017 ini  siswa kelas Xl SMAN 1 Balikpapan ini berangkat lebih dulu ke Eropa, berkat prestasinya bisa lulus di program pertukaran pelajar tahun 2017 ini.

 Aisyah sapaan akrabnya saat ditemui Balikpapan Pos di sekolahnya terlihat sudah tidak sabar menunggu hari-hari keberangkatan.  Bahkan ia mengaku sudah mempelajari bahasa negara tempat  dirinya akan menimba ilmu.

 "Alhamdulillah saya berkesempatan mengikuti belajar keluar negeri lewat program pertukaran pelajar. Bulan depan (Desember) baru ditentukan tempatnya, tapi yang pasti di Eropa," ujarnya, Senin (13/11).

 Putri dari pasangan H. Ir. M Iskandar dan Ibu Friyani ini menceritakan awal mula dirinya terpilih menjadi salah satu dari delapan pelajar yang akan mengikuti program pertukaran pelajar tahun 2017.

 Dikatakan, awalnya ia bersama ratusan pelajar SMA dari wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) mengikuti tahap seleksi yang diadakan di SMAN 1 Balikpapan beberapa waktu lalu.

 Selama seleksi mereka benar-benar diuji, baik secara tertulis maupun kemampuan dalam speaking.

 "Tahap seleksinya tiga kali. Seleksi pertama ada 140 peserta, kemudian dipangkas jadi 127, dipangkas lagi jadi 50 dan akhirnya tersisa 8 orang yang dipastikan akan berangkat ke Eropa," ujarnya.

 Bagi gadis berhijab ini, sebagai generasi muda sepantasnya peka terhadap perkembangan maupun perubahan di dunia dan segala perbedaannya.

 "Di sini lah kita harusnya berperan aktif dalam mewujudkan negara dan dunia yang lebih baik. Inilah langkah yang saya ambil, yaitu dengan mengikuti program pertukaran pelajar," tuturnya.

 Menurutnya, pertukaran pelajar merupakan wadah bagi remaja lintas negara untuk saling bertukar pikiran serta memahami budaya satu sama lain.

 "Kita akan menemui orang-orang baru dari latar belakang yang berbeda dengan yang kita kenali pada umumnya ditambah dengan pengalaman berharga yang tentunya tidak akan ditemukan di negara kita sendiri," ujarnya. 

 Masih kata Aisyah, dengan adanya pertukaran pelajar ini, dirinya juga dituntut harus memperkenalkan budaya dari negara asalnya. Seseorang tidak akan menemukan hal yang baru jika orang itu tidak keluar dari zona nyamannya.

 "Di sinilah organisasi seperti AFS, YES, Rotary Youth datang membantu mewujudkan keinginan kita untuk bisa belajar di luar negeri. Ribuan pemuda Indonesia telah mengambil langkah ke depan dengan mengikuti pertukaran pelajar AFS, termasuk saya," imbuhnya lagi.

 Mengenai persiapannya, Aisyah menjelaskan, dirinya akan mempelajari sejumlah tarian daerah, lagu daerah, yang nantinya akan di promosikannya di sana.

  "Saya juga sudah belajar berbagai bahasa. Tapi yang paling utama itu bahasa Inggris, agar saat di sana nanti saya sudah bisa merasa dekat dengan masyarakat di sana. Jika kita berbahasa dengan bahasa yang orang mengerti, kita akan buka pikiran mereka, dan jika kita berbahasa dengan bahasa ibu mereka, maka mereka akan membuka hati mereka," tegas perempuan murah senyum itu.

 Ditanya terkait cita-citanya, Aisyah mengakui memiliki impian ingin menjadi seorang Arsitek yang profesional. Atas cita-cita ini pula dirinya memiliki tekad yang kuat untuk belajar ke Eropa. "Di Eropa itu desain bangunannya itu keren-keren, makanya saya mau banget belajar ke sana. Saya mau belajar jadi arsitek di Eropa," tutupnya. (*/san)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 09:26

Minggu Ini, Open House Tarbiatul Quran

BALIKPAPAN  -  Orang tua mana yang tidak ingin anaknya soleh, solehah, hafal Alquran, ahli…

Kamis, 23 November 2017 09:23

Banggakan Sekolah lewat Lomba Fashion

BALIKPAPAN   -   Nama TK Kemala Bhayangkari Balikpapan langsung menggema saat pengumuman…

Kamis, 23 November 2017 09:23

Meningkat, Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Sekolah Dasar

LEBIH dari 70 persen sekolah dan madrasah di 108 Kabupaten/Kota di Indonesia telah mengalami peningkatan…

Rabu, 22 November 2017 10:11

Guru Honorer Susah Jadi PNS, Kemendikbud Ajukan Jadi P3K

JUMLAH   guru honorer di Indonesia sudah membengkak hingga lebih dari satu juta. Kabarnya,…

Rabu, 22 November 2017 10:09

Tanpa Honorer, Pasti Banyak SD yang Ngadat

KETUA  Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi mengatakan, kekurangan guru…

Rabu, 22 November 2017 10:08

Tonggak Advokasi Masyarakat Hukum Adat oleh Mahasiswa

TRI Dharma Perguruan Tinggi memuat tiga nilai. Salah satu dari tiga nilai tersebut adalah Pengabdian…

Rabu, 22 November 2017 10:07

Tanamkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini

GENERASI  milenial tak lagi dididik untuk bercita-cita sebagai PNS atau karyawan swasta. Mereka…

Selasa, 21 November 2017 09:52

Sukses Athletik Kids Festival KKG-PJOK Balteng

BALIKPAPAN  -  Athletik Kids Festival untuk SD/MI se- Kecamatan Balikpapan Tengah,  garapan…

Selasa, 21 November 2017 09:50

Anggota Pramuka Dipastikan Jauh dari Narkoba

BALIKPAPAN  -  Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Dr. H. Adhyaksa Dault, SH, M.Si bangga…

Selasa, 21 November 2017 09:50

Kemendikbud Akui Honorer Bantu Penuhi Kebutuhan Guru

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengakui keberadaan guru honorer sangat besar. Pasalnya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .